Review
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

Sri Mulyani Sebut Probabilitas Indonesia Kena Resesi Kecil

A+
A-
2
A+
A-
2
Sri Mulyani Sebut Probabilitas Indonesia Kena Resesi Kecil

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki risiko kecil untuk masuk dalam jurang resesi.

Sri Mulyani mengatakan kinerja ekonomi Indonesia hingga kuartal II/2022 terus menunjukkan tren positif. Dibandingkan dengan negara lain, lanjutnya, perekonomian domestik lebih tahan terhadap guncangan.

"Indonesia termasuk negara yang kemungkinan terjadi resesinya sangat-sangat kecil," katanya, dikutip pada Minggu (14/8/2022).

Baca Juga: DJBC Bisa Minta Dokumen SPT Pajak ke Penerima Fasilitas TPB dan KITE

Sri Mulyani menuturkan berbagai indikator menunjukkan pemulihan ekonomi Indonesia dari pandemi Covid-19 telah berjalan secara baik. Perekonomian pada saat ini juga telah melampaui level sebelum pandemi.

Kemudian, laju inflasi Indonesia juga relatif rendah ketimbang negara-negara lain. Menurutnya, kenaikan harga berbagai komoditas global telah menyebabkan sejumlah negara mengalami lonjakan inflasi seperti Turki yang mencapai 78,6% dan Argentina 64% hingga Juni 2022.

Di Indonesia, laju inflasi hingga Juni 2022 mencapai 4,4%. Laju inflasi yang relatif rendah tersebut terjadi karena APBN memainkan perannya untuk meredam syok yang terjadi akibat kenaikan harga komoditas.

Baca Juga: NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

Sri Mulyani menilai ekonomi semua negara di dunia sedang menghadapi guncangan karena pandemi dan memanasnya tensi geopolitik global. Menkeu lantas memaparkan probabilitas semua negara yang menghadapi tersebut masuk dalam jurang resesi.

Survei Bloomberg menunjukkan negara di kawasan Asia cenderung lebih resilien ketimbang Amerika Serikat (AS) atau Eropa. Probabilitas negara Asia mengalami resesi sebesar 20%-25%, sedangkan AS dan Eropa 40%-55%.

Untuk Indonesia, probabilitas resesi hanya 3%. "Dari langkah-langkah yang kita lakukan, Indonesia termasuk negara yang memiliki kecepatan pemulihan ekonomi yang baik dan tetap baik," ujar Sri Mulyani. (rig)

Baca Juga: Transaksi dengan Pemotong Pajak, WP PPh Final UMKM Perlu Ajukan Suket

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : menkeu sri mulyani, ekonomi, APBN 2022, resesi, geopolitik global, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 02 Februari 2023 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

PMK Pemeriksaan Bukper Berlaku Mulai Besok, Ini 10 Pokok Perubahannya

Kamis, 02 Februari 2023 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Tarif Cukai 2023 Naik, DJBC Gencarkan Penindakan Rokok Ilegal

Kamis, 02 Februari 2023 | 16:00 WIB
MALAYSIA

Perbanyak Acara Olahraga, Menpora Ini Minta Insentif Pajak Ditambah

Kamis, 02 Februari 2023 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Ungkap Sederet Tantangan Indonesia Menjadi Negara Maju

berita pilihan

Minggu, 05 Februari 2023 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

DJBC Bisa Minta Dokumen SPT Pajak ke Penerima Fasilitas TPB dan KITE

Minggu, 05 Februari 2023 | 15:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

NPWP Bisa Aktif Otomatis Jika Wajib Pajak Non-Efektif Lapor SPT

Minggu, 05 Februari 2023 | 14:00 WIB
PP 55/2022

Transaksi dengan Pemotong Pajak, WP PPh Final UMKM Perlu Ajukan Suket

Minggu, 05 Februari 2023 | 13:00 WIB
KANWIL DJP BANTEN

Bikin Rugi Negara Rp1,7 M, Tersangka Pajak Diserahkan ke Kejaksaan

Minggu, 05 Februari 2023 | 12:00 WIB
PP 55/2022

Bantuan BPJS kepada Wajib Pajak Tertentu yang Bebas Pajak Penghasilan

Minggu, 05 Februari 2023 | 11:30 WIB
INDIA

Ada Rezim Pajak Baru, Saham Perusahaan Asuransi Anjlok Sampai 10%

Minggu, 05 Februari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Penyebab Faktur Pajak Dianggap Tidak Dibuat

Minggu, 05 Februari 2023 | 10:30 WIB
PP 50/2022

Penyebab Pemeriksaan Bukper Ditindaklanjuti dengan Penyidikan

Minggu, 05 Februari 2023 | 10:00 WIB
SPANYOL

Bank di Negara Ini Ramai-Ramai Tolak Kebijakan Windfall Tax

Minggu, 05 Februari 2023 | 09:30 WIB
KOTA SURAKARTA

Tagihan PBB di Solo Naik Drastis, Begini Penjelasan Wali Kota Gibran