Berita
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Review
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Reportase

Realisasi PAD Baru 48%

A+
A-
0
A+
A-
0
Realisasi PAD Baru 48%

MEDAN, DDTCNews – Berdasarkan laporan realisasi semester pertama APBD 2016 yang disampaikan Pemprov Sumatera Utara kepada DPRD Sumut, dari target pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Sumut sebesar Rp4,63 triliun, hingga semester I ini baru terealisasi Rp2,21 triliun atau 48%.

Perinciannya, realisasi pendapatan pajak daerah Rp1,84 tiliun, retribusi Rp15,31 miliar, hasil pengelolaan kekeayaan daerah yang dipisahkan Rp243,08 miliar, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp110,94 miliar.

Menanggapi laporan realisasi semester pertama APBD 2016 tersebut, anggota badan anggaran DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz mengatakan realisasi pos pendapatan asli daerah buruk. “Mestinya sudah 70% realisasinya, makanya kamis pesimis,” ujarnya di Medan, Rabu (7/9).

Baca Juga: Cara Melapor Realisasi PPh Pasal 22 Impor Ditanggung Pemerintah

Dia menambahkan Dinas Pendapatan Daerah memang harus bekerja keras mengupayakan penerimaan PAD yang lebih besar. Realisasi yang relatif rendah itu, katanya seperti dikutip sumutdaily.com, harus diantisipasi Dispenda Sumut dengan bersikap proaktif.

“Jika melihat angka realisasi semester pertama tersebut, Saya khawatir akan terjadi lagi rasionalisasi target PAD seperti tahun 2015 lalu, yang jika itu terjadi bisa merugikan kita semua," ujar anggota Fraksi Partai Demokrat ini.

Dia mengingatkan pemerintah pusat sudah mengingatkan akan ada penundaan pembayaran DAU yang mencapai sebesar kurang lebih Rp290 miliar. Keadaan ini tentu akan menyulitkan Sumut jika Dispenda tidak menyambut kebijakan itu dengan upaya kerja keras dan profesional.

Baca Juga: Ditopang PPh, Realisasi Penerimaan Pajak Tumbuh 12%

“Kepala dinas pendapatan yang baru, Sarmadan Hasibuan, yang sudah ditunjuk oleh saudara Gubernur harus menunjukkan performa diri yang baik dengan bukti kinerja bagus, yaitu meningkatkan PAD kita. Jangan dirasionalisasi lagi targetnya," kata Muhri. (Bsi)

Topik : sumut, pad, realisasi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 16 Juni 2020 | 15:42 WIB
INDIA
Senin, 15 Juni 2020 | 14:58 WIB
KAJIAN BANK INDONESIA
Rabu, 10 Juni 2020 | 18:01 WIB
KOTA PEKANBARU
berita pilihan
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:33 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:13 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:47 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:28 WIB
INSENTIF PAJAK