Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Kejar Target Pajak 2022 yang Naik Signifikan, Pemda Libatkan KPK

A+
A-
0
A+
A-
0
Kejar Target Pajak 2022 yang Naik Signifikan, Pemda Libatkan KPK

Ilustrasi.

KEPANJEN, DDTCNews - Pemkab Malang, Jawa Timur akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) demi mengamankan target penerimaan pajak 2022.

Bupati Malang H.M Sanusi mengatakan kerja sama dengan KPK diperlukan karena target setoran pajak yang naik pada tahun depan. Dia menuturkan target pajak 2022 mencapai Rp414 miliar. Angka tersebut jauh target tahun ini senilai Rp312 miliar.

"Agar bisa mencapai target yang telah ditentukan. Serta tidak ada kebocoran dalam rangka penanganan pajak daerah," katanya dikutip pada Senin (20/12/2021).

Baca Juga: UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran

Bupati Sanusi menuturkan selain modal kerja sama dengan KPK, pemkab menyebutkan beberapa faktor pendukung optimalisasi pajak daerah 2022. Dia menjelaskan masih banyak potensi pajak yang bisa digali oleh pemerintah.

Selain itu, pemulihan ekonomi nasional juga akan berdampak pada kegiatan bisnis di Kabupaten Malang. Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan setoran pajak daerah.

Menurutnya, sudah ada komitmen realisasi investasi skala besar pada tahun depan. Salah satunya adalah 2 hotel bintang 4 baru yang akan beroperasi penuh mulai 2022. Operasional kedua hotel tersebut akan berdampak signifikan pada pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga: Sudah Ada Pemutihan, Piutang PBB-P2 Belum Tertagih Tembus Rp548,9 M

Pasalnya, pajak kegiatan usaha jasa seperti hotel dan restoran merupakan pos penerimaan utama PAD Kabupaten Malang. Kedua pajak itu menjadi andalan pemkab selain pungutan pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2).

"Pasti itu [hotel] akan berpengaruh pada pendapatan Kabupaten Malang," terangnya seperti dilansir malangtimes.com. (sap)

Baca Juga: Simak Profil Pajak Kota Beras dari Provinsi Sumatra Barat
Topik : pajak daerah, pendapatan asli daerah, PAD, penerimaan daerah, APBD, Malang, pajak hotel

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 12 Mei 2022 | 14:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Asyik! Samsat Keliling Kini Buka Sampai Malam

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Kawal Penggunaan Smart Tax di Hotel dan Restoran, Tim Khusus Dibentuk

Rabu, 11 Mei 2022 | 16:30 WIB
KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

Jangan Bandel! Pemda Buru Usaha Sarang Burung Walet Penunggak Pajak

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran

Minggu, 22 Mei 2022 | 06:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bisa Untung Lebih Besar, Wajib Pajak Kembali Disarankan Ikut PPS

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:15 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Peserta PPS Tidak Bertambah dalam 24 Jam Terakhir, 46.676 Wajib Pajak