Berita
Rabu, 25 November 2020 | 09:50 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA
Rabu, 25 November 2020 | 09:33 WIB
PRANCIS
Rabu, 25 November 2020 | 09:09 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO
Rabu, 25 November 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Review
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Rabu, 11 November 2020 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 04 November 2020 | 16:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 23 November 2020 | 17:55 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 23 November 2020 | 17:16 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 23 November 2020 | 10:13 WIB
PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (5)
Jum'at, 20 November 2020 | 20:30 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Data & alat
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Rabu, 11 November 2020 | 13:47 WIB
STATISTIK DESENTRALISASI FISKAL
Komunitas
Rabu, 25 November 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 24 November 2020 | 10:32 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Senin, 23 November 2020 | 10:03 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 22 November 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase
Glosarium

Ada Pengawasan Berbasis Wilayah, Ini Alur Kerja Baru KPP Pratama

A+
A-
16
A+
A-
16
Ada Pengawasan Berbasis Wilayah, Ini Alur Kerja Baru KPP Pratama

Ilustrasi. (Foto: DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Pajak (DJP) mengubah pembagian beban penerimaan dalam rencana strategis (Renstra) 2020-2024 yang menitikberatkan perubahan metode pengawasan kepatuhan WP di KPP Pratama.

Metode pengawasan kepatuhan WP berbasis wilayah yang menjadi tugas KPP Pratama menuntut perubahan cara kerja fiskus untuk lebih banyak terjun ke lapangan dan mengetahui seluk beluk wilayah kerja. Untuk itu diperlukan kompetensi baru untuk menjalankan tugas ini.

"Penguasaan wilayah dilakukan melalui pengamatan potensi pajak dan penguasaan atas informasi," tulis Renstra DJP 2020-2024 seperti dikutip Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Urus Izin Praktik Konsultan Pajak? DJP: Wajib Lakukan KSWP

DJP menekankan penguasaan atas informasi tidak hanya terbatas kepada subjek dan objek pajak yang sudah terdaftar di KPP. Penguasaan informasi juga berlaku atas subjek dan objek pajak yang berada di wilayah kerja KPP yang tersebut.

Pelaksanaan proses bisnis pelayanan, pengawasan dan penegakan hukum akan menghasilkan data yang akan direkam ke dalam sistem, dilakukan proses validasi dan diberikan kode data oleh unit khusus di KPP.

Selanjutnya data tersebut dikirim melalui sistem informasi kepada direktorat yang menangani pengelolaan data dan informasi perpajakan. Kantor pusat kemudian melakukan analisis data secara komprehensif dan dilakukan analisis secara nasional.

Baca Juga: Begini Risiko Terlambat Lapor Insentif Angsuran PPh Pasal 25

Hasil analisis tersebut ditindaklanjuti oleh KPP sesuai dengan penugasan dari kepala kantor. Perubahan cara kerja ini kemudian menuntut adanya modifikasi dan penyempurnaan fungsi dalam struktur organisasi KPP. Pembaruan organisasi dilakukan melalui 6 prinsip dasar.

Pertama, penyempurnaan unit yang menjalankan fungsi pelayanan dan penyelesaian permohonan perpajakan. Kedua, penyempurnaan unit yang menjalankan fungsi pengawasan kepada WP strategis. Ketiga, penyempurnaan unit yang menjalankan tugas pengawasan kewilayahan.

Keempat, unit yang menjalankan fungsi pemeriksaan, penilaian dan penagihan. Kelima, unit yang menjalankan fungsi penjaminan kualitas data dan informasi dan keenam unit yang menjalankan fungsi tata usaha dan kepatuhan internal. (Bsi)

Baca Juga: Penyerahan Batu Bara Terutang PPN, Berlaku Sejak Kapan? Ini Kata DJP

Topik : pengawasan wilayah, alur kerja fiskus, DJP
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Muhammad Faiz Nur Abshar

Sabtu, 19 September 2020 | 23:44 WIB
Dengan menekankan penguasaan informasi pada seluruh subjek dan objek pajak di wilayah kerja KPP serta mendorong fiskus untuk terjun ke lapangan sepertinya akan dapat meningkatkan kepatuhan WP terlebih dengan penyempurnaan unit yang menjalankan tugas pengawasan kewilayahan.

mona

Sabtu, 19 September 2020 | 22:04 WIB
Semoga kinerja DJP semakin baik sehingga bisa menggali potensi dengan maksimal
1
artikel terkait
Selasa, 17 November 2020 | 15:48 WIB
UU CIPTA KERJA
Selasa, 17 November 2020 | 15:11 WIB
UU CIPTA KERJA
Selasa, 17 November 2020 | 14:22 WIB
KONSULTASI
Selasa, 17 November 2020 | 14:02 WIB
UU CIPTA KERJA
berita pilihan
Rabu, 25 November 2020 | 09:50 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA
Rabu, 25 November 2020 | 09:33 WIB
PRANCIS
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 25 November 2020 | 09:09 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO
Rabu, 25 November 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 25 November 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 24 November 2020 | 18:51 WIB
PAJAK DIGITAL
Selasa, 24 November 2020 | 18:15 WIB
PAJAK DIGITAL
Selasa, 24 November 2020 | 17:47 WIB
FILIPINA
Selasa, 24 November 2020 | 17:05 WIB
PMK 147/2020