Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Kadin: 6,4 Juta Pekerja Dirumahkan atau Di-PHK Akibat Corona

A+
A-
9
A+
A-
9
Kadin: 6,4 Juta Pekerja Dirumahkan atau Di-PHK Akibat Corona

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan Benny Soetrisno saat berbicara di Forum Merdeka Barat di Jakarta, Selasa (6/10/2020). (Foto: DDTCNews/Dik)

JAKARTA, DDTCNews - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat hingga saat ini ada lebih dari 6,4 juta pekerja yang dirumahkan atau mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi virus Corona.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan Benny Soetrisno mengatakan keputusan merumahkan atau PHK pekerja merupakan efek dari merosotnya omzet selama pandemi virus Corona.

Menurutnya, kemerosotan omzet menyebabkan arus kas perusahaan mengetat sehingga banyak pengusaha tidak mampu mempekerjakan pegawainya.

Baca Juga: Kadin Sebut Kenaikan PPN Jadi 11% Tak Signifikkan Naikkan Harga Jual

"Akibat covid ini, kami sudah banyak merumahkan tenaga kerja. Merumahkan, ada yang dibayar, ada yang tidak dibayar. Kalau terpaksa, di-PHK," katanya dalam acara Forum Merdeka Barat, di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Benny mengatakan beberapa pelaku usaha telah memutuskan merumahkan pekerjanya sejak awal pandemi, sedangkan yang lainnya masih mampu memberikan gaji walaupun hanya bisa bertahan hingga Juli 2020.

Meski demikian, ada pengusaha di beberapa sektor tertentu yang memutuskan untuk mem-PHK pekerjanya. Sektor usaha yang paling banyak merumahkan atau mem-PHK pekerjanya, yakni tekstil sebanyak 2,1 juta orang.

Baca Juga: PPN Bakal Naik Jadi 11%, Kadin Minta Pengusaha Tak Naikkan Harga Jual

Kemudian sektor transportasi darat 1,4 juta orang, sektor restoran 1 juta orang, sektor sepatu/alas kaki merumahkan atau mem-PHK 500.000 orang, sektor perhotelan 430.000 orang, sektor ritel 400.000 orang, serta sektor farmasi 200.000 orang.

Menurut catatan Benny, pendapatan sekitar 82% pelaku usaha mengalami tekanan berat akibat pandemi virus Corona. Hanya sebagian kecil usaha tertentu yang pendapatannya tetap, atau bahkan meningkat meskipun persentasenya kecil.

UMKM yang biasanya lebih tahan terhadap gejolak ekonomi, saat ini juga turut mengalami tertekan. Benny menyebut 48,8% UMKM harus tutup sementara karena pendapatannya anjlok, sedangkan 37,9% penjualannya turun lebih dari 30%.

Baca Juga: Tersisa 2 Pekan, Pemerintah Diminta Timbang Ulang Kenaikan PPN 11%

Meski demikian, Benny optimistis perekonomian akan membaik setelah vaksin virus Corona ditemukan. "Walaupun banyak UMKM yang tutup sementara, kami masih bertahan karena konsumsi cukup banyak. Kami optimistis setelah selesai Covid, kita pasti lebih cepat larinya," ujarnya. (Bsi)

Topik : PHK karyawan, PHK pekerja, dampak ekonomi Covid-19, kadin, Benny Soetrisno

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Dea Karenza

Minggu, 15 November 2020 | 09:35 WIB
Assalamualaikum wrb,syukur Alhamdulillah saya bisa masuk dalam room ini,saya sebagai amanah dari padepokan Al-Hikmah ingin menyampaikan kepada sahabat2 yang sedang dalam masalah berat baik itu hutang,jodoh,jabatan dan karir ataupun masalah kerjaan insya Allah kami bisa bantu sebisa mungkin dengan ja ... Baca lebih lanjut
1

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 04 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada Wacana Penerapan Pajak Penghasilan Minimum, Ini Kata Pengusaha

Selasa, 01 Juni 2021 | 09:00 WIB
KONSULTASI

Apakah Karyawan Baru Boleh Manfaatkan Insentif PPh Pasal 21 DTP?

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran