Fokus
Data & alat
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Mau Lapor SPT Pakai E-Filing atau E-Form? Cek Bedanya di Sini

A+
A-
109
A+
A-
109
Mau Lapor SPT Pakai E-Filing atau E-Form? Cek Bedanya di Sini

Ilustrasi. (DDTCNews)

TENGGAT waktu penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan semakin dekat. Guna memudahkan pelaporan SPT tahunan bagi wajib pajak (WP), saat ini Ditjen Pajak (DJP) telah menyediakan berbagai fasilitas pelaporan secara online, diantaranya melalui e-Filing maupun e-Form.

Bagi wajib pajak yang sudah terbiasa melaporkan SPT secara online, istilah e-Filing maupun e-Form mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, berbeda dengan wajib pajak (WP) baru, kedua istilah tersebut mungkin masih membingungkan.

Lantas apa sebenarnya e-Filling dan e-Form? Apa perbedaanya?

Baca Juga: Apa Itu Free Trade Agreement?

E-Filing
E-FILING adalah suatu cara penyampaian SPT secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada situs web DJP (www.djponline.pajak.go.id) atau melalui perusahaan penyedia jasa aplikasi atau application service provider (ASP).

Fitur e-Filing dapat dimanfaatkan untuk melaporkan SPT tahunan bagi WP orang pribadi (OP), baik bagi WP OP dengan formulir 1770 SS, 1770 S, maupun 1770. Anda juga dapat mempelajari perbedaan ketiga formulir tersebut pada artikel ini. Bagi WP badan juga dapat menyampaikan SPT tahunan Badan (1771) melalui e-Filing.

Pelaporan SPT tahunan melalui e-Filing menggunakan sistem komputerisasi dan harus terhubung dengan jaringan internet. Sebelum melaporkan SPT Tahunan melalui e-Filing, WP harus sudah mengantongi EFIN untuk mendaftarkan diri dalam sistem DJP Online.

Baca Juga: Aplikasi Pelaporan Insentif PPh Pasal 25 Belum Tersedia, Ini Kata DJP

Adapun secara ringkas, untuk melaporkan SPT melalui fitur e-Filing, WP dapat mengakses laman www.djponline.pajak.go.id. Setelah melakukan login menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan password, Anda perlu memilih menu lapor – e-Filing dan melakukan pengisian SPT Tahunan dengan panduan maupun tidak. Anda juga bisa masuk ke laman efiling.pajak.go.id.

Data penghasilan, daftar harta, dan hutang merupakan komponan yang harus diisikan. Setelah mengisi data secara benar dan lengkap, WP akan diminta memasukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui email sebelum dapat mengirimkan hasil SPT Tahunan melalui menu submit SPT.

Tidak berselang lama setelah SPT dikirimkan, WP akan menerima bukti penerimaan elektronik (BPE) SPT Tahunan melalui email masing-masing, sebagai bukti bahwa SPT telah dilaporkan. Anda juga dapat menyimak tata cara pelaporan pajak melalui e-Filing pada infografis berikut.

Baca Juga: Soal Perluasan Penerima Insentif Pajak, Ini Kata Kemenko Perekonomian

Adanya fitur e-Filing dapat mempermudah proses pelaporan SPT Tahunan, sehingga WP tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan pajak (KPP) dan mengantre panjang. Selama terhubung dengan internet Anda dapat melaporkan SPT anda dimanapun dan kapanpun.

Namun, tak jarang terjadi error saat tengah menggunakan fitur e-Filing. Apabila hal ini terjadi, Anda dapat mengecek Daftar Kode Error untuk meperoleh informasi mengenai cara penanganannya. Selain itu, untuk mengatasi jaringan internet yang tidak stabil WP dapat memanfaatkan fitur e-Form.

E-Form
E-FORM merupakan formulir SPT elektronik berbentuk file dengan ekstensi .xfdl yang pengisiannya dapat dilakukan secara offline. Seperti halnya e-Filing, fitur e-Form juga diakses melalui laman djponline.pajak.go.id atau eform.pajak.go.id.

