Berita
Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:01 WIB
APEC 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:01 WIB
KOTA MATARAM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:01 WIB
INSENTIF KEPABEANAN
Fokus
Literasi
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Komunitas
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 20:58 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 15:16 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 13:49 WIB
INSTITUT STIAMI
Reportase
Perpajakan.id

Daerah Berlakukan PPKM, Ini Permintaan Apindo

A+
A-
3
A+
A-
3
Daerah Berlakukan PPKM, Ini Permintaan Apindo

Petugas Satpol PP melakukan razia masker saat Operasi Yustisi di sebuah pusat perbelanjaan, Singosaren, Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/1/2021). Pengusaha properti/pusat perbelanjaan, ritel, hotel, dan restoran meminta pemerintah memberikan insentif pajak karena berbagai daerah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mencegah penularan Covid-19. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/wsj)

JAKARTA, DDTCNews - Pengusaha properti/pusat perbelanjaan, ritel, hotel, dan restoran meminta pemerintah memberikan insentif pajak karena berbagai daerah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mencegah penularan Covid-19.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan PPKM telah memberikan dampak berat bagi ekosistem ritel, dari hilir hingga hulu, hingga pelaku usaha membutuhkan insentif pajak.

Misalnya pada usaha ritel, yang mencakup properti atau pusat perbelanjaan hingga toko ritel yang ada di dalamnya. "Pemilik properti/mal, ritel, dan tenant harus di-support, sehingga pemilik mal mampu membantu tenant di dalamnya," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (18/1/2021).

Baca Juga: Baru Terbit! Kemenkeu Rilis Aturan Pemberian Insentif PPnBM Mobil DTP

Hariyadi mengatakan pengusaha membutuhkan insentif pajak daerah berupa penghapusan atau pengurangan pembayaran pajak restoran, pajak hotel, pajak reklame, pajak hiburan, serta pajak bumi dan bangunan.

Sementara kepada pemerintah pusat, pengusaha meminta penghapusan atau pengurangan pembayaran berbagai jenis pajak, termasuk pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk penagihan listrik, pajak penghasilan (PPh) final Pasal 4 ayat 2 atau PPh sewa.

Selain itu, pengusaha juga meminta pemerintah kembali memberikan bantuan subsidi gaji untuk para pegawai yang bergaji di bawah Rp5 juta per bulan. Menurut Hariyadi, komposisi karyawan bergaji di bawah Rp5 juta menjadi yang terbanyak di sektor usaha mal dan ritel saat ini.

Baca Juga: 3,5 Juta WP Sudah Lapor SPT Tahunan, DJP Bidik Kepatuhan Formal 80%

Secara umum, Hariyadi juga meminta kelonggaran mengenai PPKM yang berlaku 11-25 Januari 2021. Misalnya, soal waktu operasional mal, toko ritel, hotel, dan restoran yang telah menerapkan protokol kesehatan agar boleh buka hingga pukul 21.00 dengan kapasitas dine in maksimal 50%.

Saat ini, pemerintah mengatur waktu operasional mal hanya sampai pukul 19.00 dan ketentuan dine in di restoran maksimum 25%. Pengusaha pun meminta kebijakan PPKM tidak diperpanjang kembali karena mal, tenant, dan toko ritel modern sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

Berbagai usulan tersebut disampaikan oleh pengusaha yang tergabung dalam Apindo, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI), serta Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). (Bsi)

Baca Juga: Kepatuhan Formal Wajib Pajak Badan dan OP Nonkaryawan Menurun
Topik : PPKM, mal, ritel, Apindo, insentif pajak, permintaan Apindo
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:35 WIB
KANTOR BEA CUKAI PEKANBARU
Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:30 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:00 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 19 Februari 2021 | 09:15 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
berita pilihan
Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:01 WIB
APEC 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:01 WIB
KOTA MATARAM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:01 WIB
INSENTIF KEPABEANAN
Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:01 WIB
KOTA PADANG
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:01 WIB
SIDANG WTO
Sabtu, 27 Februari 2021 | 06:01 WIB
PMK 20/2021