Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Minggu, 28 Juni 2020 | 15:12 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Ini Alasan Mengapa Anda Tidak Boleh Lupa Lapor SPT di Tahun 2020 ini

A+
A-
25
A+
A-
25
Ini Alasan Mengapa Anda Tidak Boleh Lupa Lapor SPT di Tahun 2020 ini

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Sejak kemarin, netizen di media sosial Instagram mulai ramai membahas cerita tentang seorang pekerja bebas (self-employed) yang mendapat ‘surat cinta’ dari Ditjen Pajak (DJP) berisi tunggakan pajak senilai Rp1,5 miliar.

Dalam cerita yang diunggah salah satu perusahaan rintisan teknologi di bidang perencanaan keuangan ini, wajib pajak mengatakan penghasilan yang diterimanya adalah penghasilan bersih sudah dipotong pajak. Karena berpikir seperti itu, dia merasa tidak perlu lapor pajak. Ini berlangsung selama 5 tahun.

Atas cerita tersebut, Ditjen Pajak (DJP) melalui akun Instagramnya memberikan respons. DJP mengawali respons dengan penjelasan mengenai sistem perpajakan di Indonesia. Saat ini, Indonesia menganut sistem self assessment.

Baca Juga: Hingga Pukul 24.00 WIB, Semua Layanan Elektronik DJP Tak Bisa Diakses

"Sistem perpajakan di negara kita adalah self assessment, yaitu wajib pajak melakukan sendiri kegiatan menghitung, memperhitungkan, menyetorkan, dan melaporkan pajak yang terutang,” demikian bunyi penggalan respons otoritas pajak.

Ketika penghasilan seseorang dipotong pajak, sambung DJP, orang tersebut tetap memiliki kewajiban menghitung ulang dan melaporkan pemotongan pajak tersebut. Hal ini dilakukan melalui surat pemberitahuan (SPT). Simak pula artikel ‘Haruskah Kita Membuat SPT?’.

Jika dalam penghitungan ulang itu ada kekurangan bayar pajak, jelas DJP, orang atau wajib pajak tersebut harus menyetorkan kekurangan pajak dan selanjutnya melaporkannya dalam SPT tahunan PPh.

Baca Juga: Setor PPN Produk Digital Tidak Harus Pakai Rupiah, Ini Ketentuannya

“Begitu pula jika nihil maupun lebih bayar, tetap ada kewajiban pelaporan,” imbuh DJP.

DJP mengatakan saat ini, lapor pajak bisa di mana saja dan kapan saja dengan e-Filing melalui menu login di situs web https://pajak.go.id/. Penyampaian SPT melalui saluran e-Filing dapat dilakukan dalam jangka waktu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu dengan standar Waktu Indonesia Barat. (kaw)

Baca Juga: DJP Sebut Aplikasi PPN PMSE Sudah Masuk Tahap Finalisasi
Topik : SPT, SPT tahunan. kepatuhan pajak, kepatuhan formal, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

JOSUA HASIHOLAN MUNTHE

Jum'at, 10 Januari 2020 | 21:26 WIB
Halo, Kesimpulan yang saya dapatkan dari berita diatas adalah, bahwa masih perlunya edukasi mengenai pajak kepada masyarakat luas baik itu melalui sosialisasi, edukasi dari perusahaan tempat bekerja, edukasi dari otoritas pajak maupun cara lain. Untuk itu, pemerintah harus melakukan perencanaan d ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Rabu, 01 Juli 2020 | 12:18 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 01 Juli 2020 | 11:55 WIB
PER-10/PJ/2020
Rabu, 01 Juli 2020 | 10:58 WIB
PER-12/PJ/2020
Rabu, 01 Juli 2020 | 09:55 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
berita pilihan
Minggu, 05 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 05 Juli 2020 | 10:01 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Minggu, 05 Juli 2020 | 09:01 WIB
PAJAK LAYANAN DIGITAL
Minggu, 05 Juli 2020 | 08:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Minggu, 05 Juli 2020 | 07:01 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Minggu, 05 Juli 2020 | 06:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Sabtu, 04 Juli 2020 | 15:01 WIB
KOTA BOGOR
Sabtu, 04 Juli 2020 | 14:01 WIB
LAPORAN WHO
Sabtu, 04 Juli 2020 | 13:01 WIB
ANDI BACHTIAR YUSUF:
Sabtu, 04 Juli 2020 | 12:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT