Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Marak Praktik Pengalihan Laba, Kontribusi Pajak Korporasi Menurun

A+
A-
1
A+
A-
1
Marak Praktik Pengalihan Laba, Kontribusi Pajak Korporasi Menurun

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan AS mencatat sumbangan korporasi terhadap penerimaan pajak mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. Sebaliknya, kontribusi para pekerja terhadap setoran pajak terus meningkat

Merujuk pada dokumen The Made In America Tax Plan, turunnya kontribusi korporasi disebabkan adanya tren penurunan pajak capital gains, dividen, dan penghasilan korporasi. Di lain pihak, pajak atas penjualan dan upah cenderung naik.

"Kontribusi pajak korporasi terhadap penerimaan pajak hanya 10%, sedangkan penerimaan pajak dari penghasilan pekerja mencapai 80% dari total penerimaan pajak," tulis Kementerian Keuangan AS pada dokumen tersebut, dikutip Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Defisit APBN 2021 Turun Signifikan, Sri Mulyani: Bukan Tugas Mudah

Pada 2019, sebagian besar penghasilan yang diterima kelompok 5% terkaya di AS adalah berbentuk capital income. Lebih lanjut, sebanyak 71% penghasilan orang kaya berbentuk capital income, hanya 26% yang berupa labor income.

Akibat diberlakukannya penurunan tarif pajak dari 35% menjadi 21% melalui Tax Cuts and Jobs Act (TCJA), orang-orang kaya wajib pajak luar negeri yang menjadi pemegang saham perusahaan AS pun makin diuntungkan.

Dengan kata lain, TCJA memberikan manfaat 3 kali lebih lebih besar kepada wajib pajak asing bila dibandingkan dengan rumah tangga berpenghasilan menengah. Alhasil, kondisi tersebut berimplikasi terhadap ketimpangan penghasilan yang terjadi di AS saat ini.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Tembus 103%, Sri Mulyani Bantah Targetnya Diturunkan

"Kebijakan pajak yang lebih longgar terhadap capital income justru lebih menguntungkan wajib pajak berpenghasilan tinggi dibandingkan dengan wajib pajak berpenghasilan rendah," tulis Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Demi menciptakan sistem pajak yang lebih adil, Kemenkeu menilai selisih antara tarif pajak korporasi seperti tercantum dalam ketentuan dan tarif pajak efektif yang ditanggung oleh korporasi perlu segera diminimalisasi.

"Saat ini, tarif pajak efektif korporasi multinasional AS hanya 8%. Hal ini disebabkan oleh profit shifting dan preferensi pajak yang memungkinkan perusahaan besar mengurangi beban pajaknya," sebut Kemenkeu. (rig)

Baca Juga: Industri Hiburan Minta Insentif Pajak Tiket Pertunjukan Diperpanjang

Topik : amerika serikat, praktik pengalihan laba, penerimaan pajak, pph badan, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Januari 2022 | 12:00 WIB
ALBANIA

Jual Ratusan Ribu Data Pribadi, 2 Pegawai Kantor Pajak Ditangkap

Minggu, 16 Januari 2022 | 12:00 WIB
TURKI

Tak Hanya Indonesia, Turki Juga Adakan PPS pada Tahun Ini

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:00 WIB
APBN 2022

Demi Turunkan Utang, Masyarakat Diimbau Patuh Bayar Pajak

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Defisit APBN 2021 Turun Signifikan, Sri Mulyani: Bukan Tugas Mudah

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:00 WIB
KINERJA FISKAL

Penerimaan Pajak Tembus 103%, Sri Mulyani Bantah Targetnya Diturunkan

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:40 WIB
EDUKASI PAJAK

Tax Center Universitas Gunadarma Luncurkan Aplikasi M-edu Tax

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:23 WIB
AGENDA ATPETSI

Negara Butuh Pajak untuk Capai Target SDGs, Simak Analisisnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:11 WIB
SELEBRITAS

Ngobrol Bareng Ghozali, Deddy Corbuzier: Lu Ditagih Pajak Katanya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Barang Kena Pajak Belum Tentu Dikenakan PPN, Ini Penjelasannya

Rabu, 19 Januari 2022 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Skema Insentif PPnBM Mobil DTP Berubah, Begini Catatan Gaikindo

Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Tidak Harus Dipancing dengan Pemutihan Pajak