Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

“Saya Tidak Berbuat Pidana, Denda Pajak Ini Hanya Administrasi’

0
0

Sergio Ramos.

MADRID, DDTCNews – Sergio Ramos, seorang pemain sepak bola asal Spanyol yang saat ini bermain di Klub Spanyol Real Madrid mengonfirmasi telah mengajukan banding atas denda yang dikenakan oleh Kantor Pajak Spanyol atas dugaan penyimpangan terkait dengan hak penghasilan gambarnya.

Menurut publikasi Spanyol El Mundo, Ramos telah diselidiki Otoritas Pajak Spanyol. Selain itu, Ramos juga telah di denda sebesar €1 juta karena hanya menyatakan dan membayarkan pajaknya dengan jumlah yang sedikit pada tahun 2012, 2013 dan 2014.

“Saya tidak melakukan pelanggaran pidana, ini hanya denda administrasi. Saya akan kembali menggunakan hak untuk mengajukan banding terkait dengan ketidaksesuaian perubahan kriteria dari kantor pajak Spanyol,” katanya di Madrid, Spanyol (24/10/2019).

Baca Juga: Selesaikan Kasus Pajak, Google Bayar Rp14 Triliun

Ramos diketahui telah mengurangi pembayaran pajaknya pada tahun 2012, 2013 dan 2014 dengan cara mentransfer pendapatan ke perusahannya sendiri yakni Sermos 32SL, yang berbasis di Spanyol, agar ia dapat membayarkan pajaknya lebih sedikit.

Selain itu, Ramos mengatakan akan mengajukan banding setelah ia membayar denda pajaknya. Ramos merasa selama ini dia sepenuhnya telah mematuhi kewajiban perpajakannya dengan Kantor Pajak Spanyol.

Ramos mengklarifikasi laporan tersebut dan mengungkapkan selama ini ia telah mengungkapkan semua penghasilannya di Spanyol. Ia juga memiliki tim penasihat yang bertugas untuk menganalisis, mengelola dan menyelesaikan semua masalah fiskalnya.

Baca Juga: Jaksa Buka Penyelidikan Dugaan Penggelapan Pajak Netflix

Ramos merasa telah diperlakukan tidak adil oleh otoritas pajak Spanyol. “Kantor pajak memberitahu saya tentang penyelesaian yang berbeda dengan apa yang saya nyatakan pada 2012-2014, setelah mengubah kriteria tersebut. Saya telah menyelesaikan pembayaran itu secara penuh,” ungkapnya.

Dalam beberapa pekan terakhir ini banyak pemain sepakbola terkenal telah diselidiki dan didenda karena alasan pajak. Seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang sama-sama pernah didakwa dengan tuduhan penggelapan pajak. (MG-avo/Bsi)

Baca Juga: Gelapkan Pajak, 10 Seleb Ini Pernah Ditangkap

“Saya tidak melakukan pelanggaran pidana, ini hanya denda administrasi. Saya akan kembali menggunakan hak untuk mengajukan banding terkait dengan ketidaksesuaian perubahan kriteria dari kantor pajak Spanyol,” katanya di Madrid, Spanyol (24/10/2019).

Baca Juga: Selesaikan Kasus Pajak, Google Bayar Rp14 Triliun

Ramos diketahui telah mengurangi pembayaran pajaknya pada tahun 2012, 2013 dan 2014 dengan cara mentransfer pendapatan ke perusahannya sendiri yakni Sermos 32SL, yang berbasis di Spanyol, agar ia dapat membayarkan pajaknya lebih sedikit.

Selain itu, Ramos mengatakan akan mengajukan banding setelah ia membayar denda pajaknya. Ramos merasa selama ini dia sepenuhnya telah mematuhi kewajiban perpajakannya dengan Kantor Pajak Spanyol.

Ramos mengklarifikasi laporan tersebut dan mengungkapkan selama ini ia telah mengungkapkan semua penghasilannya di Spanyol. Ia juga memiliki tim penasihat yang bertugas untuk menganalisis, mengelola dan menyelesaikan semua masalah fiskalnya.

Baca Juga: Jaksa Buka Penyelidikan Dugaan Penggelapan Pajak Netflix

Ramos merasa telah diperlakukan tidak adil oleh otoritas pajak Spanyol. “Kantor pajak memberitahu saya tentang penyelesaian yang berbeda dengan apa yang saya nyatakan pada 2012-2014, setelah mengubah kriteria tersebut. Saya telah menyelesaikan pembayaran itu secara penuh,” ungkapnya.

Dalam beberapa pekan terakhir ini banyak pemain sepakbola terkenal telah diselidiki dan didenda karena alasan pajak. Seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang sama-sama pernah didakwa dengan tuduhan penggelapan pajak. (MG-avo/Bsi)

Baca Juga: Gelapkan Pajak, 10 Seleb Ini Pernah Ditangkap
Topik : sergio ramos, banding pajak, penggelapan pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 29 Desember 2017 | 10:20 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:14 WIB
BEN KASYAFANI:
Senin, 15 Oktober 2018 | 14:29 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Rabu, 12 September 2018 | 17:51 WIB
VANESHA PRESCILLA
Kamis, 30 November 2017 | 11:29 WIB
USSY SULISTIAWATY
Jum'at, 24 Maret 2017 | 12:23 WIB
TESSY:
Senin, 10 Juni 2019 | 15:41 WIB
TERRENCE HOWARD
Jum'at, 03 Februari 2017 | 17:30 WIB
SURYA SAPUTRA:
Kamis, 13 Oktober 2016 | 17:01 WIB
SULE:
Jum'at, 14 Desember 2018 | 11:46 WIB
SPANYOL
Kamis, 06 Juni 2019 | 10:40 WIB
SPANYOL