Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Aktivitas Ekonomi Dibuka Lagi, Target Pajak Tinjau Ulang

A+
A-
1
A+
A-
1
Aktivitas Ekonomi Dibuka Lagi, Target Pajak Tinjau Ulang

Ilustrasi. 

DEPOK, DDTCNews – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok berencana meningkatkan pendapatan pajak daerah seiring dengan telah dibukanya aktivitas perekonomian. Target pendapatan asli daerah (PAD) yang hanya senilai Rp1,2 triliun akan dievaluasi.

Kepala BKD Kota Depok Nina Suzana mengatakan akan ada perubahan yang signifikan atas target pajak hotel, pajak restoran, pajak parkir, hingga bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Adapun target pajak bumi bangunan (PBB), menurut Nina, tidak akan berubah signifikan.

“Kita lihat nanti saat perubahan anggaran," ujar Nina, dikutip pada Rabu (8/7/2020).

Baca Juga: Waduh! Ratusan Kendaraan Dinas Daerah Ini Ketahuan Tunggak Pajak

Kepala Bidang Pendapatan I BKD Kota Depok Endra mengatakan peningkatan pendapatan pajak daerah akan diupayakan melalui pajak hotel, pajak restoran, dan pajak parkir. Merujuk pada tren tahun lalu, realisasi ketiga jenis pajak ini senilai Rp1 triliun, melebihi target Rp911 miliar.

Pada tahun ini, pajak hotel ditargetkan dapat mencapai Rp20,42 miliar, sedangkan pajak restoran restoran ditargetkan senilai Rp167,83 miliar. Adapun target pajak parkir dipatok mencapai Rp13,6 miliar.

Dari target tersebut, realisasi pajak hotel untuk saat ini baru mencapai Rp5,2 miliar, sedangkan pajak restoran sudah terealisasi senilai Rp73,97 miliar. Adapun realisasi pajak parkir tercatat mencapai Rp5,22 miliar.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-276, Pemutihan Denda PBB Kembali Diberikan

"Untuk mencapai target, kami tengah melakukan berbagai strategi," kata Endra.

Seperti dilansir Radar Depok, berbagai langkah yang dilakukan antara lain sosialisasi kepada wajib pajak lewat berbagai media, penghapusan sanksi administrasi atas keterlambatan pembayaran pajak, fasilitas cicilan pembayaran pajak, hingga pengurangan ketetapan pajak bagi masyarakat miskin sebesar 40%.

Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan per 6 Mei 2020, target pendapatan daerah Kota Depok secara keseluruhan mencapai Rp3,08 triliun. Dari jumlah tersebut, target PAD senilai Rp1,26 triliun.

Baca Juga: UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran

Dari target PAD tersebut, target pajak daerah Kota Depok sendiri mencapai Rp1,02 triliun. Adapun penerimaan dari retribusi ditargetkan mencapai Rp40,05 miliar. (kaw)

Topik : Kota Depok, pajak daerah, hotel, restoran, PAD

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 12 Mei 2022 | 14:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Asyik! Samsat Keliling Kini Buka Sampai Malam

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Kawal Penggunaan Smart Tax di Hotel dan Restoran, Tim Khusus Dibentuk

Rabu, 11 Mei 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

Jangan Bandel! Pemda Buru Usaha Sarang Burung Walet Penunggak Pajak

Rabu, 11 Mei 2022 | 09:30 WIB
KABUPATEN TANGERANG

Masih Ada Kesempatan! Pemutihan PBB Diperpanjang Sampai Akhir Mei

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir