Berita
Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:44 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA BANDUNG CICADAS
Fokus
Data & Alat
Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 27 OKTOBER 2021 - 2 NOVEMBER 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Kebutuhan Listrik Masih Tinggi, Menteri Ini Tolak Rencana Pajak Karbon

A+
A-
0
A+
A-
0
Kebutuhan Listrik Masih Tinggi, Menteri Ini Tolak Rencana Pajak Karbon

Ilustrasi. (DDTCNews)

MANILA, DDTCNews – Menteri Energi Filipina Alfonso Cusi menilai negaranya belum siap menerapkan pajak karbon sebagai langkah untuk mengurangi emisi karbon dioksida, terutama di sektor tenaga listrik.

Cusi mengatakan penerapan pajak karbon berpotensi menyebabkan usaha kelistrikan Filipina menjadi tidak kompetitif ke depannya. Belum lagi, sambungnya, kebutuhan pemenuhan listrik saat ini masih sangat tinggi.

"Sampai sekarang kami masih ingin meningkatkan kapasitas listrik. Jadi untuk saat ini, kami merasa belum siap untuk menerapkan pajak karbon," katanya, Selasa (9/3/2021).

Baca Juga: Diguyur Insentif, Ini Tarif Pajak yang Harus Dibayar Google

Cusi menuturkam pemerintah masih terus berupaya meningkatkan kapasitas pembangkit listrik. Sejak menjabat sebagai menteri energi, ia terus mendorong investasi pada semua sumber energi potensial demi memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri.

Pemerintah Filipina, lanjutnya, bahkan sedang menjajaki nuklir sebagai sumber energi baru. Selain itu, ia mengklaim sudah makin banyak investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang energi terbarukan.

Menurutnya, integrasi energi terbarukan juga penting sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi energi. Investasi tersebut misalnya pada pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, serta sumber energi asli lainnya.

Baca Juga: Mengintip Fenomena Halloween yang Kerek Penerimaan Pajak di AS

"Filipina adalah salah satu penyumbang emisi karbon paling sedikit, tetapi kami melakukan tugas kami untuk membantu menyelamatkan lingkungan kami," ujarnya seperti dilansir pna.gov.ph.

Kementerian Keuangan menyatakan tengah mengkaji pengenaan pajak karbon untuk mendorong energi yang lebih ramah lingkungan. Selain di sektor listrik, instrumen pajak karbon juga rencananya mencakup sektor transportasi. (rig)

Baca Juga: Cegah Penerimaan Hilang, China Perlu Pajaki Cryptocurrency
Topik : filipina, pajak karbon, sektor ketenagalistrikan, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Muhammad Ridwan Ikhsan

Rabu, 10 Maret 2021 | 13:32 WIB
Terima kasih kepada DDTC News yang sudah memberikan berita yang informatif. Tenaga listrik saat ini memang masih menjadi kebutuhan utama di seluruh dunia. Melihat dampak karbon yang menyebabkan polusi menjadi tantangan bagi untuk segera mencari solusinya. Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meng ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:30 WIB
FILIPINA

Kegiatan Ekonomi Membaik, Setoran 'Pajak Dosa' Meningkat 19%

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:30 WIB
IRLANDIA

Irlandia Sepakati Konsensus Global, Akankah Google Cs Betah?

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:41 WIB
BELANDA

Praktik Dividend Stripping Gerus Penerimaan Negara Hingga Rp446 T

berita pilihan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Diguyur Insentif, Ini Tarif Pajak yang Harus Dibayar Google

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:30 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA

Tinggal 2 Hari, Pemprov DKI Ingatkan Jatuh Tempo Pembayaran PBB

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Pelintas Batas?

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:44 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Ditjen Pajak: Buat Kode Billing Bisa Kapan Saja dan di Mana Saja

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA BANDUNG CICADAS

Atlet Dapat Bonus PON, Begini Ketentuan Perpajakannya

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:15 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Jumlah Laporan Gratifikasi di DJP Turun Sepanjang 2020, Ini Detailnya

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Mengintip Fenomena Halloween yang Kerek Penerimaan Pajak di AS

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:42 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Data dan Informasi Wajib Pajak yang Didapat KPP Pratama Diolah Lagi

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:30 WIB
CHINA

Cegah Penerimaan Hilang, China Perlu Pajaki Cryptocurrency

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:05 WIB
KINERJA FISKAL

Penyaluran DAU ke 90 Pemda Ditahan Sri Mulyani, Ini Sebabnya