Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS dan Mayoritas Negara Mitra

A+
A-
1
A+
A-
1
Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS dan Mayoritas Negara Mitra

Kurs Pajak 26 Januari 2022 - 1 Februari 2022

JAKARTA, DDTCNews – Rupiah kembali melemah terhadap mayoritas mata uang negara mitra untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) satu pekan ke depan.

Pelemahan rupiah dimulai terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp14.344 atau naik dibandingkan posisi pekan lalu yang berada di angka Rp 14.309 per dolar AS.

Pelemahan rupiah berlanjut terhadap dolar Singapura. Kurs pajak Negeri Merlion ini dipatok senilai Rp10.642,22 per dolar Singapura. Nilai kurs tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi minggu lalu yang berada pada level Rp10.605,54 per dolar Singapura.

Baca Juga: Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Rupiah juga mengalami tekanan terhadap ringgit Malaysia. Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan senilai Rp3.425,04 per ringgit atau naik dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang berada di level Rp3.418,20 per ringgit Malaysia.

Sementara itu, rupiah berbalik menguat terhadap dolar Australia. Nilai kurs pajak Negeri Kanguru ini ditetapkan senilai Rp10.334,42 per dolar Australia. Angka kurs pajak tersebut turun dibandingkan posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp10.346,84 per dolar Australia.

Mata Uang Garuda juga terpantau menguat terhadap euro. Adapun nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp16.275,05. Kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut terpantau turun dibandingkan posisi pekan lalu yang berada pada angka Rp16.312,55 per euro.

Baca Juga: Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.5/KM.10/2022. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 26 Januari 2022 - 01 Februari 2022 selengkapnya:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 14.344,00 35,00
2 Dolar Australia (AUD) 10.334,42 -12,42
3 Dolar Kanada (CAD) 11.451,40 65,23
4 Kroner Denmark (DKK) 2.186,68 -5,58
5 Dolar Hongkong (HKD) 1.841,46 4,74
6 Ringgit Malaysia (MYR) 3.425,04 6,84
7 Dolar Selandia Baru (NZD) 9.704,73 -43,42
8 Kroner Norwegia (NOK) 1.627,26 -5,96
9 Poundsterling Inggris (GBP) 19.509,86 -34,23
10 Dolar Singapura (SGD) 10.642,22 36,68
11 Kroner Swedia (SEK) 1.569,53 -18,58
12 Franc Swiss (CHF) 15.672,86 86,05
13 Yen Jepang (JPY) 12.552,33 77,83
14 Kyat Myanmar (MMK) 8,06 0,03
15 Rupee India (INR) 192,69 -0,72
16 Dinar Kuwait (KWD) 47.437,21 138,47
17 Rupee Pakistan (PKR) 81,42 0,31
18 Peso Philipina (PHP) 279,10 -0,55
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) 3.823,57 10,81
20 Rupee Sri Lanka (LKR) 71,01 0,09
21 Bath Thailand (THB) 434,41 5,57
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) 10.641,09 44,65
23 Euro Euro (EUR) 16.275,05 -37,50
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.258,77 11,96
25 Won Korea (KRW) 12,03 0,02

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100 (sap)

Baca Juga: Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas

Topik : kurs pajak, pajak, valuta asing, PPN, PPnBM, rupiah, ringgit Malaysia, dolar AS, euro, dolar Australia

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

Makin Simpel! NIK sebagai NPWP Jadi Tonggak Awal 'Single Sign On'

Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Warning Bea Cukai Soal Belanja Online dan Harta PPS Tak Diperiksa Lagi

Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:00 WIB
KOTA PEKANBARU

Sudah Ada Pemutihan, Piutang PBB-P2 Belum Tertagih Tembus Rp548,9 M

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Fokus Lakukan Konsolidasi Fiskal, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Minggu, 22 Mei 2022 | 17:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus