Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Senin, 24 Januari 2022 | 19:00 WIB
KAMUS CUKAI
Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 21 Januari 2022 | 19:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Komunitas
Rabu, 26 Januari 2022 | 11:00 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022
Selasa, 25 Januari 2022 | 16:40 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
HASIL SURVEI PERSIDANGAN ONLINE
Jum'at, 21 Januari 2022 | 16:11 WIB
HASIL DEBAT 30 Desember 2021—19 Januari 2022
Reportase
Perpajakan.id

Lagi, 7 Profesional DDTC Raih Sertifikasi Pajak Bertaraf Internasional

A+
A-
4
A+
A-
4
Lagi, 7 Profesional DDTC Raih Sertifikasi Pajak Bertaraf Internasional

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Sebanyak 7 profesional DDTC kembali dinyatakan lulus ujian sertifikasi Advanced Diploma in International Taxation (ADIT) yang diselenggarakan Chartered Institute of Taxation (CIOT) Inggris.

Sebanyak 4 profesional dinyatakan lulus sertifikasi modul Principles of International Taxation. Mereka adalah Senior Specialist of Transfer Pricing Services Azim Novriansa, Senior Specialist of Tax Compliance & Litigation Services Niken Ayu Permandarani, Specialist of Transfer Pricing Services Atika Ritmelina Marhani, dan Head of DDTC Digital Product’s Growth and Development Davira Rizky Chairunnisa.

Kemudian, sebanyak 3 profesional dinyatakan lulus sertifikasi modul tematik Transfer Pricing Option. Mereka adalah Assistant Manager of DDTC Fiscal Research Awwaliatul Mukarromah, Specialist of Transfer Pricing Services Novi Hartanti, dan Specialist of Transfer Pricing Services Dwina Karina Sumeler.

Baca Juga: Ini 4 Isu Pajak yang Perlu Dicermati dan Diantisipasi pada 2022

Azim Novriansa mengatakan sertifikasi berskala internasional ini dapat menambah wawasan dan pengalamannya mengingat kompetensi dan kualitas sebagai profesional pada bidang pajak diuji. Apalagi, perkembangan dunia perpajakan makin dinamis.

“Saya sangat bersyukur telah diberi kesempatan oleh DDTC untuk dapat mengikuti sertifikasi ini. Hal ini juga menjadi bukti atas komitmen dan dukungan oleh DDTC terhadap pengembangan skill para profesionalnya yang tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya, Kamis (19/8/2021).

Niken Ayu Permandarani juga mengatakan sertifikasi tersebut sangat penting karena meningkatkan nilai (value) baik pribadi maupun DDTC. Sertifikasi yang telah dilalui, menurutnya, akan menunjang penugasan atau pekerjaan terkait dengan aplikasi dari teori dan konsep pajak internasional.

Baca Juga: Buka Kantor di Surabaya, DDTC Gelar Free Webinar Kepatuhan Pajak 2022

Sebagai profesional pada bidang pajak, menurut Atika Ritmelina Marhani, kualifikasi dengan standar internasional sangat penting untuk meningkatkan kapabilitas diri dalam penyediaan jasa kepada klien. Keikutsertaannya pada sertifikasi ini menjadi bentuk nyata visi DDTC terkait dengan investasi pada sumber daya manusia (SDM).

Pentingnya sertifikasi ini juga dirasakan Davira Rizky Chairunnisa. Pemahaman mengenai pajak yang mumpuni, sambungnya, sangat diperlukan dalam pengembangan produk yang berkualitas. Apalagi, pada saat ini, dia dipercaya untuk memegang digital product development.

Awwaliatul Mukarromah mengatakan sertifikasi tersebut menjadi bukti adanya pemahaman dari para profesional DDTC terkait dengan konsep dan isu transfer pricing terkini. Pada saat ini, isu transfer pricing juga terus berkembang dinamis.

Baca Juga: Reformasi Pajak Ditopang Teknologi, Anda Sudah Siap?

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada DDTC yang telah mendukung sepenuhnya dalam keikutsertaan pada ujian ADIT ini. Semoga kelulusan para peserta ADIT kali ini dapat menjadi hadiah kecil di momen ulang tahun ke-14 DDTC,” ujarnya.

Dwina Karina Sumeler mengatakan sertifikasi ADIT merupakan aspek penting bagi dirinya. Apalagi, dia bekerja pada Divisi Transfer Pricing. Sertifikasi ini pada akhirnya menambahkan kredibilitas para profesional DDTC.

