Review
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Hingga Akhir September 2019, Restitusi Masih Tetap Tinggi

A+
A-
1
A+
A-
1
Hingga Akhir September 2019, Restitusi Masih Tetap Tinggi

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama.

JAKARTA, DDTCNews – Pengembalian pajak atau restitusi masih tetap tinggi hingga akhir September 2019.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama mengatakan hingga akhir September 2019, pertumbuhan restitusi mencapai 33%. Kontribusi terbesar masih berasal dari kebijakan pendahuluan pengembalian kelebihan pajak alias restitusi dipercepat.

“Restitusi secara total tumbuh hampir 33% dibanding tahun lalu,” katanya kepada DDTCNews, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga: DJP Buat Aplikasi untuk Lampirkan SSP dalam Pelaporan Insentif Pajak

Hestu menjelaskan sektor usaha yang banyak mengajukan dan dikabulkan permohonan restitusinya berasal dari pelaku di bidang manufaktur, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Hingga akhir September 2019, pertumbuhan restitusi keempat sektor usaha tersebut masih double digit.

Menurutnya, terbitnya PMK No.39/2018 telah mengubah perilaku wajib pajak dalam mengajukan restitusi kepada otoritas. Hingga akhir September 2019, skema restitusi dipercepat yang diberikan kepada wajib pajak tumbuh 72,4% dari September 2018.

“Penyebabnya [pertumbuhan restitusi] dari skema restitusi dipercepat, di mana semakin banyak restitusi yang skemanya berubah dari normal [pemeriksaan] menjadi pembayaran pendahuluan melalui penelitian paling lama 1 bulan, di mana tumbuhnya sampai 72,4% dibandingkan restitusi dipercepat tahun lalu," papar Hestu.

Baca Juga: Genjot Pajak Kendaraan, Pemerintah Sisir Para Penunggak Pajak

Adapun restitusi dengan mekanisme normal atau pemeriksaan juga tumbuh doubel digit. Hestu memaparkan pertumbuhan restitusi lewat pemeriksaan dikarenakan beban pajak petugas berkurang karena efek pemanfaatan restitusi dipercepat.

“Restitusi yang diproses secara normal [pemeriksaan juga meningkat cukup tinggi yaitu 18%. Hal ini karena beban pemeriksaan restitusi berkurang sehingga prosesnya menjadi lebih cepat," paparnya.

Namun demikian, Hestu belum mau membuka secara detail data restitusi yang diproses oleh DJP. Baik nominal permohonan dan jumlah rupiah yang dikembalikan DJP kepada wajib pajak, menurutnya masih diproses oleh otoritas.

Baca Juga: Pengadilan Pajak: Batas Akhir Pengajuan Banding Tertangguh 83 Hari

“Kalau untuk angkanya nanti ya," imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam paparan Menteri Keuangan kepada Komisi XI DPR, sampai dengan September 2019 restitusi pada sektor industri pengolahan tumbuh 30,2%. Kemudian, restitusi pada sektor usaha perdagangan tumbuh 39,5%.

Begitu juga dengan restitusi yang dilakukan sektor konstruksi dan real estate yang tumbuh 44,6%. Selanjutnya, restitusi sektor usaha pertambangan tumbuh 34,4% dari periode yang sama tahun lalu. (kaw)

Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal PPh Final UMKM 0,5%
Topik : restitusi, pajak, perpajakan, DJP, penerimaan pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 26 Mei 2020 | 13:55 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 26 Mei 2020 | 12:08 WIB
THAILAND
Selasa, 26 Mei 2020 | 11:52 WIB
EKONOMI DIGITAL
berita pilihan
Rabu, 27 Mei 2020 | 12:14 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 27 Mei 2020 | 11:28 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 27 Mei 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 10:19 WIB
REALISASI INVESTASI