Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Profesional DDTC Menjadi Pembicara Konferensi CFC di Austria

A+
A-
3
A+
A-
3
Profesional DDTC Menjadi Pembicara Konferensi CFC di Austria

INSTITUTE for Austrian and International Tax Law dan Vienna University of Economics and Business kembali mengadakan konferensi pajak tahunan, Rust Conference. Tahun ini, konferensi diadakan pada 4-6 Juli dengan tema “Controlled Foreign Company Legislation”.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, DDTC kembali diundang dalam konferensi bergengsi tersebut. Kali ini, dua profesional DDTC, yaitu Yusuf Wangko Ngantung dan R. Herjuno Wahyu Aji, terpilih sebagai National Reporter bagi Indonesia. DDTC mengirim Yusuf Wangko Ngantung untuk hadir sekaligus menjadi pembicara dalam konferensi internasional tersebut.

Sebagai informasi, National Reporter dipilih melalui seleksi ketat. Kali ini, mereka yang terpilih diminta untuk menulis perkembangan ketentuan Controlled Foreign Company (CFC) di masing-masing negara.

Baca Juga: Open Recruitment DDTC & Kuliah Umum Soal Pajak Dividen di UNAIR, Mau?

Ketentuan CFC semakin relevan dan populer diterapkan oleh berbagai negara guna mencegah skema penghindaran pajak berupa tax deferral. Di Indonesia misalnya, terdapat pembaruan peraturan CFC pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 107/2017 yang kemudian diubah terakhir pada tahun ini dengan PMK 93/2019.

Perkembangan yang sama dapat dilihat di Uni Eropa dengan adanya Anti-Tax Avoidance Directive (ATAD). Salah satu aspek dalam instrumen ini adalah kewajiban negara anggota untuk menerapkan peraturan CFC dengan standar tertentu.

Selain itu, di tingkat global, diskusi mengenai global minimum tax sedang ramai dibicarakan sejak OECD merilis public consultation mengenai ekonomi digital. Perkembangan—perkembangan ini tentu tidak lepas dari pengaruh Proyek Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) yang salah satunya memuat aksi spesifik tentang peraturan CFC, yaitu pada BEPS Aksi ke-3.

Baca Juga: 4 Aspek Krusial untuk Kurangi Risiko Rasionalisasi Pajak Daerah

Dengan demikian, Rust Conference kali ini akan menjadi ajang pertukaran ide yang menarik mengenai dinamika ketentuan CFC. Konferensi ini setidaknya akan dihadiri oleh 40 national reporter dari berbagai belahan dunia serta puluhan akademisi dan profesional ternama di bidang pajak.

Konferensi yang akan diadakan di Kota Rust Austria tersebut akan membahas mengenai desain peraturan CFC. Pembahasan itu dimulai dari kriteria definisi CFC, negara lokasi CFC, hingga penentuan penghasilan CFC.

Selain itu, akan ada pula pembahasan mengenai interaksi peraturan CFC dengan tax treaty dan ketentuan antipenghindaran pajak lainnya. Salah satu bagian penting yang akan dibahas adalah desain ideal dari suatu peraturan CFC. Desain ini krusial untuk menyeimbangkan antara efektivitas suatu peraturan yang subjektif (ketidakpastian) dan simplicity suatu peraturan yang mekanis/objektif.

Baca Juga: Perlu Diantisipasi, Ini Tantangan Implementasi CRM di Indonesia

Sebagai catatan, sejak 2016 DDTC selalu diundang dalam Rust Conference. Mereka adalah:

Sebagai informasi, National Reporter dipilih melalui seleksi ketat. Kali ini, mereka yang terpilih diminta untuk menulis perkembangan ketentuan Controlled Foreign Company (CFC) di masing-masing negara.

Baca Juga: Open Recruitment DDTC & Kuliah Umum Soal Pajak Dividen di UNAIR, Mau?

Ketentuan CFC semakin relevan dan populer diterapkan oleh berbagai negara guna mencegah skema penghindaran pajak berupa tax deferral. Di Indonesia misalnya, terdapat pembaruan peraturan CFC pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 107/2017 yang kemudian diubah terakhir pada tahun ini dengan PMK 93/2019.

Perkembangan yang sama dapat dilihat di Uni Eropa dengan adanya Anti-Tax Avoidance Directive (ATAD). Salah satu aspek dalam instrumen ini adalah kewajiban negara anggota untuk menerapkan peraturan CFC dengan standar tertentu.

Selain itu, di tingkat global, diskusi mengenai global minimum tax sedang ramai dibicarakan sejak OECD merilis public consultation mengenai ekonomi digital. Perkembangan—perkembangan ini tentu tidak lepas dari pengaruh Proyek Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) yang salah satunya memuat aksi spesifik tentang peraturan CFC, yaitu pada BEPS Aksi ke-3.

Baca Juga: 4 Aspek Krusial untuk Kurangi Risiko Rasionalisasi Pajak Daerah

Dengan demikian, Rust Conference kali ini akan menjadi ajang pertukaran ide yang menarik mengenai dinamika ketentuan CFC. Konferensi ini setidaknya akan dihadiri oleh 40 national reporter dari berbagai belahan dunia serta puluhan akademisi dan profesional ternama di bidang pajak.

Konferensi yang akan diadakan di Kota Rust Austria tersebut akan membahas mengenai desain peraturan CFC. Pembahasan itu dimulai dari kriteria definisi CFC, negara lokasi CFC, hingga penentuan penghasilan CFC.

Selain itu, akan ada pula pembahasan mengenai interaksi peraturan CFC dengan tax treaty dan ketentuan antipenghindaran pajak lainnya. Salah satu bagian penting yang akan dibahas adalah desain ideal dari suatu peraturan CFC. Desain ini krusial untuk menyeimbangkan antara efektivitas suatu peraturan yang subjektif (ketidakpastian) dan simplicity suatu peraturan yang mekanis/objektif.

Baca Juga: Perlu Diantisipasi, Ini Tantangan Implementasi CRM di Indonesia

Sebagai catatan, sejak 2016 DDTC selalu diundang dalam Rust Conference. Mereka adalah:

Topik : Rust Conference, CFC, HRDP, DDTC, Austria
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 13 Desember 2018 | 16:45 WIB
TARGET PAJAK
Jum'at, 13 Desember 2019 | 07:20 WIB
TANTANGAN & OUTLOOK PAJAK
Senin, 20 November 2017 | 21:05 WIB
SURAT DARI KELAPA GADING
Minggu, 19 Juni 2016 | 16:11 WIB
SURAT DARI KELAPA GADING
berita pilihan
Kamis, 27 Februari 2020 | 20:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:59 WIB
KOTA JAYAPURA
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:45 WIB
AKUNTAN DAN KONSULTAN PAJAK
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:24 WIB
DAMPAK VIRUS CORONA
Kamis, 27 Februari 2020 | 19:15 WIB
OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:57 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 27 Februari 2020 | 15:55 WIB
KOTA KENDARI