MEKSIKO

Perkuat Daya Saing, Negara Ini Kucurkan Insentif Pajak untuk Film

Redaksi DDTCNews
Jumat, 20 Februari 2026 | 10.00 WIB
Perkuat Daya Saing, Negara Ini Kucurkan Insentif Pajak untuk Film
<table style="width:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>Ilustrasi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

MEKSIKO, DDTCNews - Pemerintah Meksiko mengumumkan pemberian insentif pajak khusus untuk produksi film dan audiovisual.

Presiden Claudia Sheinbaum mengatakan pemberian insentif pajak bertujuan meningkatkan daya saing industri film dan audiovisual di Meksiko. Melalui insentif pajak, pemerintah ingin menarik proyek-proyek film global tanpa mengabaikan pembangunan lokal.

"Insentif ini bertujuan untuk mendukung produksi yang mungkin tidak memiliki kesempatan lain, dan pada saat yang sama menarik produksi internasional, sambil memastikan masyarakat Meksiko dipekerjakan di semua bidang yang terkait dengan film," katanya saat peluncuran insentif pajak di Istana Negara, dikutip pada Jumat (20/2/2026).

Pemerintah menawarkan kredit pajak hingga 30%, dengan batas maksimum MX$40 juta atau sekitar Rp39 miliar per proyek. Secara total, insentif ini diperkirakan memerlukan anggaran sebesar MX$400 juta atau Rp390 miliar per tahun.

Meski demikian, insentif pajak tersebut tidak dirancang permanen lantaran hanya berlaku hingga September 2030.

Menteri Kebudayaan Claudia Curiel de Icaza menjelaskan baik warga negara Meksiko maupun warga negara asing dengan izin tinggal tetap, serta produser asing yang bekerja melalui warga lokal, berhak untuk mengajukan permohonan insentif pajak sehingga memperkuat produksi dan kemitraan dengan perusahaan di dalam negeri.

Pemberian insentif pajak untuk sektor film telah melalui proses usulan yang panjang sejak 2023. Kebijakan ini akhirnya dirilis di tengah kekhawatiran sineas soal hilangnya daya saing Meksiko secara progresif dibandingkan dengan Kolombia dan Brasil, yang memberikan insentif pajak lebih menarik.

Setelah insentif pajak diberikan, industri film dan audiovisual diharapkan mampu tumbuh dan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

"Sangat penting untuk membuat Meksiko kembali kompetitif. Kami memandang produksi film yang dulunya datang ke negara ini beralih ke wilayah lain, bahkan proyek-proyek Meksiko mulai difilmkan di luar negeri karena kurangnya insentif," kata Presiden Kamar Industri Film Nasional (Canacine) Mauricio Duran dilansir c21media.net.

Duran menekankan Meksiko sudah memiliki keunggulan seperti talenta, teknisi, dan keragaman lokasi, tetapi minimnya insentif pajak membuat negara tersebut tidak mampu bersaing.

Setelah diumumkan oleh Sheinbaum, pemerintah menargetkan ketentuan teknis soal pemberian insentif pajak untuk film dan audiovisual bakal terbit pada beberapa pekan mendatang. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.