Berita
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN
Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

7 Jenis Pajak Unik yang Pernah dan Masih Berlaku di Dunia

A+
A-
0
A+
A-
0
7 Jenis Pajak Unik yang Pernah dan Masih Berlaku di Dunia

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews - Pungutan pajak telah berlangsung selama ribuan tahun di berbagai penjuru dunia. Sebagian besar negara mengadopsi beberapa jenis pajak yang sama seperti pajak penghasilan dan pajak transaksi barang atau jasa.

Namun, banyak anomali yang muncul dalam implementasi pungutan pajak. Berikut daftar jenis pajak unik dan kerap kali dianggap gila yang pernah diterapkan di AS dan negara-negara lainnya yang dihimpun oleh Turbotax.

1. Pajak Atlet
Negara bagian California, AS pertama kali memperkenalkan pajak atlet (jock) pada 1991. Pungutan ini masuk dalam rezim PPh orang pribadi dengan status wajib pajak nonresiden. Sasaran utama adalah dari pajak ini di antaranya atlet basket NBA.

Baca Juga: Pembebasan Pembayaran PPh Badan Diperpanjang Sampai 31 Oktober 2021

Implementasi pajak jock yang paling terkenal adalah saat Chicago Bulls menyambangi kandang La Lakers. Bintang tim tamu seperti Michael Jordan wajib membayar pajak jock karena bertanding di negara bagian California.

2. Pajak Jendela
Pajak jendela yang berlaku di Inggris dan Skotlandia pada Abad 18 dan 19 merupakan salah satu bentuk pajak atas kekayaan. Kelompok masyarakat dengan pendapatan lebih, umumnya memiliki rumah yang bagus dan mempunyai jendela lebih dari dua buah.

Pungutan tersebut menuai protes. Banyak rumah mengurangi atau menutup jumlah jendela. Aturan tersebut menjadi landasan pada penerapan pajak penghasilan yang lebih adil bagi kelompok orang kaya di Inggris saat memasuki periode revolusi industri.

Baca Juga: Tahan Kenaikan Pajak Atas Capital Gain, Pemerintah Fokus Beri Insentif

3. Pajak Kotoran Sapi
Industri peternakan sapi merupakan salah satu penyumbang emisi metana ke atmosfer. Jenis gas hasil pencernaan sapi tersebut merupakan salah satu penyebab utama pemanasan global yang berujung pada perubahan iklim.

Negara anggota Uni Eropa menjadi inisiator utama pungutan ini. Irlandia dan Denmark menerapkan pajak atas pelepasan metana pada peternakan sapi. Beban pajak di Irlandia hanya US$18 per ekor sapi dan peternak Denmark harus membayar pajak US$110 per ekor sapi.

4. Pajak Kartu Remi
Negara bagian Alabama, AS menjadi satu-satunya wilayah di Negeri Paman Sam yang memungut pajak atas penjualan kartu remi. Pemerintah negara bagian menetapkan pajak sebesar US$10 sen untuk setiap paket kartu remi yang dibeli konsumen.

Baca Juga: Ingin Keluar dari Daftar Tax Haven, Hong Kong akan Revisi Aturan Pajak

Pungutan tersebut tampak konyol ketimbang negara bagian Nevada yang justru memberikan paket kartu remi secara gratis saat masyarakat menyampaikan SPT. Namun, hasil penerimaan pajak kartu remi mampu membiayai ongkos pembangunan infrastruktur seperti jalan raya dan taman bermain.

5. Pajak Buah Blueberry
Produksi blueberry liar dari negara bagian Maine, AS merupakan komoditas penting bagi industri lokal. Untuk itu, pemerintah negara bagian mengenakan pajak atas buah blueberry.

Pungutan pajak membuat produksi blueberry menjadi terkendali dan tidak berlebihan dipetik saat musim panen. Penetapan pajak dibuat lebih tinggi daripada komoditas pertanian sejenis.

Baca Juga: Konsensus Tercapai, Tambahan Penerimaan Pajak Bisa Tembus Rp51 Triliun

6. Pajak Permen
Pungutan ini pertama kali berlaku di Chicago, AS. Sasaran utama pengenaan pajak adalah produk permen yang menggunakan pemanis buatan.

Skema pajak permen juga berlaku pada komoditas lain yang mengandung pemanis buatan seperti produk minuman ringan. Pemanis makanan yang berasal dari proses kimiawi akan dikenakan pajak 5,25% lebih tinggi saat konsumen membayar di kasir.

7. Pajak Google
Gagasan ini berasal dari era pemerintahan Presiden Nicolas Sarkozy (2007-2012). Prancis di bawah Sarkozy menjadi pemantik ide revolusioner dengan menerapkan pajak bagi perusahaan digital.

Baca Juga: Otoritas Tambah Diskon Pajak Atas Sumbangan, LSM Panen Untung

Hal tersebut lantas diterjemahkan oleh Kementerian Kebudayaan Prancis dengan usulan menerapkan pajak atas iklan yang berseliweran di platform online seperti Google, Facebook, dan AOL. Hasil dari pungutan akan digunakan untuk memberikan subsidi bagi seniman dan membangun pusat informasi budaya Prancis secara online. (rig)

Topik : amerika serikat, kebijakan pajak, internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 14:00 WIB
AUSTRALIA

Negara Ini Kukuh Tolak Pajak Karbon, Pilih Cara Lain Tekan Emisi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 12:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Ini Alasan Kenya Enggan Setujui Konsensus Pajak Global

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Konsensus Global, Korea Selatan Bakal Dapat Tambahan Penerimaan

berita pilihan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Awasi Wajib Pajak, Ini yang Dimanfaatkan DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:00 WIB
TIPS PERPAJAKAN

Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

DJP Lakukan Digitalisasi Surat Tagihan Pajak, Ini Tujuannya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Uji Coba KPP Mikro Tidak Dilanjutkan, Ini Hasil Evaluasi DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:00 WIB
UU CIPTA KERJA

UMKM Dapat Porsi 40% Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Pemanfaatan Insentif Sumbang 22,1% Penurunan Penerimaan Pajak 2020

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KOTA SURAKARTA

Nunggak Bayar PPN, 7 Mobil Milik Perusahaan Disita DJP

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KAMUS KEBIJAKAN PAJAK

Apa Itu Edukasi Perpajakan?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:20 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

5 Jenis Natura atau Kenikmatan yang Dikecualikan dari Objek Pajak