Review
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Komunitas
Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:54 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:39 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kolaborasi
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Reportase

Bandingkan Prospek Ekonomi Indonesia dan Filipina, Ini Kata World Bank

A+
A-
0
A+
A-
0
Bandingkan Prospek Ekonomi Indonesia dan Filipina, Ini Kata World Bank

Ilustrasi. (DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews – World Bank mencatat prospek pemulihan ekonomi Indonesia dan Filipina masih dihantui ketidakpastian mengingat kedua negara belum cukup berhasil dalam menghambat laju penularan Covid-19.

Dalam laporan World Bank berjudul ‘From Containment to Recovery: Economic Update for East Asia and the Pacific’ mencatat Indonesia masih belum menerapkan lockdown ketat dan hanya menerapkan kebijakan yang cenderung soft.

“Sementara itu, Filipina telah berulang kali melakukan lockdown tetapi tak kunjung mampu menekan laju penularan Covid-19,” sebut World Bank dalam laporannya, dikutip Rabu (29/9/2020).

Baca Juga: Mengukur Strategi Kebijakan India dalam Menangani Penghindaran Pajak

Imbasnya, lanjut World Bank, prospek pemulihan ekonomi Indonesia dan Filipina cenderung tidak pasti. Namun, posisi Indonesia masih lebih baik ketimbang Filipina lantaran eksposur ekonomi global terhadap ekonomi domestik Indonesia relatif minim.

Dengan demikian, prospek pemulihan ekonomi Indonesia sepenuhnya bergantung pada kondisi domestik. Di lain pihak, prospek pemulihan ekonomi Filipina cenderung bergantung pada kondisi domestik dan kondisi eksternal.

World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan berada pada kisaran 3% sampai dengan 4,4%. Proyeksi tersebut lebih rendah ketimbang pertumbuhan Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya pada kisaran 5%.

Baca Juga: Pacu Setoran Pajak Penghasilan, Netflix Mulai Diincar Otoritas Pajak

Sementara itu, perekonomian negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, diproyeksikan tumbuh dengan persentase yang setara dengan persentase pertumbuhan pada masa sebelum pandemi Covid-19.

Ekonomi Malaysia diprediksi tumbuh 4,4%—6,3% pada 2021, lebih tinggi dari 2019 sebesar 4,3% atau 5,7% pada 2017. Ekonomi Thailand diprediksi tumbuh 3,5%—4,9% atau setara dengan pertumbuhan ekonomi 2017 sebesar 4% atau 2018 sebesar 4,1%.

Secara umum, World Bank menilai prospek pemulihan ekonomi masing-masing negara di Asia Timur dan Pasifik cenderung berbeda. Namun, negara yang diprediksi mampu pulih sebelum akhir 2020 antara lain China dan Vietnam. (rig)

Baca Juga: Hingga September, Bank Indonesia Serap SBN Hingga Rp307,15 Triliun

Topik : world bank, proyeksi pertumbuhan ekonomi, indonesia, filipina, pandemi corona, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:10 WIB
KONSULTAN PAJAK
Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:15 WIB
KABINET INDONESIA MAJU
Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:34 WIB
ARAB SAUDI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:17 WIB
KABINET INDONESIA MAJU
berita pilihan
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:34 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:18 WIB
PENGADAAN BARANG DAN JASA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:05 WIB
PMK 156/2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:00 WIB
KINERJA PENERIMAAN BEA DAN CUKAI
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:35 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:30 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:15 WIB
PAJAK DAERAH (21)
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:28 WIB
PROVINSI LAMPUNG