Berita
Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG
Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Kunjungan Wisman Anjlok, Terparah dari China

A+
A-
0
A+
A-
0
Kunjungan Wisman Anjlok, Terparah dari China

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews—Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan turis asing atau wisman ke Indonesia pada Maret 2020 hanya 471.000 orang, turun 64,11% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,3 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kunjungan wisman Maret juga turun 45,5% dari bulan sebelumnya sebanyak 864.000 kunjungan. Penurunan kunjungan wisman, lanjutnya, paling banyak berasal dari China.

“Meski pemerintah secara resmi mengumumkan pandemi pada Maret 2020, tapi Februari itu sudah mulai terjadi penurunan wisman yang tajam,” katanya dalam konferensi video, Senin (4/5/2020).

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Hakim Agung Khusus Pajak, KY Siapkan Dua Solusi

Suhariyanto memerinci kunjungan wisman yang turun tajam secara tahunan. Wisman China turun 97,4%, Hong Kong 96,1%, dan Kuwait 89,9%. Secara bulanan, penurunan wisman terbesar terjadi dari Kuwait 83,4%, Taiwan 79,87%, dan Vietnam 77,60%.

Penurunan kunjungan wisman, sambungnya, salah satunya disebabkan kebijakan lockdown di beberapa negara di dunia. “Karena pembatasan aktivitas sosial, lockdown di beberapa negara, pemberhentian beberapa penerbangan, dan sebagainya,” tuturnya.

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2020, kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,61 juta kunjungan, turun 30,62% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3,76 juta kunjungan.

Baca Juga: Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Penurunan kunjungan wisatawan asing juga berimbas ke sektor usaha. Misal, tingkat huni kamar hotel klasifikasi bintang rata-rata sebesar 32,24% atau turun 20,64 poin dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar 52,88%.

Dampak penurunan wisman juga berdampak terhadap sektor usaha transportasi, terutama angkutan udara. Berdasarkan data BPS, jumlah penumpang internasional yang diangkut pada Maret 2020 turun 63,84% dari periode yang sama tahun lalu.

“Secara tahunan turunnya 63,84%. Penurunan ini sudah terjadi sejak bulan Februari, sehingga jumlah penumpang yang diangkut penerbangan internasional [hingga Maret] hanya 560.000 turis, kecil sekali," ujar Suhariyanto. (rig)

Baca Juga: Perluasan Cakupan OECD Pilar 1 Berdampak Terhadap PTE? Ini Kata DJP

Topik : badan pusat statistik bps, data wisman, turis asing, kinerja ekonomi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:00 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR I

Aplikasi Buat Mekanisme Kerja DJP dalam Awasi WP Makin Sempurna

Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:29 WIB
PROYEK STRATEGIS NASIONAL

LMAN Salurkan Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional Rp13,4 Triliun

Jum'at, 30 Juli 2021 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Wow, Potensi Setoran Pajak dari Cryptocurrency Capai Rp404 Triliun

Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

PPKM Berlanjut, Jokowi Minta Pengusaha Tahan Banting

berita pilihan

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:39 WIB
DDTC NEWSLETTER

BKP Strategis yang Tidak Dipungut PPN, Download Aturannya di Sini

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT

SPT Pajak Donald Trump Bakal Dibuka

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II

Kantor Baru KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Diresmikan

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021, Ini Penjelasan Jokowi

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Penuhi Kebutuhan Hakim Agung Khusus Pajak, KY Siapkan Dua Solusi

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:35 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG

Hanya Bulan Ini, Pemutihan Denda Pajak Digelar

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:30 WIB
KOREA SELATAN

Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:17 WIB
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Lantik Inspektur Jenderal yang Baru, Sri Mulyani Minta Ini

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:50 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Ini Penyebab Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tak Lolos Seleksi

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perluasan Cakupan OECD Pilar 1 Berdampak Terhadap PTE? Ini Kata DJP