Novi Hartanti juga mengatakan sertifikasi ADIT ini sangat penting untuk menunjang pekerjaannya sehari-hari, terutama menyangkut konsep transfer pricing. Semua ini, menurut dia, merupakan bukti DDTC selalu memberikan kesempatan dan dukungan terbaik bagi karyawannya untuk terus berkembang.

Baca Juga: Unduh di Sini! Susunan Dalam Satu Naskah Ketentuan PPS

Seperti diketahui, keiikutsertaan para profesional DDTC ini merupakan bagian dari program Human Resource Program Development (HRDP). DDTC juga memiliki DDTC Academy yang memberikan program pelatihan pajak internasional dan transfer pricing dengan standar tinggi. DDTC Academy juga menjadi satu-satunya penyedia pelatihan persiapan sertifikasi ADIT di Indonesia yang direkomendasikan CIOT.

Dengan kelulusan para profesional tersebut, saat ini, DDTC memiliki 26 profesional bersertifikasi Principles of International Taxation dan 24 profesional bersertifikasi Transfer Pricing dari CIOT Inggris.

Selain itu, DDTC memiliki 9 profesional bergelar ADIT. Gelar ADIT diperoleh setelah dinyatakan lulus sertifikasi 3 modul, yakni Principles of International Taxation, Jurisdiction Modules, dan Thematic Modules yang salah satunya adalah Transfer Pricing Option.

Baca Juga: Penerbitan 10 Juta Sertifikat Halal UMKM Terganjal Verifikasi Data

Mereka adalah Partner of Tax Compliance & Litigation Services David Hamzah Damian, Partner of Tax Research & Training Services B. Bawono Kristiaji, dan Associate Partner International Tax and Transfer Pricing Dispute Services Yusuf Wangko Ngantung.

Kemudian, Manager of Tax Compliance & Litigation Services Anggi P. I. Tambunan, Expert Consultant Khisi Armaya Dhora, Head of DDTC Academy Rahmat Muttaqin, Senior Specialist of Transfer Pricing Services DDTC Tami Putri Pungkasan, Assistant Manager of Tax Compliance & Litigation Services Riyhan Juli Asyir, dan Manager of Transfer Pricing Services Flouresya Lousha. (kaw)

Baca Juga: UU HPP Jadi Jembatan Menuju Sistem Pajak yang Lebih Modern
Topik : ADIT, DDTC, sertifikasi, DDTC Academy

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 23 Desember 2021 | 19:25 WIB
WEBINAR DDTC ACADEMY - FE UNP

Catat! NIK Berfungsi sebagai Penanda Subjek Pajak, Bukan Wajib Pajak

Kamis, 23 Desember 2021 | 10:33 WIB
WEBINAR DDTC ACADEMY DAN UNP

UU HPP Diharapkan Bisa Jawab 3 Masalah Inti Pajak Ini

Kamis, 16 Desember 2021 | 17:30 WIB
TRANSFER PRICING

Hadapi Sengketa Transfer Pricing, Harus Cermat Siapkan Strategi

berita pilihan

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:30 WIB
SE-52/PJ/2021

Interpretasikan P3B, Pegawai DJP Harus Konsisten Gunakan Definisi

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:06 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Ini 4 Isu Pajak yang Perlu Dicermati dan Diantisipasi pada 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:00 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Buka Kantor di Surabaya, DDTC Gelar Free Webinar Kepatuhan Pajak 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:30 WIB
DDTC TAX WEEKS 2022

Reformasi Pajak Ditopang Teknologi, Anda Sudah Siap?

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:00 WIB
Perdirjen Per-20/BC/2021

Simak Cara Pemberitahuan Pabean Impor dengan Voluntary Declaration

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:30 WIB
INVESTASI ASING

Bertemu PM Singapura, Jokowi Kantongi Komitmen Investasi Rp132 Triliun

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:15 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 25 Januari 2022: 7.417 WP Ikut PPS, Nilai Investasi Naik Tajam

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:00 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Sedang Dipertimbangkan, Program Pemutihan Pajak Bakal Diadakan Lagi

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:29 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Pemberian Insentif Pajak Diperpanjang Tahun Ini, Ini Kata Wamenkeu

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022

Rupiah Kembali Melemah Terhadap Dolar AS dan Mayoritas Negara Mitra