Review
Jum'at, 27 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (2)
Kamis, 26 Januari 2023 | 15:53 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (1)
Kamis, 26 Januari 2023 | 14:40 WIB
KONSULTASI PERPAJAKAN
Rabu, 25 Januari 2023 | 17:15 WIB
LAPORAN DARI AUSTRALIA
Fokus
Data & Alat
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Rabu, 11 Januari 2023 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 11 JANUARI - 17 JANUARI 2022
Rabu, 04 Januari 2023 | 09:11 WIB
KURS PAJAK 04 JANUARI - 10 JANUARI 2023
Reportase

Pajak Digital Tuai Protes dari Perusahaan Iklan Online

A+
A-
4
A+
A-
4
Pajak Digital Tuai Protes dari Perusahaan Iklan Online

Ilustrasi tampilan awal leboncoin.fr. 

JAKARTA, DDTCNews – Grup perusahaan iklan online asal Norwegia, Adevinta menilai pajak digital yang baru saja diperkenalkan Prancis kurang jelas dan berisiko memukul pendapatan perusahaan.

Pemilik platform online terkemuka Prancis – leboncoin.fr – ini mengatakan pengenaan pajak digital tampaknya secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan yang sudah membayar pajak. Dengan demikian, ada potensi pengenaan pajak berganda.

“Ini sebuah paradoks. Pajak ini diperuntukkan bagi perusahaan internasional besar yang tidak membayar pajak. Kami sudah membayar pajak di Prancis, ini pajak berganda. Saya kira bukan ini niatnya,” tutur CEO Adevinta Rolv Erik Ryssdal, seperti dikutip pada Selasa (16/7/2019).

Baca Juga: OECD Proyeksikan Pajak Minimum Global Tambah Penerimaan US$220 Miliar

Dalam laporan kuartal kedua, Adevinta tidak menyebut seberapa besar pajak dapat mempengaruhi pendapatannya sampai pada titik yang paling rendah. Adevinta mengklaim sulit untuk melakukan perkiraan dampak yang ditimbulkan karena kompleksitas penerapan ketentuan dalam regulasi yang memayungi pajak digital.

Penghasilan Adevinta sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) melonjak 20% menjadi 50 juta euro (sekitar Rp789,3 miliar), tidak termasuk joint venture dan bisnis terkait. Ini sejalan dengan perkiraan beberapa analis yang memproyeksi senilai 49 juta euro.

Adevinta juga membeli dua bisnis online di Prancis, yaitu Locasun dan PayCar. Langkah yang ditempuh dalam beberapa bulan terakhir ini untuk memperkuat penawaran leboncoin.fr. Perusahaan ini berharap akan ada lebih banyak akuisisi di Prancis, Spanyol, dan Italia.

Baca Juga: OECD Sebut Negara Berkembang Bakal Untung Lebih Besar dari Pilar 1

Adevinta kini sedang mencari klarifikasi dari otoritas pajak Prancis tentang undang-undang baru, termasuk jenis pendapatan yang akan dihitung dan ambang batas untuk membayar pajak. Setelah itu, perusahaan berharap dapat menyajikan data efek pajak pada laporan kuartal ketiga.

Senat Prancis memberikan persetujuan final untuk pajak pada perusahaan raksasa digital pada Kamis lalu. Pajak ini membebankan tarif 3% pada sebagian besar penjualan digital perusahaan di Prancis, terkait iklain, website, dan penjualan kembali data pribadi.

Dilansir kfgo.com, tarif 3% dikenakan atas penjualan kotor (omset) pada perusahaan yang memperoleh penjualan di Prancis setidaknya 25 juta euro (sekitar Rp403,45 miliar). penjualan tahunan secara global lebih dari 750 juta euro (sekitar Rp12,1 triliun).

Baca Juga: OECD Naikkan Proyeksi Tambahan Penerimaan Pajak dari Dua Pilar

Sesuai dengan usulan, regulasi ini akan berlaku surut mulai 1 Januari 2019. Dengan pajak ini, pemerintah diperkirakan mendapat penerimaan sekitar 500 juta euro pada tahun ini dan 650 juta euro pada 2022. (MG-nor/kaw)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : Prancis, pajak digital, GAFA

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 09 September 2022 | 11:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Pemungut Bertambah, Setoran PPN PMSE Tembus Rp3,5 T Hingga Agustus

Selasa, 06 September 2022 | 14:45 WIB
PRANCIS

Direktur Pusat Kebijakan Pajak OECD Saint Amans Mengundurkan Diri

Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:30 WIB
PRANCIS

Pantau Properti Wajib Pajak, Otoritas Ini Kembangkan Sistem AI

berita pilihan

Sabtu, 28 Januari 2023 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Atas Impor Alkes dan Vaksin Covid Selama 3 Tahun Tembus Rp3 T

Sabtu, 28 Januari 2023 | 09:00 WIB
KABUPATEN BELITUNG

WP Bandel, Pajak Hilang dari Bisnis Sarang Burung Walet Capai Rp10 M

Sabtu, 28 Januari 2023 | 08:45 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

SPT Tahunan Badan Tak Bisa Pakai e-SPT, e-Form Belum Tampung PTKP UMKM

Sabtu, 28 Januari 2023 | 07:30 WIB
SELEBRITAS

Wah! Yayan Ruhian 'Mad Dog' Datangi Kantor Pajak, Ada Apa Nih?

Sabtu, 28 Januari 2023 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK

Pajak Kita untuk Wujudkan Cita-Cita Bangsa

Jum'at, 27 Januari 2023 | 18:07 WIB
KEPATUHAN PAJAK

Dirjen Pajak Ingatkan WP Lapor SPT Tahunan, Jangan Mepet Deadline

Jum'at, 27 Januari 2023 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO

Cetak SPPT Lebih Awal, Pemda Harap Target Setoran PBB Segera Tercapai

Jum'at, 27 Januari 2023 | 17:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Open Account dalam Kegiatan Ekspor-Impor?

Jum'at, 27 Januari 2023 | 16:48 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN

Komisi Yudisial dan Ditjen Pajak Teken Perjanjian Kerja Sama