Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Komunitas
Rabu, 26 Januari 2022 | 11:00 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Reportase
Perpajakan.id

Progres Pendelegasian Kewenangan Perizinan Usaha ke BKPM Baru 45%

A+
A-
3
A+
A-
3
Progres Pendelegasian Kewenangan Perizinan Usaha ke BKPM Baru 45%

Petugas melayani pengurusan perizinan usaha di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (7/7/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

JAKARTA, DDTCNews—Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengakui masih terdapat beberapa jenis izin yang belum didelegasikan dari kementerian terkait kepada BKPM.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan sekitar 200 jenis izin akan didelegasikan kepada BKPM. Namun, BKPM menghitung terdapat 90 jenis izin yang saat ini sudah didelegasikan penuh kepada BKPM.

"Kasih kami waktu satu hingga dua bulan lagi. Sekarang memang baru 90 jenis izin yang sudah didelegasikan kepada kami. Nanti, kami akan terus sosialisasikan kepada kementerian terkait," ujar Bahlil, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga: Bertemu PM Singapura, Jokowi Kantongi Komitmen Investasi Rp132 Triliun

Pendelegasian kewenangan perizinan ini didasari oleh Instruksi Presiden (Inpres) No. 7/2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha yang ditandatangani Presiden Joko Widodo sejak tahun lalu.

Tidak hanya perizinan, kewenangan pemberian fasilitas investasi mulai dari tax allowance, tax holiday, hingga fasilitas pajak untuk impor barang modal juga bakal didelegasikan kepada BKPM.

Tujuannya, usaha-usaha yang memiliki nomor induk berusaha tidak perlu lagi mengurus izin usaha secara berlapis-lapis pada setiap kementerian terkait dan cukup melalui BKPM melalui online single submission (OSS).

Baca Juga: Insentif dari Kawasan Berikat dan KITE Sudah Terserap Rp47 Triliun

Namun, pelaksanaan pendelegasian kewenangan itu tidak mudah. BKPM harus menyusun terlebih dahulu norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) atas perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi yang didelegasikan kepada BKPM.

Selain itu, BKPM juga diberikan tugas untuk mengkoordinasikan langkah perbaikan peringkat ease of doing business (EoDB), melakukan evaluasi pelaksanaan perizinan dan pemberian fasilitas, memberikan rekomendasi kepada kementerian terkait, dan memfasilitasi pelaku usaha dalam pengurusan izin dan pemberian fasilitas investasi.

Pelaksanaan dari tugas-tugas ini wajib dilaporkan oleh BKPM kepada Presiden setiap 3 bulan atau sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. (rig)

Baca Juga: Konfirmasi Transaksi Saham Hingga Rp10 Juta Kini Bebas Bea Meterai

Topik : BKPM, perizinan, kemudahan berusaha, instruksi presiden, inpres 7/2019, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Ali Zeindra

Rabu, 22 Juli 2020 | 23:09 WIB
#MariBicara OSS atau Online Single Submission sudah banyak membantu pelaku usaha dalam mengawali langkah membentuk entitas usaha. Hal yang begitu menantang adalah BKPM dengan yakin membutuhkan waktu 1 – 2 bulan untuk menyiapkan pendelegasian administratif dari kementerian terkait kepada BKPM atas ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 24 Januari 2022 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Airlangga Sebut Tak Ada Alokasi Proyek IKN pada Dana PEN 2022

Senin, 24 Januari 2022 | 13:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kemenkeu Sebut UU HKPD Mudahkan Pemda Memberikan Insentif PBB

Senin, 24 Januari 2022 | 12:30 WIB
KAMBOJA

Pemungutan PPN atas Transaksi di e-Commerce Ditunda 3 Bulan

Senin, 24 Januari 2022 | 11:00 WIB
PERPRES 2/2022

Ada Soal Insentif Pajak, Jokowi Rilis Perpres Pengembangan Wirausaha

berita pilihan

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:06 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Ini 4 Isu Pajak yang Perlu Dicermati dan Diantisipasi pada 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:00 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Buka Kantor di Surabaya, DDTC Gelar Free Webinar Kepatuhan Pajak 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:30 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Reformasi Pajak Ditopang Teknologi, Anda Sudah Siap?

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:00 WIB
Perdirjen Per-20/BC/2021

Simak Cara Pemberitahuan Pabean Impor dengan Voluntary Declaration

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:30 WIB
INVESTASI ASING

Bertemu PM Singapura, Jokowi Kantongi Komitmen Investasi Rp132 Triliun

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:15 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 25 Januari 2022: 7.417 WP Ikut PPS, Nilai Investasi Naik Tajam

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:00 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Sedang Dipertimbangkan, Program Pemutihan Pajak Bakal Diadakan Lagi

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:29 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Pemberian Insentif Pajak Diperpanjang Tahun Ini, Ini Kata Wamenkeu

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022

Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS dan Mayoritas Negara Mitra

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:24 WIB
PER-24/PJ/2021

Pembetulan Bukti Pot/Put Unifikasi, Wajib Pajak Perlu Syarat Ini