Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 15:00 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Jum'at, 25 September 2020 | 10:44 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Kamis, 24 September 2020 | 13:16 WIB
UNIVERSITAS LAMPUNG
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Iming-Iming Lotre Sukses Perluas Basis Pajak

A+
A-
2
A+
A-
2
Iming-Iming Lotre Sukses Perluas Basis Pajak

Ilustrasi The Black Market Ulaanbaatar, Mongolia (foto: Time Travel Turtle)

ULAANBAATAR, DDTCNews – Langkah pemerintah Mongolia memperluas basis pajak mulai membuahkan hasil. Iming-iming undian berhadiah alias lotre menjadi daya tarik agar masyarakat mau membayar pajak.

Negara ini telah memperluas basis pajak hampir setengahnya sejak 2016. Berdasarkan statistik pemerintah, sebagian perluasan ini diikuti dengan mencetak tiket lotre pada setiap tanda terima pembelian di penjual ritel.

Kantor Statistik Nasional mencatat terjadi peningkatan pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN). Kenaikan mencapai 32,7% jika dibandingkan posisi tahun lalu. Setoran PPN ini mayoritas diikuti dengan pencetakan tiket lotre.

Baca Juga: Soal PPnBM Mobil 0%, Kepala BKF: Semoga Bisa Diputuskan Secepatnya

“Laporan per Desember ada ekspansi 32,7% dalam bentuk PPN dari tahun sebelumnya dan menjadi pendorong utama pertumbuhan pendapatan pajak,” tulis keterangan resmi Kantor Statistik Nasional, seperti dilansir dariBloomberg, Selasa (25/12/2018).

Seperti diketahui, Mongolia tengah berjuang untuk mengatasi shadow economy. Persentase segmen ekonomi informal ini bahkan mencapai 15,9% dari PDB Mongolia pada 2015. Dalam konteks ini, penjual atau pengecer sering tidak melaporkan data penjualannya ke kantor pajak. Hal inilah yang memicu otoritas mencari cara-cara inovatif untuk meningkatkan basis pajak.

Salah satunya dengan memberikan tiket lotre untuk setiap pembelian dengan kuitansi yang menunjukkan adanya pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN). Lotre itu berhadiah mulai dari 50.000 tugrik (sekitar Rp276.000) hingga jackpot ribuan dolar. Pada 2017, ada masyarakat yang memenangkan 500 juta tugrik (sekitar Rp2,7 miliar).

Baca Juga: Kata DJP Soal Pembetulan SPT Masa Pajak Sebelum e-Faktur 3.0 Berlaku

Menurut situs resmi pemerintah untuk Pusat Teknologi Informasi Kepabeanan, Perpajakan dan Keuangan, pada tahun lalu, Ulaanbaatar membayar 5,05 miliar tugrik untuk hadiah lotre kepada 119.254 warga.

Insentif tambahan juga diberikan bagi peserta yang tidak memenangi undian. Restitusi PPN sebesar 2% diberikan bagi pemegang karcis sepanjang membeli tiket undian elektronik melalui ponsel pintar. (kaw)

Baca Juga: Usai Kenaikan Tarif PPN, Pelanggaran Pajak di Arab Saudi Makin Marak
Topik : PPN, Mongolia, retail, lotre
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 21 September 2020 | 12:32 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 21 September 2020 | 09:34 WIB
E-FAKTUR 3.0
Sabtu, 19 September 2020 | 12:01 WIB
ARAB SAUDI
berita pilihan
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Jum'at, 25 September 2020 | 19:30 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:45 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 17:03 WIB
KARTU PRAKERJA
Jum'at, 25 September 2020 | 16:51 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK