PROVINSI SULAWESI BARAT

Optimalkan PKB, Pemda Turunkan Samsat Keliling untuk Layani WP

Aurora K. M. Simanjuntak
Senin, 16 Februari 2026 | 08.30 WIB
Optimalkan PKB, Pemda Turunkan Samsat Keliling untuk Layani WP
<table style="width:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>Ilustrasi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

MAMUJU, DDTCNews - Badan Pendapatan Sulawesi Barat (Sulbar) menyediakan layanan Samsat keliling sampai ke tingkat kecamatan dengan tujuan mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Bapenda Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur mengatakan dengan kehadiran mobil layanan Samsat keliling, masyarakat kini tidak perlu menempuh perjalanan jauh, bahkan hingga puluhan kilometer untuk melakukan pembayaran PKB.

"Dengan jarak kurang lebih 75 kilometer dari Samsat induk, kehadiran Samsat keliling sangat membantu masyarakat," ujarnya, dikutip pada Senin (16/2/2026).

Abdul menilai upaya yang ditempuh pemprov efektif mendorong kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya, serta memperluas jangkauan layanan administrasi pajak daerah.

Dia melaporkan Samsat keliling antara lain hadir di halaman Kantor Camat Sampaga, dan petugas telah melayani pembayaran pajak dari 41 unit motor dan 1 unit mobil. Dari kegiatan itu, Samsat berhasil menghimpun penerimaan PKB senilai Rp13,83 juta.

"Antusiasme warga Sampaga menunjukkan bahwa pelayanan yang kita dekatkan langsung memang tepat sasaran," kata Abdul dilansir katinting.com.

Selama transaksi di Samsat keliling berlangsung, Abdul menjelaskan bahwa petugas UPTD Pelayanan Pajak Mamuju memberikan layanan secara tertib, cepat, dan transparan. Karena pelayanan yang memadai itu, proses pembayaran PKB berjalan lancar tanpa antrean panjang.

Menurutnya, kinerja Samsat keliling kali ini menunjukkan peningkatan kesadaran wajib pajak untuk melaksanakan kewajiban membayar pajak ke kas daerah. Tentunya, peningkatan kesadaran akan turut mendongkrak penerimaan pajak.

Abdul menargetkan Bapenda Sulbar akan menggencarkan program Samsat keliling ke berbagai kecamatan untuk menjangkau lebih banyak wajib pajak. Dia meyakini pelayanan pajak yang proaktif dan responsif dapat mendongkrak setoran PKB, sehingga kinerja pendapatan asli daerah (PAD) makin optimal. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.