Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Ini Proyeksi Setoran Pajak 2018 Versi DDTC Fiscal Research

A+
A-
5
A+
A-
5

Partner DDTC Fiscal Research B. Bawono Kristiaji seusai jumpa pers 'Outlook dan Tantangan Sektor Pajak 2019: Berebut Suara Wajib Pajak' di Menara DDTC, Kamis (13/12/2018). (Foto: DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews – Shortfall penerimaan pajak hampir pasti kembali terulang tahun ini. Namun, seberapa lebar shortfall tersebut menjadi menarik untuk ditelisik lebih dalam.

Untuk itu, DDTC Fiscal Research merilis kajian yang memproyeksikan sejauh mana Ditjen Pajak mampu mengumpulkan penerimaan pada 2018. Hasilnya, proyeksi penerimaan masih akan di bawah proyeksi outlook pemerintah di angka Rp1.350,9 triliun.

"DDTC Fiscal Research memperkirakan hingga akhir tahun penerimaan pajak akan berkisar antara Rp1.291,7 triliun (pesimis) hingga Rp1.322,5 triliun (optimis)," kata Partner DDTC Fiscal Research B. Bawono Kristiaji dalam jumpa pers 'Outlook dan Tantangan Sektor Pajak 2019: Berebut Suara Wajib Pajak' di Menara DDTC, Kamis (13/12/2018).

Baca Juga: 'Kami Optimistis Bisa Mencapai Target'

Dengan demikian, proyeksi penerimaan tersebut secara persentase akan berada dalam rentang 90,71% hingga 92,87% dari target tahun ini yang sebesar Rp1.424 triliun. Angka ini masih lebih rendah dari proyeksi outlook pemerintah di kisaran 94% dari target.

Meskipun tetap melanjutkan tradisi shortfall, masih tersisa capaian positif di 2018. Membaiknya, tax buoyancy menjadi modal berharga untuk mengejar penerimaan untuk 2019.

"Dengan pertumbuhan nominal penerimaan pajak antara 12,2% hingga 14,9% akan berhasil memperbaiki kinerja tax buoyancy 2018 yang hampir dua kali lipat. Pertumbuhan tersebut akan berdampak positif bagi peningkatan tax ratio 2018 dan tahun-tahun selanjutnya," imbuhnya.

Baca Juga: Universitas Indonesia Gelar Seminar Pajak dan SDGs, Tertarik?

Adapun untuk 2019, DDTC Fiscal Research memperkirakan bahwa realisasi penerimaan pajak akan berada di kisaran Rp1.450,0 triliun hingga Rp1.491,2 triliun. Dengan kata lain, realisasi penerimaan pajak hanya antara 91,9% hingga 94,5% dari target sebesar Rp.1.577,6 triliun.

"Pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 10% hingga 16% secara tidak langsung mengembalikan ke pola pertumbuhan penerimaan pajak yang ‘alamiah’. Dengan asumsi pertumbuhan PDB sebesar 5,3% dan tingkat inflasi sebesar 3,5%, tax buoyancy diperkirakan di kisaran 1,4," pungkasnya. (Amu)

Baca Juga: Pajak atas Impor Masih Terkontraksi 5,43%

"DDTC Fiscal Research memperkirakan hingga akhir tahun penerimaan pajak akan berkisar antara Rp1.291,7 triliun (pesimis) hingga Rp1.322,5 triliun (optimis)," kata Partner DDTC Fiscal Research B. Bawono Kristiaji dalam jumpa pers 'Outlook dan Tantangan Sektor Pajak 2019: Berebut Suara Wajib Pajak' di Menara DDTC, Kamis (13/12/2018).

Baca Juga: 'Kami Optimistis Bisa Mencapai Target'

Dengan demikian, proyeksi penerimaan tersebut secara persentase akan berada dalam rentang 90,71% hingga 92,87% dari target tahun ini yang sebesar Rp1.424 triliun. Angka ini masih lebih rendah dari proyeksi outlook pemerintah di kisaran 94% dari target.

Meskipun tetap melanjutkan tradisi shortfall, masih tersisa capaian positif di 2018. Membaiknya, tax buoyancy menjadi modal berharga untuk mengejar penerimaan untuk 2019.

"Dengan pertumbuhan nominal penerimaan pajak antara 12,2% hingga 14,9% akan berhasil memperbaiki kinerja tax buoyancy 2018 yang hampir dua kali lipat. Pertumbuhan tersebut akan berdampak positif bagi peningkatan tax ratio 2018 dan tahun-tahun selanjutnya," imbuhnya.

Baca Juga: Universitas Indonesia Gelar Seminar Pajak dan SDGs, Tertarik?

Adapun untuk 2019, DDTC Fiscal Research memperkirakan bahwa realisasi penerimaan pajak akan berada di kisaran Rp1.450,0 triliun hingga Rp1.491,2 triliun. Dengan kata lain, realisasi penerimaan pajak hanya antara 91,9% hingga 94,5% dari target sebesar Rp.1.577,6 triliun.

"Pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 10% hingga 16% secara tidak langsung mengembalikan ke pola pertumbuhan penerimaan pajak yang ‘alamiah’. Dengan asumsi pertumbuhan PDB sebesar 5,3% dan tingkat inflasi sebesar 3,5%, tax buoyancy diperkirakan di kisaran 1,4," pungkasnya. (Amu)

Baca Juga: Pajak atas Impor Masih Terkontraksi 5,43%
Topik : target pajak, penerimaan pajak, ddtc fiscal research
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Senin, 07 Oktober 2019 | 17:36 WIB
SE-24/2019
Kamis, 01 Agustus 2019 | 14:11 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:35 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Senin, 06 Mei 2019 | 14:30 WIB
PMK 49/2019
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Senin, 06 Mei 2019 | 18:37 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA