Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Setoran Pajak Sarang Walet Digenjot

0
0

PASER, DDTCNews — Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Selatan, berencana mengoptimalkan penerimaan pajak dari sarang burung walet, guna menyiasati penurunan dana transfer daerah, terutama dana bagi hasil (DBH) tambang, akibat lesunya sektor pertambangan di kabupaten tersebut.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Paser Muhammad Erwin mengatakan upaya menggenjot pajak daerah harus segera dilakukan karena akibat berkurangnya DBH tambang, APBD Paser 2016 mengalami defisit hingga Rp501 milliar.

"Selama ini APBD kami kan banyak mengandalkan sektor pertambangan, sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terlalu besar. Dengan berkurangnya DBH, kami harus bisa menggenjot PAD. Pajak sarang burung walet dan restoran itulah yang akan kami genjot," ujarnya di Tana Paser, Senin (2/5)

Baca Juga: Pajak Sarang Burung Walet Dihapus, Ini Alasannya

Erwin menambahkan dari survei sementara yang dilakukan, salah satu jenis pajak daerah yang dapat dioptimalkan di Paser adalah pajak sarang burung walet. Meski, harus diakui besaran penerimaannya masih lebih kecil dari pajak hotel dan restoran, yang menjadi kontributor utama PAD Paser.

Selain optimalisasi PAD melalui pajak sarang burung walet, sambungnya, retribusi pariwisata juga akan dinaikkan. Tahun lalu, seperti dikutip dari 1news.id, realisasi PAD Kabupaten Paser mencapai Rp90 milliar, dan tahun ini ditargetkan Rp87 milliar.*

Baca Juga: 2019, Pajak Sarang Burung Walet Diusulkan Dihapus

"Selama ini APBD kami kan banyak mengandalkan sektor pertambangan, sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terlalu besar. Dengan berkurangnya DBH, kami harus bisa menggenjot PAD. Pajak sarang burung walet dan restoran itulah yang akan kami genjot," ujarnya di Tana Paser, Senin (2/5)

Baca Juga: Pajak Sarang Burung Walet Dihapus, Ini Alasannya

Erwin menambahkan dari survei sementara yang dilakukan, salah satu jenis pajak daerah yang dapat dioptimalkan di Paser adalah pajak sarang burung walet. Meski, harus diakui besaran penerimaannya masih lebih kecil dari pajak hotel dan restoran, yang menjadi kontributor utama PAD Paser.

Selain optimalisasi PAD melalui pajak sarang burung walet, sambungnya, retribusi pariwisata juga akan dinaikkan. Tahun lalu, seperti dikutip dari 1news.id, realisasi PAD Kabupaten Paser mencapai Rp90 milliar, dan tahun ini ditargetkan Rp87 milliar.*

Topik : Kabupaten Paser, pajak sarang burung walet, target PAD
artikel terkait
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Selasa, 16 Agustus 2016 | 17:16 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
Sabtu, 28 April 2018 | 12:09 WIB
KABUPATEN LAMONGAN
berita pilihan
Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:20 WIB
KOTA SOLO
Senin, 22 Oktober 2018 | 12:01 WIB
PROVINSI BANGKA BELITUNG
Senin, 30 Juli 2018 | 16:22 WIB
KABUPATEN CILACAP
Senin, 25 September 2017 | 11:15 WIB
KABUPATEN BERAU
Jum'at, 14 September 2018 | 12:58 WIB
KABUPATEN CILACAP
Rabu, 09 Agustus 2017 | 13:33 WIB
KABUPATEN BEKASI
Jum'at, 15 Desember 2017 | 10:17 WIB
KABUPATEN BENGKALIS
Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:50 WIB
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Senin, 04 September 2017 | 10:45 WIB
KABUPATEN KUTAI TIMUR
Rabu, 06 September 2017 | 11:01 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR