Fokus
Data & Alat
Selasa, 24 Mei 2022 | 20:00 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Tunggak Pajak Ratusan Juta Rupiah, Mobil Distributor Elpiji Disita

A+
A-
6
A+
A-
6
Tunggak Pajak Ratusan Juta Rupiah, Mobil Distributor Elpiji Disita

Mobil yang disita oleh KPP Pratama Sitobundo. (sumber: Ditjen Pajak)

JAKARTA, DDTCNews - Mengawali 2022, Ditjen Pajak (DJP) melanjutkan kegiatan penegakan hukum. Kali ini giliran KPP Pratama Situbondo, Jawa Timur melakukan penyitaan aset terhadap wajib pajak badan yang menjalankan usaha sebagai distributor elpiji.

Aset yang disita adalah 1 unit mobil jenis minibus dengan merek Avanza Veloz milik penanggung pajak. Kegiatan penyitaan dilakukan sebagai jaminan untuk melunasi utang pajak.

Juru Sita Pajak KPP Pratama Situbondo Ino Putri Prihadi menyampaikan bahwa penyitaan sudah didahului dengan tindakan penagihan yang dibarengi dengan pendekatan persuasif. Tujuannya, wajib pajak mau melunasi utang pajaknya.

Baca Juga: DJP Leburkan Kegiatan Pemeriksaan & Pengawasan, Ternyata Ini Tujuannya

Namun sesuai ketentuan, yakni dalam waktu 2x24 jam setelah pemberitahuan Surat Paksa wajib pajak tidak memiliki itikad baik untuk melunasi utang pajaknya, juru sita perlu melakukan penyitaan.

"Wajib Pajak memiliki utang pajak dengan jenis pajak PPN sebesar Rp369 juta dan telah diterbitkan produk hukum SKPKB pada tahun 2020 lalu. Selanjutnya, jika wajib pajak tidak melunasi utang pajak dalam waktu 14 hari sejak pelaksanaan sita, dilakukan lelang aset wajib pajak yang telah disita dan hasil lelang akan masuk ke kas negara," ujar Ino dikutip dari keterangan pers Ditjen Pajak, Selasa (11/1/2021).

Dengan adanya kegiatan penyitaan ini, KPP Pratama Situbondo berharap adanya detterent effect dan agar wajib pajak patuh terhadap kewajiban perpajakannya. (sap)

Baca Juga: Pemda Luncurkan Aplikasi Smart Tax, Warga Pelosok Gampang Bayar Pajak

Topik : pajak daerah, kepatuhan pajak, pemeriksaan pajak, penyitaan aset, sita aset, SP2DK, KPP Pratama

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 20 Mei 2022 | 16:41 WIB
PROFIL PAJAK KOTA SOLOK

Simak Profil Pajak Kota Beras dari Provinsi Sumatra Barat

Jum'at, 20 Mei 2022 | 11:00 WIB
KPP PRATAMA BONTANG

Terima Permohonan Penghapusan NPWP, Petugas Datangi Alamat Wajib Pajak

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:30 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Tagih Utang Pajak, KPP Sita Tanah dan Bangunan Senilai Rp2,9 Miliar

berita pilihan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kode Objek Pajak dan Tarif PPh Final Jasa Konstruksi

Sabtu, 28 Mei 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Wah! 10 Kanwil DJP Catatkan Penerimaan Pajak di Atas Capaian Nasional

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Demi Hal Ini, Pemerintah Perlu Lanjutkan Insentif Pajak Tahun Depan

Sabtu, 28 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

DJP Incar WP Pakai Data Rekening dan Poin Ketentuan Baru Faktur Pajak

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:30 WIB
PORTUGAL

IMF Komentari Sistem Pajak di Portugal, Ada Apa?

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Cerita Gisel Dapat Surat Cinta dari Ditjen Pajak dan Rencana Ikut PPS

Sabtu, 28 Mei 2022 | 06:30 WIB
PENERIMAAN BEA CUKAI

Ekspor Sempat Dilarang, Penerimaan Bea Keluar CPO Tetap Bisa Tumbuh 3%

Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tanda Pengenal Wajib Pajak Pakai NIK, NPWP Bakal Dihapus Bertahap

Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:54 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPN Perbedaan Waktu Pengakuan Transaksi Pembelian