Review
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Bantu Pemerintah, Kadin Minta Swasta Diberi Akses Vaksinasi Mandiri

A+
A-
3
A+
A-
3
Bantu Pemerintah, Kadin Minta Swasta Diberi Akses Vaksinasi Mandiri

Ilustrasi. Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac. ANTARA FOTO/Ardiansyah/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan pemerintah untuk memberikan akses vaksin mandiri bagi swasta untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan usulan tersebut menjadi keinginan swasta untuk berperan aktif dalam program vaksinasi. Menurutnya, sektor swasta dapat mendukung target vaksinasi nasional kepada 400 juta penduduk kurang dari satu tahun.

"Dibukanya akses vaksinasi mandiri akan mengurangi beban APBN untuk memenuhi kebutuhan biaya vaksinasi," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (15/1/2021).

Baca Juga: Indeks Manufaktur Menurun, Menperin: Industri Masih Ekspansif

Usul keterlibatan swasta dalam proses vaksinasi nantinya diperuntukkan bagi karyawan dan keluarga karyawan murni untuk mempercepat proses distribusi. Meski begitu, Kadin belum memperhitungkan dimensi perpajakan terkait dengan usulan tersebut.

Dia menegaskan opsi biaya vaksinasi sebagai faktor pengurang penghasilan kena pajak tidak menjadi agenda utama pelaku usaha mengusulkan akses swasta dalam proses distribusi vaksin. Menurutnya, Kadin berkomitmen untuk mempercepat akses dan pendistribusian vaksin.

"Jadi kami tidak minta menjadi faktor pengurang PPh," tutur Rosan.

Baca Juga: Genjot Bisnis Startup, Pemerintah Tawarkan Diskon Pajak

Rosan menilai swasta saat ini sudah siap jika pemerintah membuka keran distribusi vaksin melalui jalur mandiri. Dia memastikan distribusi jalur mandiri tetap menggunakan basis data pemerintah untuk kelompok prioritas disuntik vaksin Covid-19.

"Apabila aksesnya dibuka, swasta siap mendistribusikan vaksin yang ada dalam list Kementerian Kesehatan yang sudah mendapatkan izin dari BPOM kepada masyarakat sesuai dengan peraturan yang ada," ujarnya. (rig)

Baca Juga: Insentif Sektor Hotel dan Restoran Sedang Dikaji, Ini Kata Airlangga
Topik : kadin indonesia, vaksinasi nasional, pajak penghasilan, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Geovanny Vanesa Paath

Jum'at, 15 Januari 2021 | 23:15 WIB
Pemerintah perlu mempertimbangkan untuk memberi izin kepada swasta dalam rangka menggencarkan program vaksinasi ini, agar vaksin dapat lebih cepat terdistribusi ke masyarakat.
1
artikel terkait
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:00 WIB
PELAPORAN SPT
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:00 WIB
PMK 15/2021
Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:45 WIB
THAILAND
Jum'at, 26 Februari 2021 | 15:15 WIB
KEPATUHAN PAJAK
berita pilihan
Selasa, 02 Maret 2021 | 12:30 WIB
KOTA BONTANG
Selasa, 02 Maret 2021 | 12:01 WIB
PMK 18/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:30 WIB
IRLANDIA
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:10 WIB
BUTET KARTAREDJASA:
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 02 Maret 2021 | 10:20 WIB
PMK 18/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 10:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH