Fokus
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Beri Insentif Pajak untuk UMKM pada Masa Pandemi, Ini Harapan DJP

A+
A-
1
A+
A-
1
Beri Insentif Pajak untuk UMKM pada Masa Pandemi, Ini Harapan DJP

Suasana webinar bertajuk Insentif Pajak bagi UMKM di Masa Pandemi Covid-19, Kamis (28/10/2021).

MEDAN, DDTCNews – Pemerintah telah memberi insentif pajak untuk sektor UMKM pada masa pandemi.

Plh Kepala Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Sumatra Utara (Sumut) II Sri Hartiwiek mengatakan pemberian insentif pajak kepada UMKM diharapkan mampu meringankan beban para pelaku usaha sebagai akibat dari kelesuan ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya insentif ini, sektor UMKM bisa tetap eksis dalam menjalankan usahanya yang pada akhirnya dapat membantu menggairahkan kembali kehidupan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam webinar bertajuk Insentif Pajak bagi UMKM di Masa Pandemi Covid-19, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejari

Pada masa pandemi, pemerintah memberikan insentif pajak penghasilan (PPh) final ditanggung pemerintah (DTP) untuk UMKM. Melalui PMK 82/2021, pemerintah memperpanjang waktu pemberian insentif hingga akhir 2021. Simak infografis ‘Jumlah Sektor Terdampak Covid-19 Penerima Insentif Pajak’.

Penyuluh Ahli Muda dari Kanwil DJP Sumut II Indra Gabe Simorangkir mengatakan sektor UMKM berperan besar terhadap perekonomian nasional. Pasalnya, lebih dari separuh pelaku ekonomi Indonesia berasal dari sektor UMKM.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mendukung sektor UMKM. Salah satunya dengan pemberian kemudahan dalam menghitung pajak terutang melalui pengenaan tarif PPh final 0,5% dari omzet seperti yang diatur dalam PP 23/2018.

Baca Juga: Tax Ratio Jepang Masih Rendah, IMF Sarankan Tarif PPN Dinaikkan

“Disertai pula dengan pendampingan dari DJP kepada sektor UMKM, terutama dalam hal penataan manajemen dan pembuatan laporan keuangan agar bisa ‘naik kelas’ menjadi pengusaha yang lebih tinggi dari sebelumnya,” katanya.

Dengan adanya pemberian insentif PPh final DTP, sambung Indra, sektor UMKM diharapkan tidak kolaps karena terdampak pandemi Covid-19. Untuk wilayah kerja Kanwil DJP Sumut II, pemanfaatan insentif untuk UMKM ini cukup banyak.

Sebagai informasi, webinar ini dipandu Staf Pengajar Program Studi D-3 Administrasi Perpajakan Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Eriza sebagai moderator. Acara ini merupakan kerja sama antara Program Studi D-3 Administrasi Perpajakan Fisip USU dengan Tax Center USU dan Kanwil DJP Sumut II.

Baca Juga: Apa Itu Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas?

Ketua Program Studi D-3 Administrasi Perpajakan Fisip USU M. Husni Thamrin Nasution berharap webinar ini bisa memberi tambahan pengetahuan baru bagi mahasiswa tentang insentif pajak bagi UMKM pada masa pandemi Covid 19.

Dia berharap kerja sama antara Program Studi D-3 Administrasi Perpajakan Fisip USU dan Kanwil DJP Sumut II yang baru saja terwujud pada 2021 bisa lebih ditingkatkan. Kegiatan bisa dalam bentuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masa mendatang.

Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom ini turut dihadiri Staf Tax Center USU Indra Efendi Rangkuti, Kepala Seksi Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Krisman H. Purba, Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Setya Purwanto, Kepala Seksi Bimbingan Pelayanan dan Konsultasi Antoni C. Wibowo dan Staf Program Studi D-3 Administrasi Perpajakan Fisip USU Firman L. Tarigan. (kaw)

Baca Juga: Jelang Pemilu Presiden, Honor Buat Guru Diusulkan Bebas Pajak

Topik : Kanwil DJP Sumut II, Universitas Sumatera Utara, USU, tax center USU, pajak, insentif pajak, UMKM

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:00 WIB
KOREA SELATAN

Persaingan Memanas, Capres Korea Selatan Bakal Hapus Pajak Atas Saham

Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:03 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 27 Januari 2022: Sebanyak 8.699 Wajib Pajak Sudah Ungkap Hartanya

Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Wah, Insentif Pajak UMKM Ditanggung Pemerintah Berlanjut Tahun Ini

Kamis, 27 Januari 2022 | 18:41 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Wajib Pajak UMKM Bisa Catat Omzet dan Buat Kode Billing di Fitur Ini

berita pilihan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 19:30 WIB
KANWIL DJP ACEH

Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejari

Jum'at, 28 Januari 2022 | 19:00 WIB
JEPANG

Tax Ratio Jepang Masih Rendah, IMF Sarankan Tarif PPN Dinaikkan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas?

Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Jelang Pemilu Presiden, Honor Buat Guru Diusulkan Bebas Pajak

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:30 WIB
KOTA MANADO

Pemkot Beri Hadiah Sepeda Motor untuk Wajib Pajak Patuh

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:27 WIB
PENANGANAN COVID-19

Kasus Omicron Terus Bergerak Naik, Begini Pesan Jokowi

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:04 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN INDRAMAYU

Simak di Sini, Profil Pajak Salah Satu Daerah Penghasil Beras Nasional

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:00 WIB
INVESTASI

Aliran Investasi ke Sektor Manufaktur Mulai Membaik, Ini Catatan BKPM

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:49 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Promosi PPS Makin Kencang, Petugas Pajak Datangi Usaha Studio Foto

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Pajak Tinggi Tak Mampu Seret Elon Musk dari Posisi Orang Terkaya Dunia