Berita
Sabtu, 04 Desember 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:30 WIB
CHINA
Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Tarif Baru Ditunda, Sekolah Swasta Menolak Dipungut Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarif Baru Ditunda, Sekolah Swasta Menolak Dipungut Pajak

Ilustrasi.

MANILA, DDTCNews – Dewan Koordinasi Asosiasi Pendidikan Swasta (Cocopea) Filipina beberkan fakta bahwa beberapa sekolah swasta masih dipungut pajak penghasilan (PPh) badan. Mereka dipungut pajak dengan tarif 30%. Padahal pemerintah masih memberikan penangguhan pungutan PPh terhadap institusi pendidikan.

Ketua Cocopea, Anthony Jose M. Tamayo, menyatakan bahwa ia menerima sejumlah laporan terkait masih adanya pungutan pajak terhadap sejumlah sekolah swasta. Mereka menegaskan akan melayangkan protes karena Kementerian Keuangan telah menangguhkan ketentuan pengenaan pajak bagi institusi pendidikan.

"Kami menerima banyak laporan bahwa meskipun pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan PPh badan bagi sekolah, sebagian daerah masih tetap memungut pajak sebesar 30%," jelas Anthony dikutip dari mb.com, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: China Berencana Pajaki Penggunaan Data Perusahaan Digital

Sebagai informasi, sejak Juli 2021 Biro Pendapatan Dalam Negeri Filipina (BIR) menangguhkan penerbitan Regulasi Penerimaan (RR) No 5-2021. Aturan ini mengenakan PPh badan sebesar 25% terhadap instutsi pendidikan swasta. RR 5-2021 kemudian diganti oleh RR 14-2021 yang memiliki tarif 30%.

Walau begitu, RR 14-2021 belum diundangkan. Anthony bahkan menegaskan bahwa saat ini ia dan asosiasi sedang gencar untuk mempercepat pengesahan rancangan undang-undang (RUU) yang baru, yakni RUU UU Pemulihan dan Insentif Pajak untuk Perusahaan (CREATE Act).

Melalui CREATE Act, para sekolah swasta hanya akan dikenakan pajak sebesar 10%. Bahkan selama masa pandemi, institusi pendidikan swasta hanya akan dikenakan tarif 1%. Tarif ini bersifat sementara sebagai respons pandemi Covid-19 yang belum usai.

Baca Juga: Skema Pajak Baru untuk Netflix Cs Disiapkan, Wajib Ada Alih Bahasa

CREATE Act diharapkan mampu untuk mendukung institusi pendidikan. Pengesahan RUU juga nantinya dapat menghapuskan ketidakpastian pungutan pajak yang saat ini sedang terjadi. (tradiva sandriana/sap)

Topik : pajak internasional, PPh badan, pajak sekolah, Filipina

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 30 November 2021 | 20:00 WIB
SPANYOL

Pungutan Pajak Turis Tidak Transparan, Pemerintah Tuai Protes

Selasa, 30 November 2021 | 19:30 WIB
INGGRIS

Pajak Plastik Berlaku 2022, Pengusaha Ramai-Ramai Protes

berita pilihan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR

DPRD Minta Pemprov Naikkan Target PAD Tahun 2022, Ini Alasannya

Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:30 WIB
CHINA

China Berencana Pajaki Penggunaan Data Perusahaan Digital

Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Ketentuan Perubahan Data Wajib Pajak Badan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Ada MotoGP, Setoran PAD 2022 Diprediksi Bakal Meroket

Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

DJP Gencarkan Pengawasan WP Penerima Insentif, Begini Ketentuannya

Sabtu, 04 Desember 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Beberkan 3 Upaya Pemerintah Dorong Teknologi Digital

Sabtu, 04 Desember 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: Wajib Pajak UMKM Bakal Wajib Lapor Omzet Mulai 2022

Sabtu, 04 Desember 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada UU HPP, Sri Mulyani Yakin Perpajakan Jadi Sumber Penerimaan Andal

Sabtu, 04 Desember 2021 | 06:30 WIB
SPANYOL

Skema Pajak Baru untuk Netflix Cs Disiapkan, Wajib Ada Alih Bahasa

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021