Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Reportase
Glosarium

Tahun Depan, BKPM Bidik 1,3 Juta Tenaga Kerja Terserap dari Investasi

A+
A-
0
A+
A-
0
Tahun Depan, BKPM Bidik 1,3 Juta Tenaga Kerja Terserap dari Investasi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (ketiga kanan) saat didampingi Bupati Batang Wihaji (kanan) meninjau kesiapan pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Ketanggan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (17/10/2020). ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memasang target penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,3 juta orang pada tahun depan dari target realisasi investasi yang mencapai Rp886 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan terdapat dua jenis investasi yang diutamakan pada tahun depan antara lain investasi guna mendukung program hilirisasi dan investasi yang bersifat padat karya untuk dapat menciptakan lapangan kerja baru.

"Jumlah tenaga kerja yang terserap atas setiap investasi ini bisa saja tidak selalu sama, tetapi yang terpenting ada realisasi penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,3 juta orang pada 2021," ujar Bahlil, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Pantau Transaksi Cross-Border, Petugas Pajak Bisa Akses Rekening Bank

Setiap tahun, lanjut Bahlil, terdapat tambahan 2,9 juta angkatan kerja baru di Indonesia. Untuk dapat menyerap jumlah angkatan kerja baru tersebut, investasi tentu diperlukan. Meski begitu, penyerapan tenaga kerja selama ini masih jauh dari harapan.

Dari total realisasi investasi sebesar Rp611,6 triliun per kuartal III/2020, hanya 861.581 tenaga kerja yang berhasil diserap. Adapun target jumlah tenaga kerja yang bisa diserap pada 2020 mencapai 1,2 juta orang.

"Itu target kami. Kami punya satu kuartal lagi dan ini tidak mudah," tutur Bahlil.

Baca Juga: RUU PK Bakal Buka Akses Informasi Bagi Masyarakat, Seperti Apa?

Bahlil menjelaskan BKPM akan melakukan pendekatan persuasif kepada investor untuk memberikan sebagian pekerjaan kepada tenaga kerja dan tidak sepenuhnya dikerjakan oleh mesin. Menurutnya, hal itu juga merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah.

Berdasarkan data BKPM, tren penyerapan tenaga kerja dari investasi terlihat menurun. Pada 2015, tenaga kerja yang terserap tercatat 1,43 juta orang. Pada 2019, jumlah tenaga kerja yang terserap hanya 1,03 juta orang.

Kondisi tersebut tidak berbanding lurus dengan kinerja realisasi investasi. Pada 2015, nilai realisasi investasi yang didapatkan BKPM mencapai Rp545,4 triliun. Pada 2019, realisasi investasi tersebut melonjak menjadi Rp809,6 triliun.

Baca Juga: DJP Beberkan Fokus Kerja KPP untuk Satu Bulan Terakhir Ini

Meski begitu, Bahlil menilai penyerapan tenaga kerja yang dicatat BKPM sesungguhnya hanyalah tenaga kerja yang terserap langsung oleh investasi yang dicatat oleh BKPM. Artinya, tak menutup kemungkinan terdapat lapangan kerja yang terbuka secara tidak langsung.

"Tenaga kerja yang terserap tidak langsung ini bisa 2—3 kali lipat lebih besar dari yang terserap langsung karena ada ekosistem di situ. Bisa jadi 2020 yang terserap mencapai 3 juta, diserap oleh subkontraktor, UMKM, warung-warung,” katanya. (rig)

Baca Juga: Usulkan RUU PK, Pemerintah Bakal Bentuk Lembaga Baru di Bawah Kemenkeu
Topik : kepala BKPM bahlil lahadalia, investasi asing, penyerapan tenaga kerja, realisasi investasi, nasiona
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:00 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:31 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:47 WIB
UU CIPTA KERJA
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:32 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
berita pilihan
Jum'at, 04 Desember 2020 | 13:00 WIB
RUU PELAPORAN KEUANGAN
Jum'at, 04 Desember 2020 | 12:40 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 04 Desember 2020 | 12:30 WIB
PMK 189/2020
Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:22 WIB
RUU PELAPORAN KEUANGAN
Jum'at, 04 Desember 2020 | 11:07 WIB
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:52 WIB
RUU PELAPORAN KEUANGAN
Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:56 WIB
PMK 184/2020
Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:36 WIB
PMK 189/2020
Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:18 WIB
PMK 189/2020