Berita
Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP
Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU
Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengetahui Kode KLU Pajak dan Insentif yang Disediakan

A+
A-
1
A+
A-
1
Cara Mengetahui Kode KLU Pajak dan Insentif yang Disediakan

BARU-baru ini, pemerintah mengumumkan akan memperpanjang insentif pajak yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 9/2021 hingga akhir tahun ini. Namun, insentif yang diberikan ini hanya untuk sektor usaha atau Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) tertentu.

Contoh, pengurangan atau diskon angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50%. Berdasarkan PMK 9/2021, insentif dapat dimanfaatkan wajib pajak yang bergerak di salah satu dari 1.018 bidang usaha tertentu, perusahaan KITE, atau perusahaan di kawasan berikat.

KLU merupakan kode yang diterbitkan oleh DJP guna mengklasifikasikan wajib pajak ke dalam jenis badan usaha berdasarkan kategori tertentu. Untuk itu, penting bagi pengusaha untuk mengetahui kode KLU agar bisa memanfaatkan insentif pajak yang disediakan pemerintah.

Baca Juga: Insentif Pajak Segera Berakhir, BI Lanjutkan DP 0% Rumah dan Kendaraan

Kode KLU ini juga penting untuk penatausahaan data wajib pajak, seperti data kelompok kegiatan ekonomi wajib pajak dalam master file dan kegiatan ekonomi pada surat pemberitahuan; sebagai dasar penyusunan Norma Penghitungan Penghasilan Neto; dan keperluan lainnya.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mudah mengetahui kode KLU sesuai dengan jenis usaha wajib pajak. Mula-mula, silakan kunjungi perpajakan.id. Lalu, pilih peraturan pajak. Setelah itu, cari Keputusan Dirjen Pajak No. KEP-321/2012.

Selanjutnya, silakan untuk mengunduh lampiran KEP 321/2012. Jika sudah, silakan mencari kode KLU sesuai dengan jenis usaha Anda. Setidaknya terdapat 21 kategori ekonomi. Lalu, setiap kategori terdiri atas beberapa golongan usaha.

Baca Juga: Cara Mengajukan Permohonan Nomor Pokok Barang Kena Cukai (NPPBKC)

Kode KLU baru dapat digunakan bila sudah terdiri atas lima digit. Apabila Anda masih belum yakin dengan kode KLU tersebut, tidak ada salahnya untuk bertanya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat wajib pajak terdaftar.

Jika sudah menemukan kode KLU yang sesuai dengan jenis usaha, Anda juga bisa mencari tahu apa saja insentif yang disediakan pemerintah untuk jenis usaha Anda. Silakan untuk mengunjungi kembali perpajakan.id.

Pada menu utama, silakan pilih menu Insentif Pajak Anda. Silakan masukan kode KLU. Misal, Anda merupakan pelaku usaha pakaian jadi. Masukan kode KLU 14111 dan klik Cari Dokumen. Setelah itu, klik Industri Pakaian Jadi (Konveksi) Dari Tekstil.

Baca Juga: Otoritas Bebaskan PPN bagi Perusahaan yang Beraktivitas di KEK

Nanti, Anda akan melihat beberapa insentif yang dapat dimanfaatkan. Untuk kode 14111, insentif yang bisa dimanfaatkan antara lain PPh Pasal 21 DTP, diskon angsuran PPh Pasal 25, pembebasan atas pemungutan PPh Pasal 22 Impor, dan lain sebagainya. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)

Topik : tips pajak, kode KLU, insentif pajak, perpajakan.id

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 18:30 WIB
KABUPATEN GROBOGAN

Di Desa Ini, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dicicil 3 Bulan

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Banyak Insentif, Investasi Kendaraan Listrik Diharapkan Makin Menarik

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Mengajukan Pembuatan NPWP Badan Melalui SABH

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 10:00 WIB
PROVINSI SUMATRA BARAT

Kali Ini Jangan Terlewat, Pemutihan Pajak Kendaraan Kembali Diadakan

berita pilihan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP

Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU

Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Ini Alasan DJP Lakukan Forensik Digital Data Elektronik

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
PAJAK DALAM BERITA

Insentif UMKM di UU HPP & Program Pengungkapan Sukarela, Cek Videonya!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA UMUM METI SURYA DARMA:

‘Pajak Karbon Diperlukan untuk Mendukung Level of Playing Field’

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
UU HPP

Ungkap Harta 1985-2015 dalam PPS Hanya untuk Peserta Tax Amnesty

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Penerbitan SP2DK untuk Wajib Pajak, DJP: Belum Sepenuhnya Digital

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:00 WIB
FILIPINA

Cegah Kejahatan Pajak, Bank Diimbau Cermati Transaksi Mencurigakan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Publikasi Penegakan Hukum Pajak Terus Digencarkan, Ini Penjelasan DJP