Berita
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Review
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:00 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:34 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:09 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 17:26 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:19 WIB
AKTIVITAS PEREKONOMIAN
Data & alat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 12 AGUSTUS-18 AGUSTUS 2020
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Komunitas
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:08 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:42 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase

Pemerintah: Realisasi Insentif Pajak Untuk Dunia Usaha Baru 15%

A+
A-
3
A+
A-
3
Pemerintah: Realisasi Insentif Pajak Untuk Dunia Usaha Baru 15%

Ilustrasi. (DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah mencatat realisasi pemberian insentif pajak untuk pelaku usaha hingga 24 Juni 2020 baru mencapai 15% atau sebesar Rp18,09 triliun dari nilai anggaran yang dialokasikan sebesar Rp120,61 triliun.

Staf Ahli Menkeu Bidang Pengeluaran Negara Kunta Nugraha mengatakan pemerintah akan menggencarkan sosialisasi untuk memperbanyak jumlah wajib pajak yang memanfaatkan insentif pajak tersebut.

“Untuk insentif dunia usaha baru 15%. Makanya yang kita sampaikan ini perlu didorong lagi, lebih pada sosialisasi. Apalagi, beberapa insentif pajak akan diperpanjang hingga Desember 2020," katanya melalui konferensi video, Jumat (3/7/2020).

Baca Juga: Setoran Perpajakan 2021 Ditarget Tumbuh 5,5%, Ini Kata Sri Mulyani

Kunta mengakui jumlah wajib pajak yang memanfaatkan insentif pajak masih belum optimal. Menurutnya, masih banyak wajib pajak yang berhak (eligible), tetapi belum mengajukan permohonan pemanfaatan insentif pajak tersebut.

Oleh karena itu, lanjutnya, sosialisasi tentang insentif pajak tersebut akan dilakukan secara lebih masif ke depannya dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder terkait.

Untuk diketahui, pemerintah menyiapkan anggaran Rp120,61 triliun untuk insentif pajak bagi dunia usaha tahun ini meliputi PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP), pembebasan PPh Pasal 22 Impor, diskon angsuran PPh Pasal 25, dan percepatan restitusi PPN.

Baca Juga: Masa Berlaku Pembebasan PPN Masker Medis Diperpanjang, Ini Sebabnya

Khusus untuk insentif PPh Pasal 21 DTP, pembebasan PPh Pasal 22 dan PPN atas impor alat kesehatan, serta percepatan restitusi PPN akan diperpanjang sampai dengan Desember 2020. Sementara itu, insentif lainnya berakhir pada September 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menyatakan Kementerian Keuangan akan membuat prosedur administrasi yang lebih sederhana agar semakin banyak wajib pajak yang memanfaatkan insentif pajak.

Menurut Menkeu, hal-hal terkait regulasi, metode pengumpulan data, hingga infrastruktur teknologi penunjang untuk program insentif pajak akan terus disempurnakan agar dapat dieksekusi secara optimal.

Baca Juga: Dana Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 Tembus Rp356 T, Ini Perinciannya

"Dalam implementasinya, kita sadar akan menghadapi banyak hal sebagai tantangan dan kita akan track terus seperti arahan Presiden," ujarnya. (rig)

Topik : insentif pajak, penerima insentif, kinerja fiskal, kementerian keuangan, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:10 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI BENGKULU
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK