MADRID, DDTCNews - Pengadilan Tinggi di Spanyol memerintahkan otoritas pajak segera mengembalikan dana senilai €55 juta atau sekitar Rp1,13 triliun kepada penyanyi Shakira setelah memutuskan bahwa uang tersebut ditagih secara tidak sah dalam sengketa pajak.
Pengadilan Tinggi telah membebaskan Shakira dari tuduhan penipuan pajak. Dengan demikian, otoritas pajak mesti mengembalikan uang yang telah dibayarkan oleh penyanyi asal Kolombia tersebut beserta bunganya.
"Setelah lebih dari 8 tahun menghadapi tekanan publik brutal yang menghancurkan reputasi saya,... Pengadilan Tinggi akhirnya meluruskan keadaan," bunyi pernyataan Shakira, dikutip pada Selasa (19/5/2026).
Putusan Pengadilan Tinggi menyatakan otoritas pajak gagal membuktikan Shakira menghabiskan 183 hari di Spanyol pada 2011, jumlah minimum yang disyaratkan bagi orang pribadi wajib membayar pajak di negara tersebut.
Perintah mengembalikan dana senilai €55 juta kepada Shakira terdiri atas €24 juta dalam bentuk pajak dan hampir €25 juta dalam bentuk denda atas pelanggaran yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai pelanggaran yang "sangat serius".
Merespons putusan pengadilan, otoritas menyatakan bakal mengajukan banding ke Mahkamah Agung sehingga pengembalian dana tidak akan dilakukan sampai putusan akhir dibacakan.
Dilansir bbc.com, Shakira sempat tinggal bersama mantan pemain sepak bola Barcelona dan Spanyol, Gerard Pique, selama lebih dari 1 dekade. Keduanya dilaporkan bertemu pada 2010 saat syuting video musik untuk Waka Waka (This Time for Africa), lagu resmi Piala Dunia di Afrika Selatan.
Pengadilan Tinggi menyatakan denda pajak yang ditagih kepada Shakira tidak sah lantaran didasarkan pada asumsi Spanyol merupakan tempat tinggal penyanyi tersebut pada tahun pajak 2011. Pengadilan mengatakan Shakira hanya menghabiskan 163 hari di Spanyol pada tahun pajak 2011 atau kurang 20 hari dari ambang batas agar dia diklasifikasikan sebagai penduduk untuk tujuan pajak.
Kasus yang disidangkan tersebut tidak melibatkan tahun pajak setelah 2011. Namun, kasus itu hanyalah satu dari beberapa kasus pajak yang melibatkan Shakira.
Pada 2023, Shakira juga sudah mencapai kesepakatan dengan jaksa Spanyol untuk menyelesaikan kasus penipuan pajak terpisah yang mencakup tahun pajak 2012-2014, tepat sebelum ia menjalani persidangan. Kesepakatan itu berarti Shakira, meskipun membantah melakukan kesalahan apa pun, menerima 6 dakwaan dan membayar denda sebesar €7,5 juta.
Sementara pada 2024, pengadilan Spanyol dilaporkan menghentikan penyelidikan atas pembayaran pajaknya untuk pajak 2018 karena "kurangnya bukti". (dik)
