Berita
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:52 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT II
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:33 WIB
SPANYOL
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:30 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:22 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:58 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:45 WIB
PROFIL PAJAK KOTA BOGOR
Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:47 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Jokowi Minta PP dan Perpres Turunan UU Cipta Kerja Rampung Sebulan

A+
A-
2
A+
A-
2
Jokowi Minta PP dan Perpres Turunan UU Cipta Kerja Rampung Sebulan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan) berbincang dengan (dari kiri) Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang seusai menyampaikan keterangan pers terkait penjelasan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (7/10/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Joko Widodo menargetkan penyelesaian seluruh aturan turunan UU Cipta Kerja, baik peraturan presiden (Perpres) maupun peraturan pemerintah (PP), dalam waktu 1 bulan.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terdapat sekitar 35 hingga 40 PP serta 5 Perpres yang harus diterbitkan. Presiden Joko Widodo, sambung Airlangga, meminta agar penerbitan aturan bisa dilakukan secara cepat.

“Ini presiden meminta diselesaikan dalam waktu 1 bulan. Meskipun perundang-undangan membolehkan 3 bulan, target yang diberikan oleh presiden adalah 1 bulan," ujar Airlangga, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga: Ketentuan Penerbitan SKPKBT Juga Diubah

Dalam Pasal 185 UU Cipta Kerja mengamanatkan penetapan PP dan Perpres sebagai aturan pelaksanaan wajib dilakukan paling lama 3 bulan sejak UU mulai berlaku. PP yang mengatur norma, standar, prosedur, dan kriteria perizinan berusaha juga wajib ditetapkan paling lama 3 bulan.

Peraturan pelaksanaan dari UU yang telah mengalami perubahan berdasarkan UU Cipta Kerja dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan UU Cipta Kerja. Ketentuan pelaksanaan itu juga wajib disesuaikan paling lama 3 bulan.

Pada Pasal 181 UU Cipta Kerja juga mengamanatkan semua peraturan perundang-undangan di bawah UU yang bertentangan dengan UU Cipta Kerja harus diharmonisasi dan disinkronisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga: Syarat WP OP Dikecualikan dari Kewajiban Pembukuan Bakal Diatur

Apabila produk hukum di bawah UU yang bertentangan adalah peraturan daerah maka harmonisasi dan sinkronisasi dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Adapun ketentuan terkait dengan harmonisasi dan sinkronisasi ketentuan peraturan perundang-undangan, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, akan diatur melalui PP. (kaw)

Baca Juga: Dividen Mitra LPI Bisa Bebas dari PPh, Ini Rencana Aturannya
Topik : UU Cipta Kerja, Presiden Jokowi, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Rizki Zakariya

Kamis, 08 Oktober 2020 | 11:52 WIB
#MariBicara, kejar target waktu tersebut, semoga tidak pengaruhi kualitas Peraturan turunan undang-undang yang dibuatnya.
1
artikel terkait
Minggu, 17 Januari 2021 | 16:01 WIB
INSENTIF PEMBIAYAAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:48 WIB
UU CIPTA KERJA
Kamis, 14 Januari 2021 | 15:24 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN PPATK
Rabu, 13 Januari 2021 | 16:16 WIB
VAKSINASI
berita pilihan
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:52 WIB
KANWIL DJP JAWA BARAT II
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:33 WIB
SPANYOL
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:30 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:22 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:58 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:46 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:45 WIB
UU CIPTA KERJA
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:32 WIB
BARANG MILIK NEGARA
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:23 WIB
KEUANGAN NEGARA