JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) menggelar kunjungan kerja edukatif, diskusi, serta praktik pengenalan kerja di lingkungan kampus guna meningkatkan literasi kepabeanan dan cukai di kalangan generasi muda.
Kasubdit Humas dan Penyuluhan DJBC Netty Hartawati menilai edukasi kepabeanan dan cukai menjadi salah satu sarana bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami tugas dan fungsi Bea dan Cukai.
"Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada lingkungan sekitar sehingga kesadaran masyarakat terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai semakin meningkat," ujarnya, dikutip pada Jumat (30/10/2026).
Netty menjelaskan kunjungan edukatif antara lain dilaksanakan oleh unit vertikal DJBC di Belawan, Tanjung Emas, dan Jawa Timur I. Dalam kegiatan tersebut, otoritas melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus.
Kantor Bea dan Cukai Belawan, misalnya, melaksanakan kegiatan Campus Goes to Customs yang diikuti 57 mahasiswa Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis (IT&B). Para mahasiswa diberikan pemahaman mengenai prosedur ekspor-impor dan diajak melihat aktivitas di Pelabuhan Belawan.
Kemudian, Kantor Bea dan Cukai Tanjung Emas memberikan edukasi kepada 28 mahasiswa Universitas Maritim AMNI yang berkunjung ke kantor. Materi yang disampaikan antara lain mencakup tugas dan fungsi DJBC, mekanisme ekspor-impor, ketentuan membawa barang bawaan dari luar negeri, serta ciri-ciri aksi penipuan yang mengatasnamakan Bea dan Cukai.
Sementara itu, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I memaparkan kegiatan pengawasan yang dilakukan DJBC kepada 120 peserta dari 2 kampus, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan Universitas Negeri Semarang. Selain itu, petugas juga memperagakan cara pengawasan menggunakan unit anjing pelacak (K-9) dan mengenalkan mini laboratorium.
Melalui serangkaian kegiatan tersebut, Netty berharap masyarakat memahami ketentuan kepabeanan dan cukai, serta mengenali peran DJBC dalam memfasilitasi perdagangan, mengawasi lalu lintas barang, dan melindungi masyarakat.
"Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas akses informasi sekaligus membangun hubungan yang positif antara Bea Cukai dan masyarakat," tutupnya. (dik)
