Fokus
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Calon Wakil PM Korsel Ini Janjikan Reformasi Sistem Pajak Real Estat

A+
A-
0
A+
A-
0
Calon Wakil PM Korsel Ini Janjikan Reformasi Sistem Pajak Real Estat

Calon Wakil Perdana Menteri Korea Selatan Choo Kyung-ho. (foto: businesskorea.co.kr)

SEOUL, DDTCNews – Calon Wakil Perdana Menteri Korea Selatan Choo Kyung-ho berjanji akan melakukan reformasi pada sistem pajak real estat guna menstabilkan gejolak pasar.

Choo menyatakan sistem pajak real estat saat ini perlu dinormalkan agar tidak lagi berlebihan dalam mengelola pasar real estat. Menurutnya, sistem pajak real estat harus dilaksanakan sesuai dengan prinsip dasar perpajakan guna menstabilkan pasar.

"Rencana rinci untuk mereformasi sistem pajak dan jadwal pelaksanaan akan diputuskan berdasarkan situasi pasar," jelasnya seperti dilansir donga.com, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga: Catatan OECD: Pandemi Genjot Digitalisasi Layanan Perpajakan

Choo menilai pemerintahan Moon Jae-In telah menggunakan sistem pajak secara berlebihan dalam mengelola pasar real estat. Menurutnya, langkah tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar perpajakan.

Akibatnya, beban pajak meningkat drastis di bawah Pemerintahan Moon Jae-In. Oleh sebab itu, ia vaberencana menyesuaikan sistem pajak pada level yang lebih normal.

“Saya akan membawa beban pajak ke tingkat yang sesuai dan menormalkan penggunaan yang berlebihan,” tuturnya.

Baca Juga: Belum Isi Daftar Harta di SPT 2016-2020, Bisa Pembetulan? Ini Kata DJP

Langkah yang akan dilakukan dalam menormalisasi sistem pajak real estat yaitu dengan meninjau ulang tarif yang berlaku. Selain itu, Choo juga akan mengintegrasikan pajak kepemilikan real estat dan pajak properti dengan perspektif jangka menengah hingga panjang. (rig)

Topik : korea selatan, pajak, pajak internasional, reformasi pajak, pajak real estat, properti

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:00 WIB
INGGRIS

Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:00 WIB
KPP PRATAMA SITUBONDO

KPP Akhirnya Sita Tanah Milik Wajib Pajak Seluas 2.104 Meter Persegi

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

Tinggal 4 Hari! DJP Sudah Terbitkan 176.417 Surat Keterangan PPS

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Hibah yang Dikecualikan dari Objek Pajak Penghasilan

berita pilihan

Senin, 27 Juni 2022 | 18:00 WIB
PRANCIS

Catatan OECD: Pandemi Genjot Digitalisasi Layanan Perpajakan

Senin, 27 Juni 2022 | 17:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

PPS Jadi Booster Penerimaan Pajak, Setoran PPh Final Melonjak

Senin, 27 Juni 2022 | 17:08 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Belum Isi Daftar Harta di SPT 2016-2020, Bisa Pembetulan? Ini Kata DJP

Senin, 27 Juni 2022 | 17:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

WP Punya Opsi Pembetulan SPT Jika Tak Mau Ikut PPS, Begini Kata DJP

Senin, 27 Juni 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Sebut Investasi di Bidang Pendidikan Lebih Menguntungkan

Senin, 27 Juni 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Bareng Coretax System, Penggunaan NIK sebagai NPWP Dimulai Tahun Depan

Senin, 27 Juni 2022 | 15:32 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ikut Kebijakan II PPS? Ini Risiko Jika WP Tidak Ungkap Seluruh Harta

Senin, 27 Juni 2022 | 15:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ajak Wajib Pajak Ikut PPS, Via Vallen: Daripada Kena Sanksi

Senin, 27 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak Kode Transaksi 04 Lewat e-Faktur Versi 3.2