Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Mau E-Book P3B DDTC Gratis? Download di Sini

A+
A-
4
A+
A-
4
Mau E-Book P3B DDTC Gratis? Download di Sini

Sampul depan buku 'Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda: Panduan, Interpretasi, dan Aplikasi’.

JAKARTA, DDTCNews – DDTC telah merilis buku ‘Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda: Panduan, Interpretasi, dan Aplikasi’ pada 2017.

Anda bisa mendownload versi e-book buku tersebut di laman berikut. Buku ini berisi kumpulan tulisan dari Managing Partner DDTC Darussalam dan Senior Partner DDTC Danny Septriadi bersama para profesional DDTC lainnya.

Profesional DDTC tersebut antara lain Partner of Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji, Partner of Transfer Pricing Services DDTC Romi Irawan, Senior Manager of International Tax / Transfer Pricing Services DDTC Yusuf Wangko Ngantung.

Baca Juga: Sambut Konsensus Global & Omzet UMKM Tidak Kena Pajak, Ini Videonya!

Ada pula Senior Manager of International Tax / Tax Compliance & Litigation Services DDTC Ganda Christian Tobing, Senior Manager of Tax Compliance & Litigation Services DDTC Deborah, dan Manager of Research & Training Services DDTC Khisi Armaya Dhora.

Terbitnya buku ini berangkat dari pengamatan penulis sebagai akademisi dan praktisi pajak internasional yang melihat semakin berkembang dan kompleksnya isu pajak internasional. Dengan demikian, pemahaman mengenai konsep pajak internasional menjadi sangat penting.

“Dengan dilandasi pada pendekatan konseptual dan filosofis yang bersumber dari kajian ilmiah dan referensi terpercaya, buku ini menjadi landasan konseptual penting sebagai pijakan kita dalam memahami P3B dengan lebih spesifik dan detil,” demikian penggalan pengantar dari editor, Darussalam dan Danny Septriadi, dalam buku tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Sistem Pemungutan Pajak Official Assessment? Simak Video Ini

Diulas secara komprehensif dengan bahasa yang sederhana, buku ini memberikan pemahaman yang luas mengenai P3B yang didasarkan atas OECD Model beserta penjelasannya dan juga UN Model. US Model juga dipergunakan sebagai perbandingan dalam buku ini ketika terdapat perbedaan antara OECD Model dan UN Model.

Model P3B yang digunakan juga telah dikaitkan dengan OECD Model 2014 dan UN Model 2011. Selain membahas secara konsep, buku ini juga mengulas beberapa studi kasus P3B untuk menjelaskan pemecahan kasus yang menjadi topik bahasan.

Penerbitan buku ini menjadi bagian dari upaya DDTC menghidupi visinya sebagai institusi pajak berbasis riset dan ilmu pengetahuan yang terus menetapkan standar tinggi dan bekelanjutan. Buku ini sebagai perwujudan misi menghilangkan informasi asimetris di dalam masyarakat pajak Indonesia.

Baca Juga: UU HPP Atur Ulang Ketentuan MAP, Begini Detailnya

Buku ini juga menjadi bentuk konkret dari komitmen DDTC untuk membentuk masyarakat melek pajak sekaligus menggairahkan ruang diskusi pajak di Tanah Air. Terlebih, salah satu misi DDTC adalah berkontribusi dalam proses perumusan kebijakan pajak demi menjamin transformasi sistem pajak yang seimbang yang memenuhi pemangku kepentingan.

Sebagai informasi, hingga saat ini, DDTC sudah menerbitkan 9 buku. Buku yang belum lama ini diluncurkan DDTC berjudul ‘Era Baru Hubungan Otoritas Pajak dengan Wajib Pajak’. (kaw)

Baca Juga: 2 Profesional DDTC Berkontribusi dalam Buku Terbitan Internasional
Topik : DDTC, buku, P3B

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Khurotul

Jum'at, 13 November 2020 | 21:44 WIB
min cara nyantumin daftar pustakanya gimna ya ? krna disitu tertulisnya diedit oleh, bukan ditulis oleh. heeee

Dedy Suryadi

Rabu, 02 Oktober 2019 | 20:18 WIB
Luar biasa kami selalu mendapatkan ilmu yg terupdate mengenai pajak khususnya ttg P3B, wawasan kami terus bertambah...terima kasih DDTC kami selalu menanti info selanjutnya...sukses buat DDTC.
1

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 29 September 2021 | 12:35 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Mendesak Dilakukan, Reformasi Pajak Kunci Atasi Masalah Fundamental

Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Menyambut Momentum Baru Digitalisasi Sistem Pajak Indonesia

Selasa, 28 September 2021 | 16:45 WIB
WEBINAR STIE MNC

Berperan Strategis, Tax Center Perlu Memperdalam Riset Pajak

Selasa, 28 September 2021 | 11:30 WIB
KAMUS AKUNTANSI PAJAK

Apa Itu SAK EMKM?

berita pilihan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:51 WIB
UU HPP

Ultimum Remedium Pidana Pajak Diperluas Hingga Tahap Persidangan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:20 WIB
UU HPP

Sanksi Penghentian Penyidikan Pasal 44B UU KUP Direvisi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:30 WIB
BELGIA

Otoritas Tambah Diskon Pajak Atas Sumbangan, LSM Panen Untung

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:21 WIB
AGENDA PAJAK

Himappa Unpad Gelar Kompetisi Paper, Poster, dan Video Kreatif Pajak

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KINERJA PEMERINTAH

Laporkan Kinerja 2021, Moeldoko: UMKM Kembali Jadi Penyangga Krisis

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:53 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON

78,4% Pengisi Survei Minta Penerimaan Pajak Karbon Dipakai untuk Ini

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Wajib Pajak Setuju Bayar Tarif Denda 300%, DJP Hentikan Penyidikan