Trusted Indonesian Tax News Portal
|
 
Berita
Rabu, 21 November 2018 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 20 November 2018 | 18:16 WIB
IRLANDIA
Selasa, 20 November 2018 | 18:00 WIB
BELANDA
 
Review
Rabu, 21 November 2018 | 08:12 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 November 2018 | 11:27 WIB
ANALISIS PAJAK INTERNASIONAL
Senin, 19 November 2018 | 07:12 WIB
ANALISIS PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 14 November 2018 | 19:13 WIB
PRESIDEN SOEKARNO:
Senin, 12 November 2018 | 16:42 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (13)
Kamis, 08 November 2018 | 15:49 WIB
KAMUS PAJAK
 
Data & alat
Rabu, 14 November 2018 | 09:28 WIB
KURS PAJAK 14-20 NOVEMBER 2018
Rabu, 07 November 2018 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 7-13 NOVEMBER 2018
Rabu, 31 Oktober 2018 | 09:23 WIB
KURS PAJAK 31 OKTOBER 2018-6 NOVEMBER 2018
 
Komunitas
Kamis, 15 November 2018 | 14:45 WIB
KUNJUNGAN PENDIDIKAN
Rabu, 14 November 2018 | 18:51 WIB
SEMINAR UNIVERSITAS MARANATHA
Senin, 12 November 2018 | 18:10 WIB
BEASISWA
 
Reportase

Presiden Jokowi Resmi Buka WIEF

0

Hari pertama WIEF di Jakarta (Foto: Setkab RI)

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Joko Widodo resmi membuka Forum Ekonomi Islam Dunia atau World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (2/8) bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan sedikitnya 2500 peserta yang berasal dari 60 negara serta dari berbagai kalangan akan hadir dalam konferensi WIEF.

“WIEF ke-12 kali ini, topiknya adalah Decentralizing Growth and Empowering Future Business, yang paling penting tadi empowering future business. Nah sub tema dari tema besar ini adalah Islamic Finance atau keuangan syariah,” tuturnya Selasa, (2/8) seperti dikutip laman Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: CAD Membengkak, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan

Bambang menambahkan saat ini 4 kepala negara sudah hadir di Jakarta, di antaranya Perdana Malaysia Datuk Najib Tun Razak, Presiden Republik Guinea Alpha Conde, Perdana Menteri Srilanka Ranil Wickremesinghe dan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon.

Selain pimpinan negara peserta yang hadir terdiri dari menteri, pimpinan perusahaan multinasional, akademisi, seniman, pelaku UMKM, pengusaha muda, dan tokoh masyarakat.

Rencananya WIEF akan digelar selama 3 hari hingga Kamis (4/8) mendatang. Selain konferensi, WIEF juga menggelar acara pameran dagang.

Baca Juga: Lanskap Pajak Global Berubah, Apa Implikasinya?

Sebagai informasi WIEF merupakan yayasan yang didirikan di Malaysia, sampai dengan saat ini WIEF sudah mengadakan konferensi sebanyak 12 kali di negara-negara anggotanya.

Presiden berharap forum ini bisa memberikan hasil yang sangat bermanfaat, terutama untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat muslim di seluruh dunia. (Bsi)

Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf Amin Geser Prioritas Pembangunan ke SDM, Ini Alasannya

“WIEF ke-12 kali ini, topiknya adalah Decentralizing Growth and Empowering Future Business, yang paling penting tadi empowering future business. Nah sub tema dari tema besar ini adalah Islamic Finance atau keuangan syariah,” tuturnya Selasa, (2/8) seperti dikutip laman Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: CAD Membengkak, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan

Bambang menambahkan saat ini 4 kepala negara sudah hadir di Jakarta, di antaranya Perdana Malaysia Datuk Najib Tun Razak, Presiden Republik Guinea Alpha Conde, Perdana Menteri Srilanka Ranil Wickremesinghe dan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon.

Selain pimpinan negara peserta yang hadir terdiri dari menteri, pimpinan perusahaan multinasional, akademisi, seniman, pelaku UMKM, pengusaha muda, dan tokoh masyarakat.

Rencananya WIEF akan digelar selama 3 hari hingga Kamis (4/8) mendatang. Selain konferensi, WIEF juga menggelar acara pameran dagang.

Baca Juga: Lanskap Pajak Global Berubah, Apa Implikasinya?

Sebagai informasi WIEF merupakan yayasan yang didirikan di Malaysia, sampai dengan saat ini WIEF sudah mengadakan konferensi sebanyak 12 kali di negara-negara anggotanya.

Presiden berharap forum ini bisa memberikan hasil yang sangat bermanfaat, terutama untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat muslim di seluruh dunia. (Bsi)

Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf Amin Geser Prioritas Pembangunan ke SDM, Ini Alasannya
Topik : WIEF, Indonesia, Jokowi, ekonomi makro
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 16:31 WIB
RUU PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 10:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK 2017
Kamis, 14 Juli 2016 | 13:25 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:58 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:27 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Jum'at, 23 September 2016 | 17:01 WIB
PEMERIKSAAN BPK
Senin, 03 Juli 2017 | 10:30 WIB
STRATEGI MAKRO
Sabtu, 10 September 2016 | 14:30 WIB
KINERJA BUMN
Kamis, 22 Juni 2017 | 22:31 WIB
BERITA DARI VIENNA
Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:49 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:40 WIB
VAT REFUND
Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:11 WIB
VAT REFUND
Senin, 03 September 2018 | 09:48 WIB
CUKAI VAPE
0