Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
Berita
Jum'at, 27 April 2018 | 11:30 WIB
KOTAWARINGIN BARAT
Jum'at, 27 April 2018 | 10:56 WIB
PEMBIAYAAN
Jum'at, 27 April 2018 | 09:48 WIB
SUKU BUNGA BI
 
Fokus
Literasi
Minggu, 15 April 2018 | 17:08 WIB
TEKNIK PEMERIKSAAN PAJAK
Kamis, 12 April 2018 | 18:40 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (5)
Jum'at, 09 Maret 2018 | 16:56 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (4)
 
Data & alat
Rabu, 25 April 2018 | 13:28 WIB
KURS PAJAK 25 APRIL-1 MEI 2018
Rabu, 18 April 2018 | 12:52 WIB
KURS PAJAK 18-24 APRIL 2018
Rabu, 11 April 2018 | 10:21 WIB
KURS PAJAK 11-17 APRIL 2018
 
 
Reportase

Setoran Pajak Sarang Walet Digenjot

0

PASER, DDTCNews — Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Selatan, berencana mengoptimalkan penerimaan pajak dari sarang burung walet, guna menyiasati penurunan dana transfer daerah, terutama dana bagi hasil (DBH) tambang, akibat lesunya sektor pertambangan di kabupaten tersebut.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Paser Muhammad Erwin mengatakan upaya menggenjot pajak daerah harus segera dilakukan karena akibat berkurangnya DBH tambang, APBD Paser 2016 mengalami defisit hingga Rp501 milliar.

pilihan redaksi

"Selama ini APBD kami kan banyak mengandalkan sektor pertambangan, sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terlalu besar. Dengan berkurangnya DBH, kami harus bisa menggenjot PAD. Pajak sarang burung walet dan restoran itulah yang akan kami genjot," ujarnya di Tana Paser, Senin (2/5)

Erwin menambahkan dari survei sementara yang dilakukan, salah satu jenis pajak daerah yang dapat dioptimalkan di Paser adalah pajak sarang burung walet. Meski, harus diakui besaran penerimaannya masih lebih kecil dari pajak hotel dan restoran, yang menjadi kontributor utama PAD Paser.

Selain optimalisasi PAD melalui pajak sarang burung walet, sambungnya, retribusi pariwisata juga akan dinaikkan. Tahun lalu, seperti dikutip dari 1news.id, realisasi PAD Kabupaten Paser mencapai Rp90 milliar, dan tahun ini ditargetkan Rp87 milliar.*

"Selama ini APBD kami kan banyak mengandalkan sektor pertambangan, sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terlalu besar. Dengan berkurangnya DBH, kami harus bisa menggenjot PAD. Pajak sarang burung walet dan restoran itulah yang akan kami genjot," ujarnya di Tana Paser, Senin (2/5)

Erwin menambahkan dari survei sementara yang dilakukan, salah satu jenis pajak daerah yang dapat dioptimalkan di Paser adalah pajak sarang burung walet. Meski, harus diakui besaran penerimaannya masih lebih kecil dari pajak hotel dan restoran, yang menjadi kontributor utama PAD Paser.

Selain optimalisasi PAD melalui pajak sarang burung walet, sambungnya, retribusi pariwisata juga akan dinaikkan. Tahun lalu, seperti dikutip dari 1news.id, realisasi PAD Kabupaten Paser mencapai Rp90 milliar, dan tahun ini ditargetkan Rp87 milliar.*

Topik : Kabupaten Paser, pajak sarang burung walet, target PAD
artikel terkait
Jum'at, 27 April 2018 | 11:30 WIB
KOTAWARINGIN BARAT
Kamis, 26 April 2018 | 11:57 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 26 April 2018 | 09:09 WIB
KOTA BATAM
Rabu, 25 April 2018 | 16:00 WIB
KOTA MALANG
0