Berita
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SUMEDANG
Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:58 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:45 WIB
PROFIL PAJAK KOTA BOGOR
Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:47 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Ada Pajak Karbon, Tagihan Listrik Bakal Naik 7% Tahun Depan

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada Pajak Karbon, Tagihan Listrik Bakal Naik 7% Tahun Depan

Ilustrasi. (DDTCNews)

BERLIN, DDTCNews – Implementasi pungutan pajak karbon mulai tahun depan diperkirakan akan mengerek harga jual gas ritel sehingga meningkatkan pengeluaran gas untuk sebagian besar rumah tangga di Jerman hingga 7,1%.

Pakar energi dari Verivox, Thorsten Storck mengatakan harga gas ritel Jerman akan bergerak naik pada 2021. Menurutnya, rumah tangga yang menggunakan gas sebagai sumber energi akan mendapati kenaikan biaya sebesar 7,1%.

"Kita berada di awal gelombang kenaikan harga gas," katanya dikutip Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Pajak Panel Surya Dihapus

Storck menyatakan kebijakan pajak karbon memupuskan harapan 104 distributor gas ritel untuk mendapatkan harga jual gas yang lebih murah. Pasalnya, pada tahun ini permintaan gas berkurang dan diikuti dengan berkurangnya pasokan gas global.

Dia menyebutkan penerapan pajak karbon atas komoditas gas memberikan tambahan biaya bagi perusahaan yang melakukan pengolahan gas alam. Alhasil, biaya tambahan itu akan ditransmisikan kepada kenaikan harga jual pada tingkat konsumen ritel.

Untuk satu rumah tangga dengan konsumsi energi 20.000 kilowatt per jam, Storck menghitung setiap rumah tangga setidaknya akan membayar €100 lebih banyak dengan adanya rezim pajak karbon baru tersebut.

Baca Juga: Danai Proyek Infrastruktur, Wacana Pajak Karbon Berembus Lagi

Saat ini, rata-rata konsumsi energi setiap rumah tangga berkisar €1.464 per tahun. Kebijakan pajak karbon ini akan memengaruhi sekitar 20 juta rumah tangga yang masih menggantungkan kebutuhan energi rumah seperti pemanas ruangan dan penerangan dari gas.

"Dengan kebijakan ini, artinya tidak ada lagi bantuan bagi rumah tangga di masa mendatang. Saat ini ada 40 juta rumah tangga di Jerman dan setengahnya menggunakan gas sebagai sumber energi," sebut Storck.

Seperti dilansir gasprocessingnews.com, pajak karbon diteken parlemen pada Oktober 2020 dengan skema pungutan sebesar €25 untuk setiap ton emisi CO2 yang dihasilkan. Beban tarif nantinya akan terus dinaikkan secara bertahap oleh pemerintah. (rig)

Baca Juga: Otoritas Sebut Aturan Cukai Etil Alkohol Bakal Kembali Diperketat

Topik : jerman, pajak karbon, tagihan listrik, kebijakan pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 19 Januari 2021 | 16:15 WIB
SERBIA
Selasa, 19 Januari 2021 | 11:30 WIB
NIGERIA
Selasa, 19 Januari 2021 | 10:25 WIB
PRANCIS
Jum'at, 15 Januari 2021 | 11:30 WIB
KENYA
berita pilihan
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SUMEDANG
Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:01 WIB
KOTA PALANGKARAYA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK