Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Menaker: Cuti Bersama Tergantung Kebutuhan Perusahaan

A+
A-
2
A+
A-
2
Menaker: Cuti Bersama Tergantung Kebutuhan Perusahaan

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (kiri) berbincang dengan peserta pelatihan di Balai Pelatihan Kerja (BLK) Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/10/2020). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan kebijakan mengenai cuti bersama untuk pekerja swasta bersifat fakultatif atau tidak wajib. Artinya, perusahaan dapat menyesuaikan kebijakan cuti tersebut bersama serikat pekerja.

Ida menuturkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri antara lain Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan cuti bersama untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Cuti bersama bagi sektor swasta itu fakultatif maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan serikat pekerja dan pengusaha dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perusahaan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Klub Sepak Bola Alami Tekanan Keuangan, Federasi Minta Insentif Pajak

Ida mengatakan SKB tiga menteri menetapkan cuti bersama bakal jatuh pada 28 dan 30 Oktober 2020. Sementara pada 29 Oktober 2020 menjadi libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut Ida, perusahaan yang tidak meliburkan pekerjanya di waktu-waktu tersebut juga tidak akan dikenai sanksi atau denda. Namun, perusahaan yang mempekerjakan pekerjanya selama libur cuti bersama harus menggantinya dengan upah lembur.

"Apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama tapi ternyata pekerja harus masuk kerja, maka berlaku upah lembur," ucapnya.

Baca Juga: Realisasi Dana PEN Capai 41%, Begini Perinciannya

Bagi pekerja yang melaksanakan cuti bersama, Ida mengingatkan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Dia meminta para pekerja memanfaatkan cuti atau libur dengan bijak, terutama untuk berkumpul bersama keluarga di rumah. (rig)

Topik : menteri ketenagakerjaan ida fauziyah, cuti bersama, upah lembur, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 01 Agustus 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada Perwakilan Indonesia di Komite Perpajakan PBB, Ini Kata Kemenkeu

Minggu, 01 Agustus 2021 | 06:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Sistem Coretax DJP Bakal Adopsi Berbagai Teknologi Terkini

Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Penguatan Pemeriksaan dan Penagihan Pajak Jadi Topik Terpopuler

Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:15 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

KY Sebut Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tidak Lolos Seleksi

berita pilihan

Selasa, 03 Agustus 2021 | 12:17 WIB
PMK 102/2021

Mau PPN Sewa Toko Ditanggung Pemerintah? PKP Harus Lapor Ini ke DJP

Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:30 WIB
KABUPATEN GIANYAR

Penerimaan Masih Tertekan, Pemda Bakal Lakukan Intensifikasi

Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:20 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Realisasi Dana PEN Capai 41%, Begini Perinciannya

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:45 WIB
TAJUK PAJAK

Menyerahkan Kedaulatan Pajak

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:37 WIB
PMK 102/2021

Resmi! Pemerintah Beri Insentif PPN Sewa Unit Mal Hingga Lapak Pasar

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Soal Proposal OECD Pilar 1, Ini Kata Periset Pajak

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Lini Masa Konsensus Pajak Digital

Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:55 WIB
PERSPEKTIF

Mencermati Kesepakatan Pajak Minimum Global

Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:45 WIB
KAMUS PAJAK INTERNASIONAL

Apa Itu Pilar 1 dan Pilar 2 Proposal Pajak OECD?