Berita
Minggu, 17 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEUANGAN DAERAH
Minggu, 17 Januari 2021 | 07:01 WIB
KOTA BOGOR
Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 06 Januari 2021 | 17:06 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Komunitas
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Reportase
Perpajakan.id

Akibat Salah Hitung Pajak, Barcelona Tagih Neymar Rp166 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Akibat Salah Hitung Pajak, Barcelona Tagih Neymar Rp166 Miliar

Neymar saat masih membela Barcelona. (Foto: AFP/besoccer.com)

BARCELONA, DDTCNews - Raksasa La Liga Barcelona membuka lembaran baru sengketa keuangan dengan mantan punggawanya Neymar. Kali ini kasus perihal kesalahan hitung beban PPh OP penyerang asal Brasil.

Laporan media Negeri Matador Mundo Deportivo menyebutkan Barcelona menagih mantan pemainnya Neymar sebesar €10 juta atau setara Rp166 miliar. Tuntutan klub asal Catalan tersebut karena kesalahan perhitungan pajak Neymar selama berkarier di Barcelona.

"Barca menuntut €10 juta dikembalikan oleh pemain Brasil itu karena uang tersebut dibayarkan secara tidak sengaja karena adanya salah perhitungan pajak," tulis laporan Mundo Deportivo, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga: 'Ada Petugas Pajak yang Menunggu Saya'

Neymar tercatat membela Barcelona pada periode 2013-2017. Pemain andalan Timnas Brasil tersebut kemudian memutuskan pindah ke Paris Saint Germain dengan mahar sebesar €200 juta yang memecahkan rekor transfer dunia.

Setelah kepindahan itu, Barcelona dan Neymar masih terlibat sengketa perihal keuangan hingga berujung ke pengadilan. Kini, kasus baru salah hitung pajak menambahkan kasus keuangan Neymar dan Barcelona. Seperti kasus sebelumnya, resistensi kemungkinan akan ditunjukan Neymar.

Dia diprediksi tidak akan tinggal diam dan menerima tuntutan mantan klubnya. Hal serupa juga berlaku untuk Barcelona yang tidak akan mundur karena saat ini kondisi keuangan klub yang terancam bangkrut pada tahun depan.

Baca Juga: Sengketa Pajak atas Bunga Pinjaman Luar Negeri yang Kurang Bayar

Adapun angka tuntutan €10 juta merupakan angka besar untuk kesalahan administrasi bagi klub seperti Barcelona. Kemungkinan kasus salah hitung pajak ini kembali masuk pengadilan karena posisi Barca yang melihat kesalahan administrasi tersebut sebagai utang yang wajib dibayar oleh Neymar.

"Serangkaian sengketa hukum antara Neymar dan Barcelona ini seperti hubungan sepasang mantan kekasih yang marah-marah dan tidak bisa merelakan kepergian satu sama lain," imbuhnya seperti dilansir caughtoffside.com. (Bsi)

Baca Juga: Diperiksa Pajaknya, Mascherano Tutup Perusahaan Cangkang
Topik : neymar, kasus pajak, barcelona
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 15 Februari 2019 | 15:40 WIB
SELANDIA BARU
Jum'at, 30 November 2018 | 16:07 WIB
KASUS PAJAK BCA
Jum'at, 30 November 2018 | 15:38 WIB
KASUS PAJAK BCA
Jum'at, 16 November 2018 | 15:45 WIB
AFRIKA SELATAN
berita pilihan
Minggu, 17 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Minggu, 17 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEUANGAN DAERAH
Minggu, 17 Januari 2021 | 08:01 WIB
BUDIJANTO ARDIANSJAH:
Minggu, 17 Januari 2021 | 07:01 WIB
KOTA BOGOR
Minggu, 17 Januari 2021 | 06:01 WIB
DISTRIBUSI VAKSIN
Sabtu, 16 Januari 2021 | 16:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:01 WIB
PORTUGAL
Sabtu, 16 Januari 2021 | 14:01 WIB
KOTA BALIKPAPAN
Sabtu, 16 Januari 2021 | 13:01 WIB
PEMULIHAN EKONOMI