Baca Juga: Cara Cepat Mendapatkan EFIN Secara Online

Secara ringkas, untuk melaporkan SPT Tahunan melalui e-Form, WP harus login pada laman DJP Online lalu memilih menu e-Form. Setelah menu e-form dipilih maka akan muncul menu untuk mengunduh berkas terkait e-form diantaranya formulir e-Form, aplikasi form viewer (aplikasi agar formulir SPT elektornik dapat dibuka), petunjuk instalasi aplikasi form viewer dan petunjuk pengisian e-Form.

WP dapat membuat SPT e-Form sesuai dengan jenis formulir SPT yang diperlukan. Setelah mengunduh, WP dapat mengisi SPT tahunan secara offline menggunakan e-Form dan aplikasi form viewer yang sudah di-install. Adapun informasi harus diisi dan dilengkapi oleh WP diantaranya penghasilan, harta, hutang, dan daftar anggota keluarga yang menjadi tanggungan.

Setelah diisi secara lengkap, WP harus mengunggah file tersebut ke sistem DJP langsung melalui fitur e-Form (tanpa harus masuk kembali ke laman DJP Online) dan akan diterbitkan bukti penerimaan elektronik yang merupakan tanda terima resmi SPT. Namun, fitur e-Form hanya tersedia bagi WP yang menggunakan formulir SPT 1771, 1770, dan formulir SPT 1770S.

Baca Juga: DJP Sosialisasikan Insentif Pajak Kepada Pengusaha di Pulau Dewata

Perbedaan
WP yang memillih mengisi SPT melalui fitur e-Filing, diharuskan selesai mengisi formulir SPT tahunan pada satu waktu pengisian. Pasalnya, jika tidak diselesaikan pada saat itu juga maka WP harus mengisi kembali formulir SPT dari awal. Dengan demikian WP sangat bergantung dengan kelancaran situs DJP Online dan kestabilan koneksi internet.

Sementara itu, WP yang memilih mengisi SPT menggunakan fitur e-Form hanya memerlukan jaringan internet saat mengunduh dan mengupload. Pasalnya, WP dapat mengisi formulir yang sudah diunduh secara offline.

Selanjutnya, pelaporan SPT dengan e-Filing sudah dapat dilakukan menggunakan smartphone berbasis Android. Namun, e-Form belum dapat dijalankan menggunakan Android dan belum dilengkapi dengan petunjuk pengisian teknis yang spesifik seperti e-Filing.

Baca Juga: Mau Sampaikan Laporan Insentif Diskon 30% PPh Pasal 25? Ini Kata DJP

Kendati demikian, DJP menciptakan e-Form bukan untuk mencari mana yang lebih baik dan lebih mudah melainkan guna menambahkan opsi kepada WP dalam menyampaikan SPT tahunannya. Penambahan opsi pelaporan ini dilaksanakan demi terwujudnya target DJP mengikuti perkembangan era digital. (kaw)

Topik : kamus pajak, kamus, e-filing, e-form, kepatuhan pajak, DJP Online, DJP, single login
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

galbert simamora

Kamis, 16 April 2020 | 16:48 WIB
cara menyimpan eform SPT 1771

galbert simamora

Kamis, 16 April 2020 | 16:48 WIB
cara menyimpan eform SPT 1771

Irma Pramarini

Rabu, 01 April 2020 | 21:10 WIB
E-Form tidak dapat digunakan pada komputer dengan OS Windows XP
1
artikel terkait
Kamis, 02 Juli 2020 | 10:18 WIB
KONSULTASI
Kamis, 02 Juli 2020 | 10:13 WIB
PER-10/PJ/2020
Kamis, 02 Juli 2020 | 07:58 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 01 Juli 2020 | 18:28 WIB
KAMUS PAJAK
berita pilihan
Senin, 06 Juli 2020 | 18:22 WIB
PENANGANAN COVID-19
Senin, 06 Juli 2020 | 17:49 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Senin, 06 Juli 2020 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 17:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Senin, 06 Juli 2020 | 17:21 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 06 Juli 2020 | 16:48 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 16:38 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 16:35 WIB
KEUANGAN NEGARA
Senin, 06 Juli 2020 | 16:21 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Senin, 06 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN LOMBOK UTARA
Terpopuler
1
KAMUS PAJAK
2
KAMUS PAJAK
3
KAMUS HUKUM PAJAK
4
5
KAMUS PAJAK