Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Potensi Setoran Pajak Digital di Eropa Diprediksi Tembus €1,3 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Potensi Setoran Pajak Digital di Eropa Diprediksi Tembus €1,3 Miliar

Ilustrasi. (DDTC)

BRUSSELS, DDTCNews—Komisi Uni Eropa menyebutkan potensi penerimaan pajak yang bisa diperoleh negara-negara Eropa dari pajak digital mencapai €1,3 miliar per tahun atau setara dengan Rp21,16 triliun.

“Bila diterapkan, potensi penerimaan yang diperoleh dari pajak digital mencapai sekitar €1,3 miliar per tahun untuk anggaran Uni Eropa,” sebut Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, Kamis (28/5/2020).

Leyen menambahkan kebutuhan anggaran untuk membiayai pemulihan ekonomi di Eropa cukup besar. Menurutnya, pemungutan pajak digital bisa menjadi salah satu opsi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca Juga: Ini Catatan Negara Berkembang Soal Proposal Pajak Digital OECD

Secara umum, lanjutnya, usulan pengenaan pajak digital mendapat dukungan dari sebagian besar negara-negara Eropa. Uni Eropa juga mendukung proses yang dijalankan OECD dan G20 dalam merampungkan konsensus global terkait pajak digital.

Bahkan, tak menutup kemungkinan negara Eropa bisa bertindak sendiri atau melakukan langkah unilateral jika tidak ada kesepakatan global. Apalagi dengan kondisi melempemnya ekonomi belakangan ini.

Uni Eropa menyebut biaya yang dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi di Eropa mencapai €750 miliar atau setara dengan Rp12.000 triliun.

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

Rencana Komisi Uni Eropa mengenakan pajak digital sebenarnya merupakan ide lama yang pernah muncul beberapa waktu lalu. Namun rencana itu mendapat penolakan dari beberapa negara seperti Irlandia, Finlandia dan Swedia.

Kini, dengan adanya pandemi Covid-19 menjadi alat untuk mendorong anggota Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk mendukung pajak perusahaan digital. Opsi tersebut idealnya bisa dicapai melalui kerangka konsensus global.

"Mungkin krisis ini membantu untuk memberikan sedikit dorongan untuk langkah multilateralisme dan kerja sama internasional," ujar Komisioner Ekonomi Uni Eropa Paolo Gentiloni dilansir Euractiv. (rig)

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Tambahan di Luar RUU
Topik : pajak digital, brussels, belgia, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK