KEBIJAKAN PEMERINTAH

Prabowo Klaim Efisiensi Belanja Rp308 T di 2025 sebagai Capaian Fiskal

Muhamad Wildan
Sabtu, 14 Februari 2026 | 10.00 WIB
Prabowo Klaim Efisiensi Belanja Rp308 T di 2025 sebagai Capaian Fiskal
<p>Presiden Prabowo Subianto dalam Indonesia Economic Outlook 2026, dikutip pada Jumat (13/2/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim pemerintah telah melakukan penghematan atau efisiensi anggaran senilai Rp308 triliun pada tahun lalu.

Menurut Prabowo, efisiensi anggaran yang ditempuh pada 2025 merupakan salah satu keberhasilan pemerintah dalam melaksanakan pengelolaan kebijakan fiskal.

"Dalam kebijakan fiskal, saya sudah buktikan bahwa kita bisa melaksanakan efisiensi, penghematan yang sangat besar. Pada tahun pertama pemerintahan kita, kita telah menghemat uang dari anggaran kita sendiri sangat besar, Rp300 triliun lebih penghematan kita," ujar Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026, dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Anggaran belanja yang terdampak oleh efisiensi antara lain anggaran untuk perjalan luar negeri, rapat, seminar, kajian, dan focus group discussion (FGD).

Prabowo mengatakan penghematan tersebut telah menghasilkan belanja-belanja untuk program yang lebih produktif, salah satunya makan bergizi gratis (MBG).

"Kajian-kajian, analisa-analisa, sudah tidak perlu kajian dan analisa. Kita sudah tahu masalahnya. Kekurangan infrastruktur, lakukan. Desa perlu jembatan, buat. Rakyat lapar, cari pangan. Enggak usah terlalu banyak analisa," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, nilai efisiensi anggaran bisa ditingkatkan lebih besar lagi bila pemerintah mampu menutup kebocoran-kebocoran anggaran yang terjadi.

"Rp308 triliun berapa? US$18 miliar, dan kita bisa lakukan lebih besar lagi. Kebocoran harus kita tutup, harus kita kurangi," ujar Prabowo.

Sebagai informasi, realisasi belanja negara pada 2025 tercatat mencapai Rp3.451,4 triliun atau 95,3% dari target yang termuat dalam APBN 2025. Realisasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) senilai Rp1.500,4 triliun atau 129,3% dari target, sedangkan realisasi belanja non-K/L hanya senilai Rp1.102 triliun atau 71,5% dari target.

Adapun realisasi transfer ke daerah tercatat senilai Rp849 triliun atau 92,3% dari target yang ditetapkan dalam APBN 2025. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.