Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 27 September 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 27 September 2021 | 19:23 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

DJBC Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19 Rp2,46 Triliun

A+
A-
1
A+
A-
1
DJBC Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19 Rp2,46 Triliun

Ilustrasi. Pekerja membawa Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4/2021). ANTARA/Muhammad Iqbal/aww.

JAKARTA, DDTCNews - Hingga 19 Juli 2021, Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) telah memberikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas pengadaan vaksin Covid-19 senilai Rp2,46 triliun.

DJBC melalui akun media sosialnya menyebut fasilitas fiskal itu diberikan atas impor 143,6 juta dosis vaksin Covid-19. Semua vaksin tersebut diimpor melalui Bandara Soekarno-Hatta.

"Pemerintah melalui Bea Cukai memberikan fasilitas berupa pembebasan atas impor barang untuk penanganan Covid-19," bunyi keterangan foto pada akun Instagram @beacukairi, dikutip pada Selasa (27/7/2021).

Baca Juga: Anggaran TIK Kemenkeu Naik, Downtime Layanan Seharusnya Teratasi

Jika diperinci, vaksin Sinovac yang telah diimpor mencapai 118,5 juta dosis. Kemudian, AstraZeneca 14,9 juta dosis, Sinopharm 6,25 juta dosis, dan Moderna 4 juta dosis.

Otoritas menjelaskan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah penanganan Covid-19 di dalam negeri. Misalnya, dengan menerbitkan PMK 92/2021 tentang pemberian fasilitas fiskal atas impor barang yang diperlukan untuk penanganan Covid-19.

PMK 92/2021 mengatur pemberian 3 jenis fasilitas perpajakan, yakni berupa pembebasan bea masuk dan/atau cukai, pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) tidak dipungut, serta pembebasan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22.

Baca Juga: Kemenkeu Siapkan Aturan Teknis Implementasi Meterai Elektronik

Pembebasan bea masuk juga berlaku atas bea masuk tambahan seperti bea masuk antidumping, bea masuk imbalan, bea masuk tindakan pengamanan dan/atau bea masuk pembalasan. Simak pula ‘Impor Obat Penanganan Covid-19 Bebas Pajak Ini’.

Kemudian, ada PMK 148/2007 yang kemudian diganti dengan PMK 74/2021. Beleid ini mengatur tentang pemberian pelayanan segera atau rush handling agar impor vaksin Covid-19 bisa segera keluar dari pelabuhan.

Fasilitas rush handling diberikan lantaran vaksin termasuk barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera untuk dikeluarkan dari kawasan pabean atau bandara. Simak ‘PMK Baru, Impor Barang ini Dapat Fasilitas Rush Handling dari DJBC’.

Baca Juga: Setoran PPh Pasal 22 Impor Tumbuh 292%, Ini Kata Kemenkeu

Selain vaksin Covid-19, Bea Cukai Soekarno-Hatta hingga 20 Juli 2021 juga memberikan fasilitas fiskal dan layanan rush handling atas impor alat kesehatan. Misalnya pada oxygen compressed 100 paket, oxygen concentrator 3.676 paket, Covid medical supplies 18 paket, dan finger pulse oximeter 125 paket. Kemudian, ada ventilator 11 paket, oxygen regulator 100 paket, tabung oksigen 100 paket, dan oxygen cylinder 104 paket.

Tidak hanya di Bandara Soekarno-Hatta, semua fasilitas tersebut juga diberikan atas impor obat dan alat kesehatan untuk penanganan Covid-19 melalui pelabuhan lain di Indonesia. Ada Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pos Lintas Batas Negara Entikong.

"Diharapkan melalui fasilitas ini, proses distribusi alat kesehatan penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan optimal dan mampu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan," imbuh otoritas. (kaw)

Baca Juga: Mirip Pemungut PPN, Aturan Pemungut Bea Meterai Digodok Kemenkeu

Topik : vaksin, impor, Bea Cukai, pajak impor, PMK 92/2021, PMK 74/2021

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 08 September 2021 | 11:50 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Menyadari Peran Pajak dalam Program Vaksinasi

Selasa, 07 September 2021 | 21:10 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI

Tok! UU Perdagangan Elektronik se-Asean Disahkan

Selasa, 07 September 2021 | 11:17 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Menggagas Swasembada Vaksin Melalui Pandemic Tax Deduction

Senin, 06 September 2021 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN BEA DAN CUKAI

Bantu Pembukuan Perusahaan, Aplikasi Sigap Disempurnakan

berita pilihan

Senin, 27 September 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyaluran Insentif Diklaim Lebih Baik, DJP Janji Dengarkan Pengusaha

Senin, 27 September 2021 | 19:23 WIB
AGENDA PAJAK

Ada Forum Gratis Bahas Kebijakan Pajak Karbon, Tertarik?

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Kunjungan (Visit) Pegawai Pajak?

Senin, 27 September 2021 | 18:17 WIB
KINERJA FISKAL

Anggaran TIK Kemenkeu Naik, Downtime Layanan Seharusnya Teratasi

Senin, 27 September 2021 | 18:03 WIB
BANTUAN SOSIAL

Dekati Batas Akhir, Nyaris 5 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Senin, 27 September 2021 | 18:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Penerimaan Negara Bukan Pajak Tumbuh 20%, Begini Perinciannya

Senin, 27 September 2021 | 17:47 WIB
KINERJA PEMERINTAH

Indeks Efektivitas Pemerintah Naik, KSP: Tak Boleh Ada Lagi Pungli

Senin, 27 September 2021 | 17:30 WIB
SE-49/PJ/2021

Ditjen Pajak Terbitkan Surat Edaran Soal Prosedur Persetujuan Bersama

Senin, 27 September 2021 | 17:11 WIB
INGGRIS

Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

Senin, 27 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pulihkan Pariwisata, Sri Mulyani: Insentif Diberikan, Termasuk Pajak