PROVINSI SUMATERA BARAT

Dorong WP Disiplin Bayar Pajak Kendaraan, Pemprov Ikut Gelar Razia

Aurora K. M. Simanjuntak
Senin, 27 April 2026 | 15.00 WIB
Dorong WP Disiplin Bayar Pajak Kendaraan, Pemprov Ikut Gelar Razia
<p>Ilustrasi.&nbsp;</p>

PADANG, DDTCNews - Bekerja sama dengan Jasa Raharja dan Kepolisian, Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Barat menggalakkan kegiatan pengawasan melalui razia gabungan kendaraan bermotor.

Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar Teguh Afrianto mengatakan razia gabungan kali ini lebih fokus melaksanakan penertiban administrasi kendaraan dan mengedukasi masyarakat. Misal, petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen, lalu memberikan teguran kepada wajib pajak yang menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB).

"Monitoring penerimaan dan razia gabungan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan langkah strategis untuk memastikan optimalisasi PKB, BBNKB, SWDKLLJ dan iuran wajib," ujarnya, dikutip pada Senin (27/4/2026).

Teguh menyampaikan kegiatan razia pajak kendaraan digelar serentak di 3 wilayah, yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Sijunjung dan Kota Solok. Dia meyakini aksi penindakan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

Namun, dia tidak menyebutkan jumlah kendaraan yang dijaring serta nominal tunggakan PKB di tiap-tiap wilayah tersebut.

Selain menjaring penunggak pajak kendaraan, lanjut Teguh, petugas juga memberikan edukasi kepada para pemilik kendaraan sepanjang razia. Informasi yang disampaikan antara lain mengenai cara membayar PKB, serta program berhadiah emas.

Di samping itu, Samsat dan Jasa Raharja juga melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kinerja penerimaan pajak daerah. Kegiatan itu dilakukan bersama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di 3 wilayah tadi.

Teguh menerangkan beberapa aspek yang dibahas dalam monev antara lain kendala pemungutan pajak daerah, strategi meningkatkan kepatuhan wajib pajak, serta menyusun strategi untuk mengoptimalkan layanan Samsat agar lebih mudah diakses masyarakat.

Melalui serangkaian kegiatan pengawasan monev dan razia gabungan, dia berharap masyarakat semakin sadar dan disiplin membayar pajak.

"Sinergi lintas instansi sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan," tutur Teguh seperti dilansir sumbar.indonesiasatu.co.id. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.