Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Rabu, 22 September 2021 | 18:12 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 22 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 20 September 2021 | 19:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Rabu, 22 September 2021 | 17:27 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Rabu, 22 September 2021 | 12:28 WIB
AGENDA PAJAK
Rabu, 22 September 2021 | 12:02 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Wah, Subsidi Gaji Termin II Cair

A+
A-
1
A+
A-
1
Wah, Subsidi Gaji Termin II Cair

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Foto: setkab.go.id)

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah kembali mencairkan bantuan bantuan langsung tunai atau subsidi gaji termin II kepada 2,44 pekerja yang bergaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pencairan subsidi gaji itu merupakan gelombang IV pada termin II, untuk periode November-Desember 2020.

Dia berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan daya beli masyarakat pada kuartal akhir 2020. "Dengan anggaran yang disalurkan mencapai Rp2,93 triliun," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga: Ingatkan Bayar THR Karyawan, Ini Pesan Menaker untuk Pengusaha

Ida mengatakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara telah menyelesaikan pencairan subsidi gaji kepada bank penyalur. Setelahnya, bank penyalur, yaitu 4 bank Himbara, akan mentransfer uang itu ke rekening penerima, baik rekening bank Himbara maupun rekening bank swasta.

Secara keseluruhan, penyaluran subsidi gaji termin II sepanjang gelombang I hingga IV telah menjangkau 10,48 juta pekerja, atau 84,5% dari keseluruhan penerima yang sebanyak 12,4 juta orang.

Ida memerinci, penyaluran subsidi gaji gelombang I termin II telah sampai kepada 2,1 juta pekerja, sedangkan pada gelombang II sebanyak 2,71 juta pekerja. Pada tahap III, bantuan tersebut telah cair untuk 3,1 juta pekerja, serta pada tahap IV sebanyak 2,44 juta pekerja.

Baca Juga: Menaker Minta Pengusaha Bayar THR Penuh dan Tepat Waktu

Bagi masyarakat yang merasa berhak memperoleh subsidi gaji tetapi belum menerimanya, Ida menyarankan agar segera melapor kepada manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, masih ada peluang untuk memperbaiki data pekerja sehingga pekerja yang berhak dapat memperoleh subsidi gaji. "Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga," ujarnya.

Menurut Ida, BPJS Ketenagakerjaan akan segera menyampaikan koreksi kepada Kemnaker jika menemukan perubahan. Pemerintah memberikan bantuan subsidi gaji senilai Rp600.000 per bulan selama empat bulan sejak September hingga Desember 2020.

Baca Juga: Cek Rekening! Subsidi Gaji Termin II Akhirnya Cair

Namun, pembayarannya dilakukan setiap dua bulan kali, yakni pada kuartal III dan IV/2020. Penyaluran subsidi gaji termin I senilai Rp1,2 juta telah rampung pada Oktober 2020, sedangkan Rp1,2 juta lainnya ditargetkan bisa tersalur sepenuhnya pada bulan ini. (Bsi)

Topik : subsidi gaji cair, termin II subsidi gaji, menteri ketenagakerjaan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Rabu, 22 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Kawasan Daur Ulang Berikat?

Rabu, 22 September 2021 | 18:30 WIB
MAURITIUS

Kapok Jadi Tax Haven, Negara Ini Reformasi Aturan Pajaknya

Rabu, 22 September 2021 | 18:12 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Pengenaan PPN Jasa Keagenan Kapal Asing

Rabu, 22 September 2021 | 18:09 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Likuiditas Positif, Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp7.198 Triliun

Rabu, 22 September 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sistem Pajak Progresif Makin Tak Relevan, Begini Penjelasan DPD RI

Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK

Penurunan Tarif Pajak Bunga Obligasi, Apakah Hanya untuk WPLN?

Rabu, 22 September 2021 | 17:30 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT I

Sandera Wajib Pajak, Kanwil DJP Jajaki Kerja Sama dengan Kemenkumham

Rabu, 22 September 2021 | 17:27 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Perlunya Antisipasi Risiko Kenaikan Tarif PPN

Rabu, 22 September 2021 | 17:00 WIB
UNI EROPA

Tekan Penyimpangan, Sistem PPN dan Kepabeanan Perlu Diperkuat

Rabu, 22 September 2021 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DPR Sampaikan Beberapa Usulan Perihal Alternative Minimum Tax