Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA
Jum'at, 24 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Jum'at, 24 September 2021 | 15:47 WIB
PAJAK SELEBRITAS
Jum'at, 24 September 2021 | 12:40 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Kamis, 23 September 2021 | 17:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Vaksinasi Negara Maju dan Berkembang Timpang, Prospek Ekonomi Berubah

A+
A-
0
A+
A-
0
Vaksinasi Negara Maju dan Berkembang Timpang, Prospek Ekonomi Berubah

Ilustrasi. Warga mengantri di luar pusat vaksinasi masal untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas di Stadium Tottenham Hotspur, di tengah pandemi penyakit virus korona (COVID-19), di London, Britain, Minggu (20/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Henry Nicholls/hp/cfo

WASHINGTON D.C., DDTCNews - International Monetary Fund (IMF) merevisi laju pertumbuhan ekonomi antara negara maju dan negara berkembang seiring dengan pelaksanaan vaksin Covid-19 yang masih berjalan sampai dengan saat ini.

Dalam World Economic Outlook edisi Juli 2021 yang diberi judul Fault Lines Widen in the Global Recovery, IMF memperkirakan perekonomian negara maju akan tumbuh 5,6% pada tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 5,1%.

Sebaliknya, proyeksi pertumbuhan ekonomi negara berkembang pada tahun ini dipangkas menjadi 6,3% atau lebih rendah 0,4% poin persentase dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang dirilis pada April 2021.

Baca Juga: Sempat Dinyatakan Bangkrut, Negara Ini Kini Tebar Insentif Pajak

"Prospek negara berkembang direvisi turun untuk 2021, khususnya untuk negara-negara berkembang di Asia. Perubahan proyeksi ini sejalan dengan perkembangan pandemi dan perubahan kebijakan berbagai negara," tulis IMF dalam laporannya, dikutip Rabu (28/7/2021).

Menurut IMF, pelaksanaan vaksinasi di negara maju jauh lebih baik ketimbang negara berkembang. Di negara maju, sekitar 40% masyarakat sudah divaksin. Sementara itu, hanya 11% penduduk negara berkembang yang sudah mendapatkan vaksin.

"Akses terhadap vaksin merupakan faktor yang membedakan negara maju dan negara berkembang sehingga terdapat beberapa negara yang masih akan menghadapi peningkatan jumlah kasus dan kematian akibat Covid-19," tulis IMF.

Baca Juga: G24: Konsensus Pajak Global Harus Pertimbangkan Negara Berkembang

Tak hanya itu, dukungan fiskal yang diberikan pemerintah di negara berkembang juga tidak seoptimal negara maju. IMF mencatat negara maju seperti AS, Prancis, Jerman, Italia, Korea Selatan, dan Inggris tetap mampu melanjutkan pemberian stimulus fiskal.

Sementara itu, negara-negara berkembang tercatat ada yang mulai melakukan konsolidasi fiskal dan moneter. "Misal, seperti Brazil, Hungaria, Meksiko, Rusia, dan Turki mulai menormalisasi kebijakan moneter untuk mencegah tekanan harga," tulis IMF.

Khusus untuk Indonesia, IMF memperkirakan perekonomian Indonesia hanya mampu tumbuh sebesar 3,9% pada tahun ini, atau terkoreksi sebesar 0,4 poin persentase bila dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya.

Baca Juga: Ibarat Vaksin, Kepatuhan Pajak Tingkatkan Daya Tahan Keuangan Negara

Berkaca pada ketimpangan pelaksanaan vaksin tersebut, IMF menegaskan pentingnya kerja sama multilateral untuk menekan divergensi pemulihan ekonomi dan meningkatkan prospek pemulihan ekonomi global.

Menurut IMF, aspek yang paling penting untuk memulihkan perekonomian secara global adalah pendistribusian vaksin secara merata guna mencapai herd immunity secara global.

Untuk menciptakan pemulihan ekonomi yang berjalan beriringan antara negara maju dan negara berkembang, 40% dari populasi global harus menerima vaksin pada 2021 dan 60% sisanya harus menerima vaksin sebelum pertengahan tahun 2022. (rig)

Baca Juga: OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,7% Tahun Ini

Topik : amerika serikat, IMF, vaksinasi, ekonomi global, negara maju, negara berkembang

KOMENTAR

Di mana posisi Anda terhadap suatu wacana kebijakan perpajakan? Apa yang melatarbelakangi posisi Anda? Yuk, ikut berpartisipasi dalam Debat DDTCNews! Tulis komentar, isi survei, dan rebut hadiah berupa uang tunai! Kunjungi Setuju dengan Pajak Karbon? Sampaikan Pendapat Anda, Rebut Hadiahnya!
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 14 September 2021 | 20:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Bakal Terus Sempurnakan Implementasi PPN PMSE

Selasa, 14 September 2021 | 14:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Populasi Mobil Listrik Makin Banyak, Pajak Bahan Bakar Bakal Dihapus

Senin, 13 September 2021 | 21:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

PPKM Jawa-Bali Kembali Diperpanjang, Begini Penyesuaiannya

Senin, 13 September 2021 | 14:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Demokrat Ajukan Usulan Kebijakan Pajak, Termasuk Soal Tarif PPh Badan

berita pilihan

Sabtu, 25 September 2021 | 07:00 WIB
KINERJA FISKAL

Penerimaan PPh Final Masih Alami Stagnansi, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa atas Bunga Pinjaman yang Tidak Dipungut PPh Pasal 26

Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK

Apa itu Daftar Sasaran Ekstensifikasi Pajak?

Jum'at, 24 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Begini Lini Masa Pembaruan Sistem Core Tax 2021-2024

Jum'at, 24 September 2021 | 18:02 WIB
PROFIL PERPAJAKAN VENEZUELA

Ini Profil Perpajakan Negara yang Punya Air Terjun Tertinggi di Dunia

Jum'at, 24 September 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Buat Apa Sih Kita Bayar Pajak? Begini Kata Sri Mulyani

Jum'at, 24 September 2021 | 17:30 WIB
THAILAND

Lagi, Tenaga Medis Covid-19 Dapat Fasilitas Bebas Pajak Penghasilan

Jum'at, 24 September 2021 | 17:00 WIB
PAJAK INTERNASIONAL

Begini Tarif Pajak Penghasilan Individu di Berbagai Negara Saat Ini

Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Urgensi Edukasi dalam Membangun Moral Pajak

Jum'at, 24 September 2021 | 16:33 WIB
CONTAXTUAL

Apa Itu Pajak Penghasilan Final? Simak Penjelasannya di Video Ini