Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Terima Kickback dan Hindari Pajak, Seorang Petinggi Kampus Ditangkap

A+
A-
1
A+
A-
1
Terima Kickback dan Hindari Pajak, Seorang Petinggi Kampus Ditangkap

Ilustrasi.

TOKYO, DDTCNews - Anggota Dewan Universitas Nihon, Hidetoshi Tanaka, ditangkap oleh Kejaksaan Tokyo karena diduga melakukan pengelakan pajak.

Tanaka dituding secara sengaja tidak membayar pajak penghasilan senilai JPY53 juta atau Rp6,66 miliar. Dia diduga secara sengaja melakukan pengelakan pajak atas penghasilan yang dia peroleh pada 2018 dan 2020, termasuk penghasilan berupa kickback.

Tanaka membantah tuduhan dari Kejaksaan Tokyo tersebut. "Saya tidak menerima uang sepeserpun," ujar Tanaka seperti dilansir mainichi.jp, dikutip Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Berlaku Tahun Ini, Tarif Pajak Pendidikan Tinggi Dinaikkan Jadi 2,5%

Berdasarkan hasil investigasi, Tanaka diduga menerima uang dari Tadao Inoguchi yang juga merupakan anggota Dewan Universitas Nihon. Tanaka juga diduga menerima uang dari Masami Yabumoto yang sebelumnya adalah pimpinan dari korporasi sektor kesehatan, Kinshukai.

Inoguchi dan Yabumoto sendiri telah didakwa oleh pengadilan karena telah menyebabkan kerugian senilai JPY420 juta bagi Universitas Nihon sehubungan dengan proyek pembangunan Rumah Sakit Itabashi oleh universitas tersebut.

Keduanya mengaku telah mengeluarkan dana senilai puluhan juta yen kepada Tanaka untuk membantu melancarkan proyek pembangunan rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

Dalam penggeledahan yang dilakukan atas rumah Tanaka pada September 2021, penyidik menemukan uang tunai senilai lebih dari JPY200 juta.

Menanggapi penangkapan atas Tanaka, juru bicara Universitas Nihon mengatakan universitas akan bersikap kooperatif dan tidak menghambat investigasi yang dilakukan oleh kejaksaan. (sap)

Baca Juga: DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini
Topik : pajak internasional, pajak penghasilan, PPh, penghindaran pajak, kickback, Jepang

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Januari 2022 | 19:00 WIB
SINGAPURA

Dianggap Sukses Tekan Emisi, Singapura Kembali Naikkan Pajak Karbon

Senin, 17 Januari 2022 | 17:00 WIB
INGGRIS

Perusahaan Leasing Peringatkan Pemilik Kendaraan Soal Tarif Cukai

Senin, 17 Januari 2022 | 16:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Negara Uni Eropa Punya 3 Skema Adopsi Pajak Minimum Global, Apa Saja?

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak