Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Apa Itu E-Registration?

A+
A-
11
A+
A-
11
Apa Itu E-Registration?

UNTUK mendukung program pemerintah selama masa pandemi Covid-19, Ditjen Pajak (DJP) menjalin kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kerja sama ini terkait dengan registrasi nomor pokok wajib pajak (NPWP) secara elektronik (e-Registrasion).

Melalui kerja sama ini, debitur bank terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat lebih mudah mengakses fasilitas pemerintah seperti subsidi bunga dan insentif perpajakan. Hal ini lantaran NPWP menjadi salah syarat untuk dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang belum memiliki NPWP dalam proses pembukaan rekening bank maupun pengajuan kredit. Adapun kerja sama e-Registrasion tersebut menggandeng 4 bank plat merah yaitu Bank Mandiri, BRI, BTN dan BNI.

Baca Juga: Apa Itu Surat Uraian Banding?

Lantas, sebenarnya apakah yang dimaskud dengan e-Registrasion?

Definisi
MELANSIR dari laman resmi kementerian keuangan e-Registration adalah aplikasi bagian dari sistem informasi perpajakan di lingkungan DJP. Sistem ini berbasis perangkat keras dan lunak yang terhubung dengan perangkat komunikasi data dan digunakan untuk mengelola proses pendaftaran wajib pajak.

Sistem ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, sistem yang digunakan oleh wajib pajak sebagai sarana pendaftaran secara online. Kedua, sistem yang digunakan oleh petugas pajak untuk memproses pendaftaran wajib pajak.

Baca Juga: Apa Itu Hakim Ad Hoc pada Pengadilan Pajak?

Merujuk Pasal 1 angka 15 Perdirjen Pajak Nomor PER - 20/PJ/2013 s.t.d.t.d Perdirjen Pajak Nomor PER - 02/PJ/2018, aplikasi e-registration adalah sarana pendaftaran wajib pajak dan/atau pelaporan usaha untuk dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak (PKP).

Selain itu, aplikasi e-Registration juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan perubahan data wajib pajak dan/atau PKP, pemindahan wajib pajak, penghapusan NPWP, dan pencabutan pengukuhan PKP melalui internet yang terhubung langsung secara online dengan DJP.

Namun, saat ini Perdirjen 20/PJ/2013 maupun PER-02/PJ/2018 sudah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Ketentuan terbaru mengenai e-Registration tercantum dalam Perdirjen Pajak Nomor PER - 04/PJ/2020.

Baca Juga: Apa Itu Pajak Perapian atau Hearth Tax?

Akan tetapi dalam beleid yang ditetapkan pada 13 Maret 2020 tersebut istilah e-Registration sudah tidak digunakan dan digantikan dengan sebutan aplikasi registrasi. Meski terjadi pergantian istilah definisi dari e-Registration maupun aplikasi registrasi tidak banyak berubah.

Definisi aplikasi regsitrasi yang tercantum dalam Perdirjen Pajak Nomor PER-4/PJ/2020 hanya menambahkan keterangan jika aplikasi tersebut juga dapat digunakan untuk layanan lain terkait dengan NPWP dan PKP.

Adapun aplikasi registrasi tersedia pada laman DJP atau lebih tepatnya pada link ereg.pajak.go.id. Saluran tersebut menjadi salah satu transformasi yang dilakukan DJP untuk mempermudah wajib pajak yang ingin mengurus NPWP maupun pengukuhan PKP.

Baca Juga: Apa Itu Laporan Keuangan Berbasis XBRL?

Melalui aplikasi tersebut wajib pajak yang ingin mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP atau pengukuhan PKP tidak perlu lagi bertandang ke kantor pajak. Proses kemudahan pendaftaran ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wajib pajak yang terdaftar.

Selain mempermudah wajib pajak, apalikasi ini juga mempermudah petugas pajak memproses pendaftaran dan mengklasifikasikan berbagai jenis wajib pajak. Pasalnya, proses yang sebelumnya dilakukan secara manual kini telah terintegrasi, berbasis teknologi, dan dilaksanakan secara daring.

Prosedur yang harus dilaksanakan untuk menggunakan aplikasi registrasi relatif mudah. Wajib pajak hanya perlu membuat akun dengan email aktif dan mengisi serta mengupload data diri yang diperlukan. Simak pula tips and trick “Cara Mendaftar NPWP Secara Online melalui e-Reg

Baca Juga: Apa Itu Pajak Jendela?

Selain melalui laman resmi DJP, wajib pajak dapat mengakses layanan aplikasi registrasi atau e-Registrasi melalui penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP). Selain itu, adanya kerja sama DJP dengan Himbara menambah pilihan saluran yang dapat digunakan wajib pajak untuk mendaftarkan diri. Simak pula kamus “Apa Itu PJAP”. (Bsi)

Topik : e-registration, definisi, kamus pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 01 April 2022 | 08:30 WIB
KAMUS PAJAK

Fasilitas PPN Tidak Dipungut dan Dibebaskan, Apa Itu?

Senin, 28 Maret 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Dana Alokasi Khusus dalam UU HKPD?

Jum'at, 25 Maret 2022 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Program Registrasi Ulang PKP?

Rabu, 23 Maret 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Joint Operation?

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran

Minggu, 22 Mei 2022 | 06:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bisa Untung Lebih Besar, Wajib Pajak Kembali Disarankan Ikut PPS

Sabtu, 21 Mei 2022 | 19:15 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Peserta PPS Tidak Bertambah dalam 24 Jam Terakhir, 46.676 Wajib Pajak